Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menempatkan AC Secara Baik dan Benar

Menempatkan AC Secara Baik dan Benar
AC atau Air Conditioner adalah alat untuk merubah udara yang panas menjadi dingin di tempat yang tertutup atau ruang. Meski sebenarnya ada sistem sirkulasi yang alami, namun dengan alasan tertentu orang lebih suka menggunakan AC.

Misalnya karena tinggal di daerah komplek perumahan yang jarak rumahnya saling berdampingan sehingga sistem sirkulasi udara yang dihasilkan tidak maksimal sehingga ruang dalam rumah terasa pengap dan panas. Di tempat seperti ini AC menjadi kebutuhan pokok karena hawa yang panas akan menyebabkan penghuni rumah tidak merasa nyaman untuk tinggal.

Agar bisa berfungsi optimal, ada beberapa cara atau teknik untuk menggunakan AC dengan baik dan benar. Yang pertama kali adalah, ketika AC sedang dihidupkan, semua pintu dan jendela harus ditutup semua. Tujuannya adalah agar udara yang panas dari luar tidak banyak yang masuk.

Karena dengan banyaknya udara panas yang masuk akan menyebabkan AC harus bekerja keras mendinginkan udara tersebut. Hal ini akan menyebabkan pemborosan listrik. Selain itu AC juga menjadi cepat rusak.

Ruang yang menggunakan AC juga tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar tersebut juga menghasilkan panas sehingga fungsi AC bisa menjadi tidak maksimal. Mesin AC yang terlalu sering terkena sinar matahari juga lebih mudah mengalami pemuaian yang akibatnya adalah AC menjadi mudah rusak.

Jika ditempatkan di ruang tidur, sebakinya AC jangan dihadapkan langsung ke tempat tidur. Posisi AC yang terbaik adalah berada di samping kanan atau kiri tempat tidur. Jika berhadapan langsung akan mengakibatkan gangguan pernafasan, terutama pada bagian paru-paru. Namun jika kondisi ruang memang tidak memungkinkan, bisa menggunakan bagian belakang tempat tidur.

Sedangkan untuk ruang tamu, AC bisa ditempatkan dimana saja, asal jangan berhadapan langsung dengan pintu. Karena jika ada orang yang masuk atau keluar tentu pintu akan terbuka. Jika hal ini sering terjadi tentu banyak udara panas yang masuk sehingga mengakibatkan kinerja AC bisa berkurang.

Ketinggian tempat untuk memasang AC juga tidak boleh disepelekan, karena hal ini juga berhugungan dengan kesehatan. Pemasangan AC yang terlalu rendah mengakibatkan hawa dingin yang dikeluarkan dari mesin tersebut lebih cepat mengenai tubuh. Hal ini tidak baik bagi kesehatan. Minimal ketinggian untuk menempatkan AC adalah sekitar tigapuluh sentimeter dari tinggi badan. Jika menggunakan jarak yang lebih tinggi tentu akan lebih baik.

Demikian pula ketika menggunakan AC portable yang bisa dipindah-pindahkan. Agar bisa mendapatkan hawa yang lebih sejuk, banyak orang mendekatkan badannya pada AC tersebut. Padahal kegiatan seperti ini sama sekali tidak diperbolehkan. Jarak terbaik antara tubuh dan AC adalah sekitar dua meter.

Selain bisa menimbulkan masalah dengan kesehatan, terlalu dekat dengan AC juga akan menyebabkan kulit tubuh menjadi mudah kering dan keriput. Semua orang pasti tidak ingin mengalami kejadian seperti ini.

Kemudian agar bisa melakukan penghematan listrik sebaiknya memilih jenis AC sesuai dengan yang dibutuhkan  terutama dalam hal luas ruang yang akan diberi AC. Masing-masing ukuran luas punya kebutuhan jenis AC sendiri-sendiri.

Agar bisa lebih hemat lagi, dua ruang bisa menggunakan satu AC saja. Caranya adalah dengan menempatkan AC pada bagian atas pembatas antar ruang yang diberi lubang untuk penempatan AC. Sehingga masing-masing ruang tersebut bisa menggunakan mesin pendingin tersebut secara bersama-sama.

Cara lain untuk menghemat listrik dalam penggunaan AC adalah dengan cara tidak menghidupkan mesin pendingin tersebut jika ruang sedang dalam keadaan kosong tidak ada yang menggunakannya. Kemudian jika yang menempati hanya satu atau dua orang saja sebaiknya cukup menggunakan kipas angin. Jika ruang tersebut sedang banyak orang barulah AC dihidupkan.
Artikel Lainnya :