Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Investasikan Uang Anda dalam Bentuk Rumah dan Tanah, Jangan Disimpan di Bank !

 Investasikan Uang Anda dalam Bentuk Rumah dan Tanah, Jangan Disimpan di Bank !
Anda memiliki sejumlah uang yang selama ini hanya disimpan di bank? Mengapa tidak mencoba diinvestasikan? Menyimpan uang di bank sama halnya Anda menabung. Uang itu tidak akan bertambah selama Anda tidak menyetor sejumlah uang ataupun menerima transfer. Tanpa Anda menyetor atau menerima transfer pun sebenarnya uang Anda juga akan bertambah, yakni dengan adanya bunga bank. Tapi bila dilihat dari jumlahnya, besarnya tentu tidak signifikan. Lain halnya jika uang tersebut Anda putar untuk sebuah keperluan bisnis. Maka peluang untuk mendapatkan keuntungan akan semakin besar. Hanya saja Anda perlu cermat, bisnis apa yang sekiranya bisa meminimalisasi resiko dan mampu menghasilkan keuntungan berlipat.

Tidak ada bisnis yang tanpa resiko. Namun Anda tentu bisa meminimalisasi resiko buruk yang berpeluang terjadi. Dan semua ini membutuhkan kecermatan dalam menentukan setiap langkah yang hendak Anda ambil. Termasuk ketika memutuskan bisnis apa yang akan Anda pilih. Hal ini biasanya tidak mudah. Jika Anda masih belum menemukan bisnis apa yang tepat untuk Anda, kami mencoba menyarankan Anda berinvestasi. Jenis investasi apa yang hendak Anda pilih? Sebaiknya Anda berinvestasi dalam bentuk rumah dan tanah.
Mengapa kami menyarankan Anda berinvestasi rumah dan tanah ? Beberapa pertimbangannya adalah sebagai berikut:

(1) Rumah dan tanah memiliki nilai jual yang makin tinggi dari waktu ke waktu.

(2) Rumah dan tanah merupakan salah satu kebutuhan primer setiap manusia. Siapapun butuh tempat tinggal.
Oleh karena itu  mereka pasti membutuhkan rumah. Baik dengan cara membeli rumah yang sudah jadi maupun tanah  terbuka yang kemudian mereka bangun sendiri tanpa melalui developer.

(3) Jika Anda memiliki rumah atau tanah di tempat yang strategis, misalnya daerah wisata, kampus, atau industri, rumah atau tanah yang Anda miliki bisa dijadikan sarana bisnis yang menguntungkan. Bila rumah atau tanah Anda dekat dengan daerah wisata,  Anda bisa menjadikannya sebagai hotel, villa atau toko souvenir. Demikian halnya jika rumah atau tanah Anda dekat dengan kampus ataupun daerah industri, tentu sangat berpeluang dijadikan rumah kos ataupun kontrakan.

(4) Rumah dan tanah termasuk barang yang bisa dipakai berulang kali. Artinya, tahan lama dan tidak mudah rusak.
Dengan sejumlah pertimbangan di atas, banyak orang kini mulai mencoba berinvestasi rumah maupun tanah. Agar investasi rumah dan tanah Anda bisa menghasilkan keuntungan yang berlipat, hendaknya Anda mempertimbangkan sejumlah faktor berikut ini:

(1) Lokasi
Meskipun rumah dan tanah memiliki nilai jual yang mengalami kenaikan dari waktu ke waktu, namun tingkat kenaikan antara rumah dan tanah di suatu daerah tidaklah sama. Harga rumah dan tanah di daerah pedesaan tentu tidak sama dengan di perkotaan. Harga rumah dan tanah yang cepat mengalami kenaikan biasanya di daerah wisata, industri, ataupun pusat bisnis lainnya.

(2) Jangka waktu berinvestasi
Investasi rumah dan tanah tergolong investasi jangka panjang. Artinya Anda tidak boleh tergesa-gesa mengharapkan keuntungan berlipat dalam tempo yang cepat. Kalaupun terjadi kenaikan harga rumah dan tanah di tahun pertama Anda berinvestasi,  biasanya kenaikan tersebut belum mampu mengembalikan modal awal Anda. Sebab  berinvestasi rumah dan tanah membuat Anda harus mengeluarkan dana tambahan untuk mengurusi akta jual beli, sertifikat, pajak, perawatan, dll. Dengan demikian pastikan uang yang Anda gunakan untuk berinvestasi tersebut tidak akan digunakan untuk keperluan lain dalam jangka waktu yang panjang. Sebab jika Anda terpaksa menjual kembali rumah dan tanah yang baru Anda beli, kemungkinan harga jual yang Anda dapatkan belum mampu menutupi modal yang Anda keluarkan.

(3) Kelengkapan dokumen
Pastikan rumah dan tanah yang Anda beli bebas masalah dan memiliki kelengkapan dokumen yang disyaratkan.
Artikel Lainnya :