Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Teknik Membuat dan Menentukan Desain Fasad pada Rumah

Teknik Membuat dan Menentukan Desain Fasad pada Rumah
Fasad atau fasade adalah bagian dari rumah yang letaknya di depan. Sehingga ketika ada orang yang melihat maka kesan pertama yang muncul juga berasal dari sini. Karena itulah banyak orang yang berpendapat jika fasad merupakan karakter utama dari suatu bangunan rumah. Hal ini juga berhubungan dengan identitas atau kepribadian dan selera dari penghuninya.

Karena itulah agar bisa menimbulkan kesan yang baik, maka dalam pembuatan desain fasad selain memperhatikan nilai seni dan estetika juga perlu memperhitungkan kondisi lingkungan dan iklim alam sekitar. Selain itu dengan membuat desain fasad yang tepat, akan membuat penghuni rumah menjadi lebih nyaman.

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika membuat desain fasad adalah harus menyesuaikan dengan konsep bangunan rumah yang dibuat. Jangan membuat desain fasad yang temanya berlainan dengan konsep desain rumah. Karena fasad adalah merupakan satu kesatuan dari bangunan rumah yang utuh, tidak terpisah-pisah.

Untuk lingkungan atau keadaan alam, yang mesti diperhitungkan adalah arah sinar matahari. Usahakan agar bentuk fasad yang dibuat nantinya tidak akan menghalangi sinar matahari yang masuk ke dalam rumah. Namun juga diusahakan agar sinar yang masuk tersebut bisa diatur sedemikian rupa agar sinar yang panas dan terik (terutama pada siang hari) tidak masuk semua.

Pengaturan masuknya sinar matahari ini berhubungan dengan perabot yang ada di dalam ruang rumah. Karena sinar matahari yang terlalu kuat akan membuat keawetan dari perabot-perabot tersebut jadi berkurang, terutama untuk warna.

Hal lain yang juga tidak boleh dilupakan adalah angin yang masuk. Desain fasad yang baik adalah desain yang tidak menghalangi masuknya udara segar ke dalam rumah. Kecuali jika rumah tersebut berlokasi di daerah yang punya tingkat polusi yang tinggi. Maka lebih baik menggunakan desain fasad yang lebih tertutup.

Setelah membuat perhitungan dengan keadaan alam, maka tentukan pula bahan dan material yang mau digunakan. Biasanya fasad menggunakan bahan yang juga sama dengan bahan yang digunakan untuk membuat bangunan rumah. Namun agar bisa membuat tampilan fasad menjadi lebih bernilai, pada dinding fasad bisa diberi tambahan. Misalnya keramik atau aneka jenis batu. Teknik penempelan bahan ini juga harus memperhitungkan posisi dan ukuran yang tepat agar bisa menimbulkan kesan menyatu dengan desain rumah.

Dari sini kemudian pekerjaan desain dilanjutkan dengan memberi warna pada fasad. Sebagai mana diketahui, setiap warna pasti menimbulkan kesan-kesan tertentu termasuk pada fasad. Karena itu agar tampilan fasad bisa semakin elok dan nyaman untuk dipandang, maka pemilihan warna untuk fasad harus mengetahui efek yang ditimbulkan dari munculnya suatu warna.

Jika menginginkan agar fasad bisa memunculkan kesan yang lembut dan romantis, maka pilihlah warna yang juga lembut sepertu ungu, pink atau abu-abu. Namun jika kesan damai yang ingin ditonjolkan, warna biru atau hijau bisa menjadi pilihan yang tepat.

Sedangkan warna merah paling cocok digunakan untuk mereka yang punya pribadi yang berani dan hangat. Lalu untuk yang punya sifat ceria bisa memilih warna kuning.

Namun jika tidak mau repot untuk mengakomodasi warna sesuai dengan kesan dan  karakter yang ingin dimunculkan, maka pilihlah warna yang paling netral yaitu putih. Karena warna putih bisa menimbulkan banyak presepsi, tergantung dari sudut mana orang memandang warna itu.

Selain pilihan warna, agar nilai artistik pada fasad bisa muncul dengan lebih maksimal, maka diperlukan teknik pencahayaan pula. Pemilihan sistem pencahayaan atau lighting yang bagus pada fasad akan menjadikan tampilan fasad menjadi lebih menarik, khususnya pada waktu malam hari. Bahkan jika mampu menggabungkan antara nilai estetika dan fungsi maka bukan hanya nilai seninya yang makin menjulang, namun juga fasad akan punya karakter yang lebih kuat pada lingkungan sekitarnya.
Artikel Lainnya :