Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Desain Sofa Cantik di Bawah Lantai

Membuat Desain Sofa Cantik di Bawah Lantai Meja dan kursi sofa biasanya menggunakan tempat yang berada di atas lantai. Namun jika ingin tampilan yang lebih cantik bahkan spektakuler, sofa ini bisa diletakan di bawah lantai secara menjorok kedalam dengan ukuran yang sama dengan ketinggian sofa yang digunakan. Sehingga posisi sofa ini akan sejajar dengan ketinggian lantai yang dibuat.

Cara membuat desain tempat untuk meletakan sofa seperti ini cukup mudah. Hanya bentuk desain ruang yang digunakan berikut sofa yang mau dipakai harus ditentukan secara bersamaan lebih dulu. Jadi tidak bisa dibuat secara terpisah-pisah.

Pertama kali yang harus dilakukan adalah membuat galian atau cerukan yang berada di tengah ruang. Bentuknya disesuaikan dengan konsep dan bentuk sofa yang mau dibuat. Apakah tampilannya nanti menggunakan konsep lingkaran atau bundar maupun kotak. Ukuran luas yang dgunakan harus sama persis dengan besar sofa secara keseluruhan. Demikian pula dengan sofanya, harus bisa menyesuaikan, sehingga tidak bisa menggunakan yang sudah jadi.

Kemudian pada bagian salah satu lingkaran dalam ini diberi tangga yang menggunakan dua atau tiga trap saja, sesuai dengan kedalaman lantai yang digunakan untuk meletakan sofa. Posisi yang terbaik untuk meletakan tangga ini adalah yang berhadapan langsung dengan pintu akses menuju ruang. Sehingga ketika penghuni ingin menggunakan ruang sofa ini tingga masuk dan turun. Jadi tidak perlu memutar lebih dulu.

Jika lantai dalam dan luar sudah diberi penutup atau ubin, kemudian sofa yang sudah jadi bisa dimasukan ke dalam lantai dalam. Peletakan sofa ini mengikuti secara penuh alur atau pola lantai bagian bawah atau dalam. Sehingga antara lantai dan sofa akan menjadi satu kesatuan yang utuh. Maka jadilah sofa yang berada di bagian bawah lantai ini.

Untuk pemilihan warna, baik warna untuk sofa dan lantai bisa disesuaikan dengan keinginan atau selera. Namun tentu saja antara warna sofa dan lantai serta dindingnya harus tetap selaras. Misalnya untuk sofa dan bantal duduknya menggunakan warna terang yaitu abu-abu muda atau putih beras. Demikian pula untuk lantainya juga menggunakan warna yang sama.

Sedangkan warna abu-abu tua yang cederung gelap kehitaman digunakan untuk memberi warna pada bagian pinggir lingkaran yang digunakan untuk meletakan sofa, meja sofa serta tangga untuk turun. Kesan yang sejuk, tenang dan segar serta terang akan muncul dengan penggunaan paduan warna ini.

Untuk mempercantik tampilan, pada bagian meja bisa diberi hiasan berupa api buatan yang cara kerjanya menggunakan konsep elektronika. Sementara pada bagian  plafon bisa diberi hiasan lain berupa lampu gantung yang bentuknya seperti cerobong atau kerucut yang warnanya juga menggunakan abu-abu gelap.

Salah satu keuntungan menggunakan konsep pembuatan sofa yang diletakan pada bagian bawah lantai adalah ruang akan terasa lebih luas. Jadi sangat cocok diaplikasikan untuk ruang yang sempit atau kecil. Sedangkan untuk ruang yang lebih besar, penggunaan konsep seperti ini akan menimbulkan kesan yang mewah dan anggun.
Sedangkan untuk penempatannya, sofa bawah lantai sangat baik jika digunakan untuk mengisi ruang keluarga atau tamu. Karena kesan yang lebih akrab dan familiar bisa tumbuh dari penataan sofa bawah lantai ini dimana masing-masing orang akan berhadapan secara langsung.

Hanya saja sofa bawah lantai ini tidak bisa digunakan untuk ruang yang berada di lantai atas atau dua. Karena penggunaan kedalaman untuk meletakan lantai jelas tidak bisa dipenuhi oleh ketebalan lantai.

Sumber gambar : home-designing.com
Artikel Lainnya :