Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mengenal Lebih Dekat Dengan Pergola

Mengenal Lebih Dekat Dengan Pergola
Pergola adalah bagian dari bangunan rumah yang fungsinya untuk peneduh atau pelindung dari panas dan silau sengatan sinar matahari. Perbedaannya dengan kanopi adalah kanopi selalu menyatu dengan bangunan rumah , namun untuk pargola tidak harus menyatu secara langsung. Jika pada bagian atap kanopi bisa menggunakan bahan genteng atau bahan yang lain, sedangkan pergola harus menggunakan tanaman rambat.

Karena tujuan antara pembuatan pergola dengan kanopi memang ada sedikit perbedaan. Kanopi dibuat dengan tujuan untuk melindungi panas dan hujan, sementara untuk pergola difungsikan sebagai alat pelindung dari panas matahari saja, bukan untuk menghindari curah hujan. Dan yang utama adalah fungsi dari pergola ini untuk menciptakan kesejukan.

Dalam pemilihan material, kanopi lebih bebas memilih jenis yang digunakan, namun untuk pergola biasanya menggunakan kayu, meski saat ini ada pula yang memakai beton atau metal. Yang terpenting adalah desain yang diterapkan harus mampu menghasilkan nuansa alami meski pergola tersebut bukan merupakan suatu kebutuhan utama dalam bangunan rumah.

Yang perlu diperhatikan ketika membuat pergola adalah tanaman rambat harus diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu rimbun. Tujuannya adalah agar sinar matahari tetap mampu menembus dan memberi pencahayaan yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Apalagi jika pergola berada di dekat pintu masuk atau jendila ruang. Sinarnya tidak boleh terhalang sama sekali.

Meski di Indonesia pengadaannya belum begitu popular, namun sebenarnya pergola sangat cocok di terapkan di sini. Hal ini karena berkaitan dengan iklim tropis yang selalu menghasilkan sinar panas lebih banyak terutama pada musim kemarau.

Untuk penempatan, pergola bisa menggunakan lokasi di mana saja. Namun yang paling bagus adalah di bagian luar rumah terutama dekat teras baik di sebelah depan atau samping. Jika rumahnya terdiri dari dua lantai, pada tingkat atas pergola juga bisa dibuat untuk memperluas teras dan menjadi taman yang diberi kursi atau tempat duduk untuk bersantai.

Adapun elemen yang cocok digunakan untuk mempercantik tampilan pergola antara lain lampu yang dilekatkan para dinding atau bagian samping pergola. Pada malam hari lampu ini akan memberi kesan romantis dan dramatis. Batu alam tempel juga bisa dilekatkan untuk menambah kesan alami dan asri.

Untuk pemilihan tanamannya pilihlah jenis tanaman rambat yang tidak mengenal musim. Jadi meski sedang memasuki musim kemarau atau panas, tanaman tersebut daunnya tidak akan rontok dan bisa terus memunculkan bunga. Contoh tanaman yang selalu hijau sepanjang masa dan terus berbunga tanpa mengenal musim antara lain alamanda dan bougenvil. Kedua jenis tanaman ini punya nilai estetika yang tinggi, namun pertumbuhan rambatnya kadangkala tidak mengikuti bidang atau kawat yang disediakan sebagai tempat rambat. Sehingga kita harus rajin mengaturnya. Jika ingin menggunakan tanaman yang bisa merambat sendiri dan selalu mengikuti jalur yang telah dibuat, maka pilihlah tanaman anggur, passiflora, stefanot dan lain-lain. 

Apabila pergola diletakan pada lantai atas, maka untuk media tanamnya harus menggunakan pot. Pilihlah jenis pot yang bentuk desainnya juga selaras dengan konsep pembuatan pergola. Sebaiknya pot tersebut berukuran besar dan punya ketebalan yang cukup sehingga jika tanaman sudah mulai tumbuh akarnya tidak menjulur keluar atau merusak pot. Sedangkan jika pergola berada di lantai bawah bisa ditanam langsung ke dalam tanah.

Untuk perawatannya juga tidak berbeda jauh dengan jenis tanaman yang lain yaitu harus selalu mendapat asupan air dan pupuk yang cukup. Secara berkala tanaman rambat pada pergola ini juga diberi semprotan anti hama dan jamur.
Artikel Lainnya :