Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menghadirkan Nuansa Religi pada Ruang

Menghadirkan Nuansa Religi pada Ruang
Selain jasmani kebutuhan rohani juga menjadi bagian pokok terpenting dalam kehidupan manusia. Karena hal ini berhubungan dengan ketenangan dan ketentraman batin yang selalu menjadi dambaan. Maka sudah sepantasnya jika setiap individu juga selalu mencari ketenangan dalam dirinya dengan berbagai macam usaha.

Yang nomor satu tentu saja selalu berdoa dan tekun menjalankan ibadah. Sedangkan usaha yang lain misalnya dengan cara memunculkan nuansa religi pada tempat tinggalnya, sehingga rumah tersebut juga akan mempu memberi ketenangan batin bagi penghuninya.

Apalagi jika lokasi rumah terebut berada di daerah perkotaan dimana masyarakatnya lebih suka menggunakan gaya hidup yang lebih modern sehingga dengan menata ruang yang dekat dengan ciri-ciri agamis akan membantu mereka untuk mengurangi tekanan batin terhadap perjuangan hidup yang makin keras. Memunculkan nuansa religi pada suatu ruang sangat cocok diterapkan.

Agar ruang di di dalam rumah bisa memberi nuansa religi maka diperlukan penataan ruang terutama pada pewarnaan dan aksesoris atau hiasan yang digunakan. Hanya saja sistem pemilihan hiasan dan penempatannya harus dilakukan dengan cermat agar tidak memunculkan kesan jika ruang tersebut adalah tempat untuk melalukan ibadah. Karena konsep keduanya punya perbedaan meski tidak begitu kentara.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk menghadirkan kesan religi pada ruang adalah penggunaan warna untuk dinding dan lantai. Pilihlah warna sejuk yang bisa menghadirkan ketenangan batin. Jenis warna ini antara lain biru muda, pastel, krem atau putih yang merupakan warna netral.

Agar tidak terlalu dingin dan tetap terasa hangat, untuk pemilihan perabotnya gunakan warna yang cenderung lebih gelap seperti coklat atau biru tua dan kelabu. Jika menggunakan kayu, sebaiknya kayu tersebut tetap menggunakan warna asli dengan cara dipelitur saja.

Untuk yang punya kepercayaan agama Islam bisa menggunakan karpet yang menggunakan desain gaya Timur Tengah sehingga nuansa Islami bisa muncul di ruang tersebut. Pilihlah warna yang punya sifat terang namun lembut. Misalnya magenta, biru atau merah.

Nuansa damai yang lain bisa dimunculkan dengan menggunakan hiasan yang juga punya hubungan dengan aroma religi. Contohnya lukisan atau gambar kaligrafi yang diletakan pada dinding sehingga ruang tersebut menjadi lebih akrab dengan ciri-ciri kehidupan yang agamis.

Untuk yang menganut ajaran Budha atau Hindu bisa meletakan kaligrafi yang bertuliskan nilai-nilai atau inti dari ajaran agama tersebut. Sedangkan untuk yang beragama Kristen, patung salib juga bisa dipilih bahkan dijadikan fokus utama pandangan.

Selain kaligrafi, pada sisi dinding yang lain dipasang jenis lukisan lain yaitu berupa gambar tokoh-tokoh pejuang agama yang telah berjasa menyebarkan ajaran diberbagai pelosok penjuru dunia. Atau bisa juga lukisan tersebut menggambarkan kehidupan orang yang sedang menjalankan ibadah atau justru tempat ibadah yang terkenal seperti Ka’bah, istana Vatikan, Pura, kelenteng dan sebagainya.

Aneka jenis patung yang bergaya mediteranian atau romawi juga sangat cocok untuk ditampilkan pada ruang yang bernuansakan religi Kristen. Sedangkan patung yang bergaya Asia seperti India, atau China yang berwujud dewa-dewa bisa diaplikasikan jika ingin memunculkan aroma agama Hindu atau Budha.

Agar kesan religi yang muncul makin kuat dalam ruang tersebut bisa ditaruh lemari kaca atau rak yang digunakan untuk meletakan buku-buku atau majalah yang tentunya juga mengandung nilai-nilai ajaran agama yang dianut. Lemari ini bisa diletakan pada bagian pinggir atau pojok ruang. Dan agar bisa menimbulkan suasana akrab, sebaiknya lemari tersebut tidak menggunakan kunci pengaman.
Artikel Lainnya :