Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menata Ruang Berukuran Besar

Menata Ruang Berukuran Besar
Banyak orang mengeluh karena ruang dalam rumah yang dimiliki begitu sempit sehingga sering mengalami kesulitan ketika melakukan penataan. Apalagi jumlah perabot yang dimiliki jumlahnya cukup banyak dan punya ukuran yang besar-besar. Namun bagi mereka yang punya ruang terlalu luas juga punya problem yang sama, yaitu bingung jika harus menciptakan suasana agar ruang tidak terasa lengang dan kosong. Padahal jika harus memilih diantara keduanya, hampir semua orang pasti ingin memiliki ruang yang ukurannya lebih luas dan lebar. Karena bisa memuat lebih banyak penghuni.

Namun demikian, ruang yang begitu luas memang bisa memunculkan problem tersendiri, terutama dalam hal pembagian fungsi dan perawatan. Karena jika tidak ditata dengan baik ruangan tersebut justru bisa menimbulkan kesan yang kacau atau amburadul. Untuk menyiasati masalah ini ada beberapa teknik yang bisa membuat sistem pembagian dalam penggunaan ruang menjadi lebih efisien dengan tampilan yang tetap nyaman.

Untuk mengatasi ukuran ruang yang besar tidak perlu membuat dinding yang baru sehingga terbagi menjadi beberapa ruang dengan ukuran yang lebih kecil. Karena hal itu sama saja membuat ruang menjadi kecil dan sempit ukurannya.

Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan perabot furniture yang difungsikan sebagai alat untuk memisahkan ruang yang satu dengan yang lain. Jenis furniture yang bisa digunakan antara lain adalah lemari atau rak buku ukuran besar atau mebel yang punya dua muka. Satu muka atau sisi yang digunakan untuk menempatkan berbagai macam hiasan bisa dihadapkan pada ruang tamu, sedang sisi yang lain yang biasanya difungsikan sebagai lemari bisa dihadapkan dengan kamar tidur atau ruang keluarga. Lemari ini digunakan untuk menyimpan koleksi pakaian atau untuk menyimpan berbagai barang keperluan rumah tangga.

Cara lain yang bisa dijalankan adalah memasang penutup lantai berdasarkan fungsi pada pada suatu bagian ruang tersebut. Misalnya untuk ruang dapur bisa memasang lantai yang menggunakan bahan keramik, sedang untuk daerah yang digunakan sebagai ruang keluarga memakai lantai dari kayu. Sementara untuk ruang yang digunakan untuk menerima tamu bisa memakai karpet yang jenis dan warnanya disesuaikan dengan motif dan warna lantai yang lain serta warna dinding.

Penggunan cat yang berlainan untuk dinding juga bisa dijadikan sebagai alat pemisah ruang. Terutama sekali dalam hal pemilihan warna. Pilihlah jenis warna yang kontras dan saling berlawanan atau bertubrukan untuk membedakan fungsinya. Bisa saja menggunakan warna biru untuk ruang tamu, kemudian warna krem untuk ruang keluarga dan warna hijau untuk dapur. Namun yang harus diperhatikan, meski kontras warna yang dipilih tetap harus selaras dan serasi agar tampilan ruang tidak menjadi rusak.

Selain hal ketiga tersebut, masih ada metode lain untuk membedakan fungsi dari masing-masing ruang yaitu dengan konsep yang dinamakan vocal point untuk ruang. Yaitu suatu konsep yang dilakukan dengan cara menaruh barang tertentu sebagai penanda fungsi dari ruang tersebut.

Misalkan saja untuk bagian yang difungsikan sebagai ruang tamu, maka barang utama yang diletakan juga harus mencerminkan kondisi ruang tamu yang sebenarnya. Yaitu kursi tamu, hiasan dinding yang memunculkan nuansa lebih formal dan seterusnya. Sedangkan untuk ruang keluarga maka perabot yang dipilih adalah televisi, kursi santai atau sofa dan lain-lain. Demikian pula dengan bagian tempat yang lain. Sehingga meski berada dalam satu ruang, namun masing-masing bagian atau daerah bisa lebih mudah dibedakan.
Artikel Lainnya :