Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Teknik Menempatkan dan Membuat Tempat Sampah

Teknik Menempatkan dan Membuat Tempat Sampah
Adalah hal yang wajar jika setiap rumah pasti menghasilan kotoran atau sampah yang didapat dari memasak, makan atau kegiatan yang lain. Sehingga setiap rumah pasti juga membutuhkan tempat untuk membuang sampah tersebut.

Jika tinggal dikota-kota besar, sampah rumah tangga ini akan dibawa oleh petugas kebersihan untuk dibawa ke tempat pembuangan sampah akhir atau TPA. Sedangkan yang tinggal di pedesaan biasanya mereka memusnahkan sampah tersebut dengan cara menimbun ke dalam tanah atau membakarnya.

Kadangkala sampah memamg menimbulkan permasalahan tersendiri. Selain menimbulkan bau yang tidak sedap, jika terlihat sampah juga akan merusak keindahan bangunan . Karena itulah meski terlihat sepele tempat sampah juga harus dibuat untuk memenuh standar estetika yang ada. Jika tempat sampah bisa diletakan di bagian belakang rumah mungkin tidak begitu masalah.

Namun bagaimana jika bagian belakang tersebut berdempetan dengan bangunan rumah yang lain?. Hal ini jelas tidak mungkin dilakukan karena jika tukang sampah harus masuk ke dalam rumah untuk mengambil kotoran tersebut tentu akan mengganggu privacy.

Agar tempat sampah yang harus diletakan di bagian depan rumah tidak merusak pandangan, maka cara yang bisa dilakukan adalah membuat tempat tersendiri yang meski ukurannya kecil namun juga menggunakan desain yang selaras bentuknya dengan konsep desain rumah.

Agar tidak terlalu kentara tonk sampah ini bisa dibuat seperti pot yang digunakan untuk menaruh tanaman. Letaknya juga harus berdekatan dengan pagar rumah agar petugas pengambil sampah lebih mudah menjalankan tugasnya.

Bahan untuk membuatnya bisa menggunakan beton atau batu bata yang dilapisi dengan campuran pasir serta semen. Jika keadaan memungkinkan buatlah tiga tempat sampah yang dibuat secara berjejer. Yang satu untuk menaruh sampah organik yang mudah membusuk, sedangkan yang lain untuk membuang sampah kering yang berasal dari plastik dan logam.

Bentuknya bisa kotak atau bundar sesuai dengan selera. Agar bisa menimbulkan kesan yang indah, tonk sampah ini diatur secara berjajar. Adapun ukurannya juga disesuaikan dengan kebutuhan. Sistemnya bisa dibuat dengan ukuran yang sama, atau menggunakan sistem yang tengah berukuran lebih besar sementara dua lainnya yang berada di samping berukuran lebih kecil. Pilihan lain yang juga tidak kalah bagus adalah dibuat seperti piramida separo, yaitu kecil, agak besar dan paling besar.

Yang tidak boleh dilupakan adalah, pada bagian bawah tempat sampah ini diberi lubang agar ketika ada air yang masuk bisa mudah keluar. Sehingga kondisinya selalu dalam keadaan yang kering. Air akan menyebabkan sampah menimbulkan bau yang tidak sedap, terutama untuk sampah organik.

Setelah jadi tempat sampah ini bisa diberi warna yang selaras dengan warna bangunan rumah atau taman yang ada di tempat tersebut. Sehingga tempat sampah ini meski digunakan untuk menaruh atau membuang kotoran dan limbah rumah tangga tetap terlihat cantik. Bahkan jika perlu bisa diberi ornament yang berupa lukisan atau relief sederhana yang juga terbuat dari semen.

Setelah jadi, tempat sampah ini harus diberi tutup agar tikus tidak bisa masuk serta untuk menghilangkan bau busuk yang timbul. Tutup ini bisa dibuat dari papan kayu atau lembaran logam seng yang tebal kemudian diberi warna yang selaras. Setelah jadi dalam tempat ini digunakan untuk menaruh keranjang sampah plastik atau bambu yang lebih kecil sehingga mudah untuk dimasukan atau dikeluarkan lagi.

Cara lain untuk menghilangkan bau busuk sebelum dibuang adalah sampah dimasukan lebih dulu ke dalam kantong plastik yang besar. Namun jika ingin menggunakan bahan yang ramah lingkungan bisa menggunakan kantong kertas bekas bungkus semen atau membuatnya sendiri.
Artikel Lainnya :