Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Teknik Pencahayaan Dalam Ruang atau Rumah agar Lebih Indah

Teknik Pencahayaan Dalam Ruang atau Rumah agar Lebih Indah
Di setiap rumah pasti membutuhkan pencahayaan untuk kelancaran kegiatan yang dilakukan oleh penghuni rumah tersebut. Secara umum ada dua jenis pencahayaan untuk rumah yaitu alami dan buatan . Untuk yang alami kita mengandalkan sinar matahari. Sedangkan untuk yang buatan pada umumnya menggunakan lampu listrik.

Berbeda dengan pencahayaan alami, pencahayaan buatan dengan listrik harus dibuat dengan lebih seksama, terutama untuk perhitungan mengenai lokasi pemasangan lampu, fungsi pencahayaan, serta warna lampu dan jenis yang mau digunakan.

Khusus untuk lokasi pemasangan, sebaiknya hal ini telah ditentukan sebelum rumah jadi. Karena kita bisa memasang kabel-kabel yang diperlukan ke dalam dinding tembok sebelum tembok itu diplester. Sehingga nantinya kabel tersebut bisa tersembunyi dan tidak terlihat sehingga nilai estetika ruang juga tidak terganggu.

Selain itu, setiap lokasi yang berbeda akan memberi efek pencahayaan yang berlainan pula. Karena itulah penempatan lokasi juga perlu memperhitungan keberadaan dari dinding, perabot ruang yang ada maupun posisi plafon yang ada di atas. Karena bidang-bidang ini akan menjadi media pantulan cahaya yang muncul dari lampu.

Dari sini kita bisa memilih efek dan arah cahaya yang sesuai dengan yang dibutuhkan atau diinginkan. Apakah mau ke atas, bawah samping, belakan, depan, semua tergantung dari obyek pencahayaan yang dituju.

Setelah lokasi sudah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah memilih jenis lampu dan warna yang digunakan. Untuk menentukannya perlu memperhatikan fungsi dari ruang-ruang yang akan diberi lampu. Karena setiap ruang punya kebutuhan pencahayaan yang berbeda-beda.

Misalnya untuk ruang tamu, maka pilihlah lampu yang efek cahayanya dapat memperkuat karakter warna cat dinding yang digunakan. Misalnya jika warna dinding ruang tersebut adalah krem. Maka pilihlah lampu jenis bohlam bundar yang menghasilkan warna putih lembut, bukan putih terang.

Jangan sekali-kali menggunakan lampu bohlam yang menghasilkan warna kuning, karena efek lampu ini justru akan memudarkan warna krem di dinding.

Kemudian untuk ruang keluarga, yang paling bagus adalah menggunakan sistem penerangan umum atau general lighting. Namun agar terlihat indah dalam ruang ini juga bisa ditambahi dengan lampu berdiri (standing lamp) pada sudut-sudut tertentu.

Untuk ruang makan, sistem pencahayaan dekoratif yang dipadu dengan pencahayaan umum adalah pilihan yang paling tepat. Kerena dengan memadukan dua sistem ini selain ruang bisa menjadi lebih indah, suasana yang tercipta dari efek pencahaayan ini juga bisa menimbulkan gairah untuk menikmati santapan. Pilihlah lampu yang menimbulkan efek warna kuning sehingga kesan akrab dan hangat juga bisa muncul.

Untuk dapur, yang paling utama adalah penerangan lampu yang cukup terang terutama pada plafon. Karena kegiatan memasak perlu penerangan yang cukup. Namun agar bisa punya nilai artistik, di dalam dapur tersebut bisa dipasang lampu downlight yang diletakan pada kabinet, sehingga efek cahaya yang muncul dari lampu ini akan memperindah tampilan kitchen set yang ada.

Kemudian untuk ruang tidur, karena merupakan ruang yang paling privacy dan lebih sering digunakan untuk istirahat, maka ciptakan efek pencahyaan yang bisa menimbulkan kesan sejuk dan romantis. Untuk lampunya pilihlah yang warnanya kuning lembut. Dan untuk membercantik ruang, bisa ditaruh dua lampu duduk di sebelah kiri dan kanan ranjang.

Hal terakhir yang perlu diperhatikan agar bisa mengatur efek pencahayaan secara lebih maksimal adalah, gunakan jenis lampu  yang tingkat pencahayaannya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan (dimmer). Selain itu dengan menggunakan lampu ini, kita juga bisa melakukan penghematan energi listrik.
Artikel Lainnya :