Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Kelebihan Perabot Microfiber dan Teknik Perawatannya

Kelebihan Perabot Microfiber dan Teknik Perawatannya Yang dimaksud dengan perabot microfiber adalah jenis perabot yang teknik pembuatannya menggunakan bahan hasil teknologi atau sintetis. Misalnya polyester dan poliamida serta kombinasi kedua bahan tersebut. Jadi perabot microfiber juga selalu merupakan hasil produksi indutri pabrik yang menggunakan mesin, bukan industri rumah tangga yang menggunakan teknik buatan tangan (hand made).

Saat ini bahan microfiber tersebut banyak digunakan untuk membungkus aneka jenis perabot furniture. Bentuk seratnya sangat halus jika dipegang serta mampu memunculkan kesan elegan dan mewah. Selain itu microfiber juga mudah dibersihkan jika terkena kotoran atau noda sehingga bisa ditempatkan di lokasi mana saja.
Jika kena air atau cairan yang lain microfiber juga mudah kering sehingga jamur tidak akan bisa tumbuh. Kelebihan lain yang dimiliki oleh bahan ini adalah lebih awet dibanding dengan bahan furniture yang lain. Ruang yang menggunakan gaya modern dan minimalis adalah jenis ruang yang paling cocok menggunakan perabot microfiber ini.

Meski mudah dibersihkan namun teknik pembersihan microfiber tetap harus menggunakan teknik-teknik tertentu agar keindahannya ini tidak berkurang, terutama dalam hal tingkat kecermelangannya.  Karena setiap produk dari bahan ini punya teknik perawatan yang berbeda-beda.

Perbedaan teknik pembersihan dan perawatan ini bisa diketahui dengan cara melihat kode yang biasanya ditulis pada kertas stiker yang ditempelkan pada bagian belakang atau bawah furniture. Jika dalam stiker tersebut tertulis kode huruf  “W”, artinya adalah perabot ini jika terkena kotoran dapat dibersihkan menggunakan air biasa.
Meski boleh menggunakan air untuk membersihkan, namun sebaiknya hal ini tidak terlalu sering dilakukan. Jika tidak begitu kotor sebaiknya dilap saja dengan kain pembersih yang kering. Namun jika terpaksa boleh menggunakan lap yang telah dibasahi dengan air. Jangan dicuci secara langsung menggunakan air yang banyak. Apalagi jika menggunakan sabun. Hal ini sama sekali tidak diperbolehkan. Sabun mengandung bahan kimia yang bisa memudarkan warna microfiber.

Selain itu jika terlalu sering menggunakan air bisa mengakibatkan perabot microfiber cepat kusam dan tidak cermelang lagi. Hingga saat ini belum ada alat atau metode khusus yang dapat mengembalikan kecermelangan tersebut secara maksimal.

Jika kode yang tertulis adalah huruf “S”, artinya jika ingin membersihkan tidak boleh menggunakan air. Jadi hanya bisa dilap dengan kain lap yang kering. Jika ingin menggunakan cairan maka harus memilih cairan yang menggunakan bahan solvent. Cairan ini bisa dibeli di toko-toko kimia atau industri.

Sedangkan kode “S-W” artinya adalah furniture tersebut bisa dibersihkan dengan cairan pembersih atau cairan solven. Kedua-duanya aman digunakan dan tidak akan menimbulkan kerusakan. Jika kita tidak menemukan kode untuk perawatan atau stiker yang ditempel, sebaiknya tanyakan langsung pada toko penjualnya.
Teknik perawatan lain yang diperlukan untuk menjaga keawetan dari furniture microfiber ini salah satunya jika terkena noda minyak. Minyak yang tumpah harus segera dibersihkan dengan kain. Namun cara membersihkannya tidak boleh diusapkan. Kain lap tersebut cukup ditekankan saja pada tempat yang terkena noda minyak hingga semua minyak tersebut terhisap oleh kain lap. Karena jika digosok kotoran minyak justru makin menyebar ke bagian yang lain.

Meski perabot microfiber yang dimiliki punya warna putih, namun cairan pemutih juga tidak boleh digunakan sama sekali. Karena meski warnanya menjadi lebih putih namun tampilannya akan berubah kusam dan tidak cermelang.
Hal lain yang juga tidak boleh dilupakan adalah, serat microfiber juga sangat sensitif terhadap sinar matahari. Maka penempatannya juga tidak boleh menggunakan lokasi yang bisa terkena sinar matahari secara langsung. Selain cepat kusam, warnanya juga bisa menjadi belang-belang. Hal ini bisa terjadi terutama pada perabot microfiber yang terkena sinar matahari secara langsung namun tidak semua bagian terkena sinar tersebut.
Artikel Lainnya :