Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Aquarium Untuk Pemisah/Penyekat Ruang

Membuat Aquarium Untuk Pemisah/Penyekat Ruang
Ada berbagai macam jenis bahan yang bisa digunakan untuk membuat sekat atau pemisah ruang . Namun demikian ada salah satu jenis penyekat ruang yang punya dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai elemen utama untuk memperindah tampilan ruang, yaitu akuarium.

Akuarium bisa difungsikan untuk penyekat ruang. Cara pembuatannya juga tidak jauh berbeda dengan akuarium yang diletakan pada ruang. Hanya yang membedakan adalah ukurannya yang lebih besar. Selain itu akuarium pada umumnya hanya menggunakan konsep satu muka sehingga hanya bisa dipandang atau dinikmati dari arah depan saja.

Sedangkan untuk akuarium yang digunakan sebagai alat penyekat ruang harus menggunakan konsep dua muka. Jadi keindahan akuarium ini bisa dinikmati dari dua arah, baik dari arah depan maupun dari arah belakang.

Tempat yang paling bagus dan cocok untuk meletakan akuarium penyekat ini adalah antara ruang tamu dan ruang keluarga. Namun hal ini tidak mutlak karena jika punya selera yang berbeda bisa ditempatkan dimana saja sesuai dengan keinginan.

Hanya saja ruang yang digunakan tidak boleh ruang yang bersifat privacy seperti ruang tidur. Karena tampilan akuarium punya sifat yang cenderung transparan sehingga bisa mengganggu kenyamanan istirahat atau ketika melakukan kegiatan lain yang bersifat lebih pribadi.

Hal pertama kali yang harus dilakukan untuk membuat akuarium sebagai penyekat ruang adalah konsep akaurium itu sendiri. Apakah akan menggunakan ikan air tawar atau jenis ikan air laut. Jika menggunakan ikan air tawar, biaya yang dikeluarkan tidak semahal jika menggunakan air laut. Demikian pula dengan perawatannya. Akuarium yang menggunakan jenis ikan laut membuatuhkan perawatan yang lebih rumit dibanding dengan ikan air tawar.

Agar bisa tampil elegan dan tidak menimbulkan kesan padat, maksimal panjang akuarium yang digunakan adalah 75% dari lebar ruang yang digunakan. Sedangkan ukuran lebarnya sekitar seperempat atau seperlima dari panjangnya. Kemudian untuk tingginya juga harus proposional menyesuaikan ukuran panjang dan lebar.

Gunakan meja yang kuat dan kokoh untuk meletakan akuarium tersebut. Karena ukurannya yang besar tentu harus mampu beban air yang cukup berat. Meja ini bisa didesain serta diberi warna sesuai dengan konsep ruang yang ada.

Setelah semuanya siap barulah proses pembuatan desain akuarium bisa dilakukan. Bentuk desain yang digunakan ini bebas, tidak ada aturan tertentu yang bersifat mengikat. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah, meski punya dua muka bukan berarti orang yang berada di salah satu sisi akuarium bisa dengan bebas melihat keadaan ruang yang berada di sisi lain. Karena bagaimanapun juga meski merupakan tempat yang terbuka, namun bagian ruang lain yang terpisah oleh akuarium ini tetap butuh perlindungan agar tidak terlihat bebas dari luar.

Untuk mengatasi masalah ini ada metode tertentu yang bisa diterapkan. Di bagian tengah akuarium tersebut bisa diberi batu karang yang agak tinggi namun lebih pipih. Sehingga antara ruang yang satu dengan ruang yang lain tidak bisa terlihat dengan jelas karena tertutup oleh batu karang tersebut. Sedangkan alasan untuk memilih batu karang yang pipih atau tipis adalah agar ikan tetap bisa berenang dengan bebas tanpa hambatan yang berarti.

Selain batu karang, tanaman ganggang juga bisa digunakan dengan metode yang sama. Jadi selain untuk mempercantik akuarium, batu karang dan tanaman ganggang ini juga punya fungsi untuk membatasi pandangan terhadap ruang yang lain.

Jika ingin akuarium bisa terlihat lebih cantik bisa diberi berbagai hiasan lain seperti batu warna, patung kecil untuk gelembung udara dan lain-lain. Konsep pencahayaan juga bisa dimanfaakan sehingga akuarium tersebut menjadi fokus utama atau entry point interior ruang.
Artikel Lainnya :