Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menata Ruang Unfinished

Menata Ruang Unfinished
Ada beberapa alasan kenapa orang menata ruang dengan menggunakan konsep unfurnished. Yaitu suatu konsep desain dimana pengerjaan ruang tersebut tidak diselesaikan atau belum diselesaikan, terutama untuk bagian finishingnya.

Yang paling umum terjadi adalah pemberian warna atau pengecatan pada dinding, pintu, jendela dan bagian interior lainnya. Bahkan ada pula yang tidak memberi lapisan penutup pada temboknya sehingga susunan batu bata pada dinding masih terlihat dengan jelas.

Alasan tersebut misalnya karena belum tersedianya dana yang mencukupi atau memang karena belum dapat menentukan konsep pewarnaan yang mau digunakan. Namun ada pula yang memang secara sengaja tidak merampungkan pengerjaan finishing tersebut dengan alasan untuk memunculkan suasana yang lebih spesifik dalam ruang tersebut.

Terlepas dari alasan-alasan tersebut, namun yang jelas ruang unfinished tetap bisa ditata dengan baik sehingga tampilannya tetap cantik dan enak untuk dipandang. Penghuninya juga bisa merasa nyaman tinggal di tempat seperti itu. Bagi yang suka memunculkan kesan natural dan alami, penataan ruang dengan konsep unfinished ini sangat cocok diterapkan.

Dinding yang sudah dilapisi dengan semen namun belum diberi warna tentu akan menimbulkan kesan gelap dan sempit. Untuk menghilangkan kesan gelap tersebut bisa dilakukan dengan beberapa cara.
Misalnya dengan meletakan perabot furniture yang warnanya lebih terang seperti putih, krem terang dan warna cerah yang lain. Selain itu penggunaan furniture dalam ruang tersebut harus dibatasi agar jumlahnya tidak banyak sehingga kesan berantakan bisa dihilangkan. Terutama untuk jenis furniture yang tidak punya sifat fungsional sebaiknya tidak ditempatkan pada ruang itu.

Agar lebih cerah dan tidak membosankan dalam ruang tersebut juga diberi beberapa tanaman yang diletakan di dalam pot. Gunakan pot tanaman yang warnanya juga terang dan bersih. Warna daun yang hijau akan memunculkan nuansa segar dalam ruangan tersebut.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kesan gelap adalah dengan cara memasang jendela yang tutupnya dari bahan kaca. Buatlah jendela yang ukurannya lebih besar dan ditempatkan pada arah yang tepat sehingga sinar matahari bisa masuk secara langsung. Untuk penutupnya, pilihlah kain korden yang jenis warnanya kontras dengan warna hitam seperti oranye, merah muda atau pink, biru muda dan sebagainya.

Jika tidak suka dengan jendela kaca dan ingin menggunakan jendela yang penutupnya menggunakan kayu, maka pilihlah jenis kayu yang warna catnya juga lebih terang. Jika kayu tersebut juga tidak diberi warna dan dibiarkan polos begitu saja maka pilihnya jenis kayu yang punya tekstur bagus sehingga susunan seratnya bisa ditonjolkan. Karakter alami yang muncul bisa makin kuat dengan tampilan kayu seperti itu. Dan bukan hanya jendela, pintu juga harus diberlakukan demikian.

Kemudian untuk teknik pencahayaan pada malam hari, gunakan jenis lampu yang sinarnya berwarna putih. Warna kuning akan membuat tampilan ruang menjadi tamaram dan kesan pengap akan muncul. Jika ingin menggunakan sinar kuning sebaiknya hanya diaplikasikan untuk lampu hias saja seperti lampu tempel pada dinding, standing lamp atau table lamp.

Penggunaan kaca miror juga bisa dipakai sebagai alat untuk menimbulkan nuansa lebar dan luas. Carilah posisi yang tepat sehingga kaca tersebut bisa menangkap tampilan jenis perabot yang menggunakan warna terang. Hindarkan penempatan kaca yang berhadapan dengan bagian dinding lain yang tidak diberi warna. Jika hal ini dilakukan, meski kesan luas dan lebarnya muncul namun kesan pengap dan gelapnya tetap ada.
Artikel Lainnya :