Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mengapa Harus Memilih Kontraktor dan Bukan Pemborong?

Mengapa Harus Memilih Kontraktor dan Bukan Pemborong?
Mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong? Mungkin bagi Anda yang belum memiliki pengalaman membangun rumah belum mengetahui hal ini. Sangat penting bagi Anda mengetahui hal ini, terkait dengan efisiensi berbagai hal dalam pembangunan rumah yang Anda rencanakan. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan kedua istilah di atas, kontraktor dan pemborong. Keduanya sama-sama memberikan layanan jasa untuk membangun rancangan desain rumah yang Anda tawarkan. Atau mungkin Anda memilih jasa para arsitektur handal untuk merancang desain bangunan rumah Anda, maka sangat mengetahui mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong.

Mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong? Jawaban ini sebenarnya bisa dijawab oleh mereka-mereka yang sudah merasakan perbedaan mendasar antara memakai jasa pemborong dan kontraktor. Bagaimana kepuasan masing-masing terhadap jasa yang ditawarkan. Orang yang sudah pernah merasakan tentu akan bisa berbagi banyak hal untuk ruginya memilih antara dua jenis pelayan jasa pembangunan rumah tersebut. Bagi Anda yang masih awam dan tidak pernah terlibat dalam pembangunan rumah , memang sangat penting memahami mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong?

Nah, agar Anda mendapatkan sedikit wawasan dan pencerahan, berikut ini disajikan beberapa alasan mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong? Dengan memperhatikan alasan-alasan berikut ini, Anda bisa mengambil keputusan yang tepat apakah akan memilih seorang pemborong atau kontraktor dalam menyelesaikan rancangan bangunan rumah Anda:

1. Anda harus mengerti dulu siapa itu pemborong dan siapa itu kontraktor

Mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong? Salah satunya adalah disebabkan oleh faktor definisi dari masing-masing subjek tersebut. Kontraktor biasanya adalah mereka yang memiliki skill cukup lumayan dalam hal bangunan dan sebagainya, mereka berani menawarkan tarif pembangunan sebuah gedung dan sebagainya termasuk rumah Anda. Mereka bekerja lebih terorganisir dan mengikuti sistem yang dibuat. Sementara untuk pemborong, biasanya bisa dilakukan oleh siapa siapa saja, termasuk mereka yang masih amatiran pun bisa melamar menjadi seorang pemborong. Sangat mudah menemukan para pemborong, namun lumayan sulit menemukan kontraktor handal berpengalaman yang mampu bekerja sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

2. Alasan kedisiplinan

Hal kedua yang menjadi alasan mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong adalah soal kedisiplinan baik dalam bekerja maupun ketepatan waktu dalam menyelesaikan bangunan. Orang-orang yang telah dikontrak dengan biaya yang telah ditentukan dan dalam jangka waktu yang telah ditepati cenderung akan lebih disiplin dalam bekerja dibanding dengan para pemborong yang biasanya terkesan tidak disiplin. Tidak disiplin dalam banyak hal terutama soal ketepatan deadline selesainya sebuah bangunan. Terlebih jika Anda menyerahkan borongan rumah Anda pada mereka yang masih amatiran, maka modal besar yang Anda keluarkan juga bentuk desain rancangan rumah yang Anda beli dengan mahal akan sia-sia. Oleh karena itu, inilah alasan penting yang harus Anda perhatikan mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong?

3. Soal kualitas kerja

Alasan selanjutnya mengapa harus memilih kontraktor dan bukan pemborong adalah soal hasil dan kualitas pekerjaan. Memang tak selamanya para pemborong bekerja asal-asalan, namun kecenderungan itu muncul apabila para pemborong bekerja di bawah banyak tangan tanpa memperhatikan komando dari atasan. Belum lagi jika memang keahlian si pemborong tersebut sangat minim. Akibatnya tentu saja Anda akan menyesal dengan pemasangan lantai keramik yang tidak rapi, atap bocor dan sebagainya.
Artikel Lainnya :