Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Rumah Sehat Dengan Mengidentifikasi Sumber Pencemaran

Rumah Sehat Dengan Mengidentifikasi Sumber Pencemaran
Ada beberapa indikasi rumah sehat salah satunya adalah adanya sanitasi yang benar. Jika sistem sanitasi di sebuah rumah terhambat bahkan nyaris tidak ada, maka dipastikan rumah tersebut tidak sehat. Di samping itu perkembangbiakan bakteri dan jamur akan terjadi di rumah yang sanitasinya terhambat sehingga memicu timbulnya penyakit, serta sanitasi yang tidak lancar akan menjadi sumber pencemaran bagi rumah sehat.

Dengan upaya melacak keberadaan sumber pencemaran maka akan membantu mewujudkan rumah yang sehat. Sumber pencemaran bisa berupa udara yang tidak segar dan bau, limbah cair, dan bentuk sampah-sampah padat. Dengan mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran maka Anda dapat menghindarkannya dari rumah melalui berbagai cara tergantung pada jenis dan zat pencemarannya.

Pencemaran berupa udara yang tidak fresh bisa ditelusuri melalui sumber pencemarannya. Bau yang tidak sedap ini sangat mengganggu kondisi rumah Anda,maka pastikan dari mana sumbernya. Udara yang tidak segar bisa berasal dari asap rokok. Jika ada anggota keluarga Anda yang perokok dan selalu merokok di dalam rumah, maka sebaiknya jangan merokok di dalam ruangan, karena asap rokok akan terhisap pula anggota keluarga lainnya yang bukan perokok (perokok pasif). Selain itu, asap rokok yang terjebak dalam ruangan akan menempel di atap dan dinding berwarna kuning.

Udara yang tidak sedap ini bisa disebabkan pula oleh bau yang ditimbulkan karena pembusukan barang. Misalnya sampah dapur yang telah lama tidak dibuang biasanya akan menimbulkan bau yang menusuk hidung. Atau bisa juga berasal dari limbah cair seperti saluran air westafel yang tersumbat alirannya lama-kelamaan akan air yang tergenang tersebut bisa menimbulkan efek bau yang tidak enak, selanjutnya dari air selokan di sekitar  rumah yang telah berwarna hitam akibat dari pembuangan sampah atau limbah rumah tangga dan industri.

Penanggulan pencemaran ini bisa diawali dari rumah Anda sendiri. Yakni melalui pengelolaan sampah rumah tangga. Hal ini bisa disiasati dengan pemilahan sampah di dalam rumah, dengan menyediakan minimal dua tempat sampah untuk memisahkan sampah basah dan kering atau antara organik dan an organik dapat mengurangi pencemaran udara di dalam ruangan rumah. Melalui pemilahan sampah, Anda dapat mengidentifikasi sampah yang cepat membusuk harus dipisahkan dan cepat dibuang ke luar atau ke tempat pembuangan sampah akhir. Sedangkan untuk sampah kering yang terdiri dari kertas, plastik dan botol dapat Anda daur ulang kembali dengan membaut kerajinan atau barang-barang pakai lainnya yang bermanfaat sehingga dapat meminimalisir produksi sampah rumah tangga Anda setiap harinya.

Di samping itu sumber pencemaran udara dapat diidentifikasi karena tempat pembuangan dengan rumah jaraknya berdekatan. Misalnya Anda mempunyai tempat pembuangan sampah di luar rumah yang jaraknya dekat dengan jendela kamar, maka itu akan mengganggu penciuman Anda saat membuka jendela. Apalagi jika Anda sering membakar sampah di sana maka karbondioksida dari asap pembakaran akan menyebar masuk ke dalam rumah sehingga menimbulkan udara yang pengap di dalam ruangan. Selain tempat sampah dan pembakaran yang terlalu dekat dengan rumah, sumber pencemaran bisa diidentifikasi karena jarak septic tank dan pembuangan limbah cair dapur dengan rumah agak berdekatan sehingga menimbulkan udara yang tidak segar untuk dihirup.

Di samping itu, yang paling berbahaya adalah jarak septic tank dan tempat limbah cair dapur jaraknya sangat dekat dengan sumur resapan air bersih. Dikhawatirkan dengan jarak yang dekat seperti itu akan terjadi migrasi bakteri atau kuman lainnya dari tempat pembuangan limbah dan septic tank ke daerah resapan air bersih. Jarak minimal membangun sumur air bersih dengan tempat pembuangan adalah 3 meter.

Hal terpenting lainnya di samping memastikan sumber pencemaran, rumah sehat pun harus memiliki struktur bangunan yang dapat menjamin terjadinya sirkulasi udara yang lancar, seperti adanya ventilasi udara, bukaan atap yang ideal, atau sistem pencahayaan yang proporsional karena struktur bangunan berupa sirkulasi dan sanitasi juga dapat menunjang arus pencemaran pergi dari rumah Anda. Dengan begitu, rumah yang sehat tidak memerlukan biaya yang mahal, Anda dan keluarga bisa melakukan identifikasi pencemaran di rumah secara bersama-sama.
Artikel Lainnya :