Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Trik Membuat Taman di dalam Ruang

Trik Membuat Taman di dalam Ruang
Selain di luar ruang, sebuah taman juga bisa dibuat di dalam ruang untuk menambah keanggunan tampilan ruang tersebut. Selain itu dengan menempatkan taman di dalam ruang akan membuat penghuni rumah akan merasa satu dengan alam.

Untuk membuat taman di dalam ruang, pertama kali yang harus dilakukan adalah mencari lokasi yang cocok. Pilihlah lokasi yang bisa terkena sinar matahari secara langsung. Sehingga meski berada di dalam ruang, kebutuhan sinar tanaman bisa tetap terpenuhi. Jika sinar yang masuk kedalam ruang tidak maksimal, ketika memilih tanaman pilihlah jenis tanaman yang tidak begitu membutuhkan sinar matahari.

Lokasi taman juga perlu memperhitungkan apakah letak taman tesebut benar-benar aman. Maksudnya adalah, pada waktu siang hari tanaman akan menguluarkan zat oksigen yang sangat berguna bagi tubuh. Namun pada malam hari pada umumnya tanaman akan mengeluarkan zat lain yang justru akan membahayakan tubuh. Jadi pilihlah lokasi taman yang tidak begitu dekat dengan tempat istirahat malam terutama ruang tidur.

Sirkulasi udara dan kelembaban juga perlu dicermati agar tanaman tidak terlalu kepanasan atau justru terlalu kedinginan. Jika terlalu panas tanaman akan mudah kering dan jika terlalu dingin akan menyebabkan busuk.
Untuk pemilihan jenis tanaman, pilihlah jenis tanaman yang lebih mudah beradaptasi dalam segala kondisi dan cuaca.

Kemudian untuk media penempatan, yang terbaik tentu saja adalah pot. Karena dengan menggunakan pot perawatan akan lebih mudah dilakukan dan kemungkinan untuk memunculkan kotoran pada lantai juga lebih kecil.  Disarankan pula pada bagian bawah pot tersebut diberi wadah untuk menampung air siraman yang tersisa atau tanah yang larut terkena air siraman.

Agar nampak indah pilihlah jenis pot yang sesuai dengan jenis tanaman yang digunakan. Beri juga pewarnaan pada pot tersebut yang diselaraskan dengan nuansa yang ada pada ruangan. Kemudian agar nampak lebih bersih pada media tanah dalam pot bisa ditutup dengan batu-batuan, terutama jenis batu koral. Selain memperindah tampilan, batu koral juga berfungsi untuk memperkecil kemungkinan tanah didalam pot akan keluar dan membuat kotor lantai.

Batu koral juga bisa ditempatkan pada lantai di sekitar tanaman pot. Hal ini sangat bagus dilakukan jika tanaman dikumpulkan menjadi satu secara bergerombol, namun dengan penataan yang rapi dan seksama.
Jika menginginkan media tanam tanpa menggunakan pot, maka perhitungkan jaminan kebersihan dari taman tersebut.  Jangan sampai terjadi taman tersebut justru menimbulkan kesan yang kotor dan tidak rapi. Tempat yang paling bagus untuk menempatkan taman jenis ini adalah di bagian pinggir atau pojok ruang. Agar tetap terlihat bersih, pada bagian luar taman tersebut juga ditutup dengan bahan yang sama yaitu batu koral atau batu alam yang lain.

Perhitungkan pula dengan cermat arah aliran air ketika melakukan penyiraman. Jangan sampai air meluber hingga masuk ke lantai.
Kemudian untuk perawatan, meski sudah mendapat pasokan sinar matahari dan kebutuhan udara yang cukup, secara berkala tanaman yang digunakan untuk taman ruang juga perlu dikeluarkan dari rumah agar bisa mendapat kesegaran yang lebih maksimal.

Perhatikan dengan seksama terutaman pada bagian daun suatu tanaman. Jika warnanya berubah menjadi pucat atau kusam, itu pertanda jika tanaman tersebut sudah mulai tidak sehat sehingga perlu mendapat kesegaran yang baru. Keluarkan tanaman dan biarkan selama dua atau tiga hari di luar ruang.  Jika warna daunnya sudah kembali cerah, tanaman bisa dibawa masuk kembali.

Untuk tanaman yang ditanam secara langsung dalam ruang, tentu pekerjaan ini sulit dilakukan. Maka jalan terbaiknya adalah lebih sering membuka jendela atau pintu kamar , terutama yang secara langsung bisa memasukan sinar matahari dan udara ke dalam ruang.

Artikel Lainnya :