Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Patung Rumput

Membuat Patung Rumput
Beberapa tahun yang lalu ada sejenis tanaman pangkas yang sangat popular dan sering digunakan untuk mempercantik taman rumah. Tanaman ini punya kayu lunak dan daun yang sangat rimbun. Kerimbunan daun dan sifat kayunya yang lunak ini banyak dimanfaatkan untuk membentuk tanaman pangkas ini dalam aneka bentuk.
Pada umumnya bentuk yang dibuat adalah bundar atau lancip. Namun dalam perkembangannya bentuk ini banyak diinovasikan kembali sehingga bisa menghasilkan bentuk lain yang lebih indah seperti bentuk binatang atau manusia. Namun sayangnya penggunaan tanaman pangkas untuk dibuat patung sudah tidak begitu populer lagi saat ini.

Namun jika masih ingin membuat patung dari tanaman, ada teknik lain yang bisa digunakan. Yaitu menggunakan tanaman rumput. Dibanding dengan menggunakan tanaman pangkas, membuat patung rumput lebih mudah dilakukan. Apalagi ketika ingin membuat desain yang lebih bagus dan spektakuler, akan lebih mudah untuk diaplikasikan jika menggunakan rumput.

Jika membuat patung dari tanaman pangkas membutuhkan waktu yang lama karena harus menunggu tumbuhnya tanaman, untuk patung rumput waktu yang dibutuhkan sangat singkat. Tidak perlu menunggu sampai berbulan-bulan atau tahun. Dalam waktu beberapa hari saja patung rumput ini bisa jadi dan dinikmati secara langsung.

Dan jika merasa jenuh atau bosan, kita bisa mengganti modelnya dengan membuat yang baru lagi dengan mudah. Ini sangat berbeda dengan patung pohon pangkas yang tidak bisa diganti model atau desainnya begitu saja.

Hal pertama yang dilakukan untuk membuat patung rumput adalah menentukan bentuk dan desainnya. Setelah itu dibuat kerangka menggunakan besi lunak yang mudah dilengkungkan dan kawat untuk pengikat.
Setelah kerangka ini jadi kemudian diisi dengan adonan beton yang terdiri dari campuran semen, pasir dan batu kerikil. Jadi tidak berbeda jauh dengan membuat patung semen atau beton biasa. Namun untuk membuat patung rumput, adonan beton ini tidak perlu ditata atau diatur secara halus.

Yang terpenting adalah adonan beton ini bisa menutup semua kerangka dan membentuk pola yang telah ditentukan. Setelah itu tunggu beberapa hari hingga patung beton yang masih kasar ini mejadi kering. Dan yang tidak boleh dilupakan, pada beberapa bagian diberi ceruk atau lekukan kedalam untuk pengikat media tanam rumput agar nantinya tidak mudah lepas.

Sementara menunggu proses pengeringan, kita bisa menyediakan media untuk tanaman rumput yang mau ditempelkan pada patung tersebut. Media yang terbaik adalah lumpur yang punya sifat bisa melekat dengan erat pada patung beton ini. Sedangkan tanaman rumput yang harus disediakan bisa terdiri dari beberapa jenis dengan tujuan untuk memunculkan pola atau desain yang lebih jelas dan tegas.

Jika patung beton sudah kering dan diletakan pada tempat yang telah direncanakan, lumpur tadi bisa ditempelkan pada patung beton. Usahakan agar penempelan ini bisa dilakukan dengan erat. Selain itu penempelan ini juga memperhitungkan ketebalan lumpur yang digunakan serta rumput yang akan ditempelkan apakah lebih tebal atau lebih sedikit (tipis).

Setelah lumpur merekat dengan erat, maka rumput yang telah disiapkan bisa ditempelkan atau ditanam pada lumpur tersebut. Masing-masing bagian pola bisa menggunakan jenis rumput yang berlainan.
Misalnya jika membuat patung singa, pada bagian wajah bisa diberi rumput yang warnanya hijau segar, sedangkan pada bagian rambut kepalanya menggunakan warna yang lebih gelap. Demikian pula dengan bagian tubuh yang lain seperti badan dan kaki masing-masing diberi rumput dari jenis yang berlainan.

Setelah semua bagian tubuh patung tertutup dengan rumput bisa dilakukan penyiraman yang harus dikerjakan dengan sangat hati-hati agar rumput dan media lumpur yang digunakan tidak lepas.
Berapa hari kemudian setelah rumput bisa tumbuh dengan subur, patung yang sudah jadi ini dirapikan menggunakan gunting rumput.  Maka jadilah patung rumput yang sangat indah dan super dramatis ini.

Sumber gambar : http://ultracoolfun.blogspot.com

Artikel Lainnya :