Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Memilih dan Merawat Bantal Duduk

Memilih dan Merawat Bantal Duduk
Sesuai dengan namanya, bantal duduk gunanya adalah untuk duduk juga, baik di kursi maupun untuk lesehan tanpa kursi. Tujuan dari penggunaan benda ini adalah untuk memberi kenyaman yang maksimal. Duduk tanpa menggunakan bantal akan mengakibatkan pantat dan pinggang menjadi sakit. Terutama sekali jika alas duduk atau kursi yang digunakan tidak empuk dan menggunakan bahan keras seperti kayu.

Fungsi lain dari bantal duduk adalah untuk mempercantik tampilan ruang, terutama pada perabot kursi. Karena itulah penggunaan warna, desain atau motif dan bahan penutupnya selalu menjadi perhatian utama selain ukuran yang digunakan.

Untuk ukuran, bantal duduk punya ukuran yang standar yaitu empat puluh, empat puluh lima dan lima puluh sentimeter dan bentuknya selalu kotak. Namun demikian ukuran ini bukan merupakan ukuran yang mutlak dan absolut. Maksudnya bisa menyesuaikan dengan ukuran kursi atau ruang yang digunakan. Sedangkan yang berbentuk persegi panjang lebih banyak digunakan untuk tidur yang diletakan di atas kasur.

Jika bantal duduk digunakan untuk lantai tanpa kursi atau lesehan, maka ukuran yang digunakan bisa lebih besar. Yang paling umum dan sering digunakan adalah tujupuluh dan sembilanpuluh sentimeter. Selain digunakan untuk tempat duduk, bantal ukuran besar ini juga difungsikan sebagai alat untuk bersantai atau tiduran.
Selain memperhatikan nilai kecantikan dan estetika, memilih bantal duduk juga perlu mempertimbangkan tingkat kenyamannya. Dan faktor utama yang punya pengaruh terhadap tingkat kenyamanan tersebut adalah bahan yang digunakan untuk membuat bantal.

Bahan bantal duduk yang paling bagus adalah busa. Kelebihan dari bahan ini adalah sifatnya yang lentur dan tidak mudah kempis meski sering digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jadi keawetannya juga lebih terjamin. Bahan lain yang juga punya kualitas bagus adalah dacron terutama dari jenis polyster silicon. Kelebihan dari bahan ini adalah pada sifatnya yang lembut dan empuk. Selain itu jika diangkat juga sangat ringan.

Sedangkan bahan lain seperti kapuk, bulu dan karet atau latek lebih cocok digunakan untuk bantal tidur. Karena selain tidak lentur bahan ini juga terasa lebih berat dan tidak  nyaman untuk duduk. Saat ini kebanyakan orang juga lebih suka menggunakan bahan dacron untuk bantal tidur mereka.

Penutup bantal juga punya peran untuk memunculkan rasa nyaman. Pilihlah penutup yang terbuat dari katun yang mudah menyerap keringat, punya sifat dingin dan mudah dibersihkan.  Selain itu kain beludru juga baik dipakai sebagai penutup bantal namun mudah kotor. Jika terkena debu beludru juga tidak mudah dibersihkan dan untuk beberapa orang bisa menimbulkan alergi.

Untuk perawatan, jika terkena kotoran bantal duduk jangan dicuci apalagi direndam di dalam air. Sebaiknya bantal tersebut dibersihkan menggunakan alat penghisap air. Demikian pula jika terkena kotoran debu, cara terbaik untuk menghilangkan debu tersebut adalah menggunakan mesin vacuum cleaner atau penghisap debu atau dipukul-pukul halus menggunakan sapu lidi yang bersih.

Setelah digunakan beberapa bulan, bantal duduk biasanya akan mengempis dan mengekeret sehingga tidak begitu nyaman ketika digunakan. Untuk mengatasi masalah ini caranya cukup mudah yaitu tinggal menjemurnya saja di tempat yang bisa terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari yang panas akan membuat busa dan dacron bisa mengembang dan lentur lagi. Sehingga jika digunakan bisa menjadi nyaman kembali.
Yang tidak boleh dilupakan ketika menjemur bantal adalah kain penutup atau sarung pembungkus bantalnya harus dilepas. Tujuannya adalah agar tidak ikut terkena sinar matahari yang membuat warnanya jadi mudah kusam dan pudar.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah secara berkala bantal harus diberi semprotan pewangi atau cairan kapur barus. Tujuannya selain menimbulkan bau yang harum juga untuk menghindari agar tidak ada binatang pengganggu yang tinggal di bagian ujung bantal, terutama kepinding.
Artikel Lainnya :