Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Memilih Aksesoris, Elemen Penting Pendukung Estetis Interior Rumah

Memilih Aksesoris, Elemen Penting Pendukung Estetis Interior Rumah
Pada penataan ruang untuk umum, sentuhan personal yang bernilai estetis pada interior mungkin kurang begitu terasa. Tetapi untuk rumah tinggal atau instansi tertentu ruangan dengan sentuhan nilai seni sangat diperlukan, sesuatu yang khas dan bisa dianggap mewakili, menjiwai, atau menonjolkan citra sesuai dengan latar belakang pemilik atau pemakai ruang.

Banyak faktor yang menjadi sebuah pendukung untuk menghadirkan rasa, jiwa dan citra tersendiri pada sebuah rumah sesuai dengan karakter dan keinginan sang pemilik rumah. Salah satunya adalah elemen estetis yang dipakai untuk menonjolkan sentuhan yang ingin diperlihatkan. Elemen estetis ini bisa berupa hal yang bersifat pribadi atau umum, seperti warna, bentuk, ukiran ataupun relief yang terdapat pada elemen estetis tersebut. Bisa juga diterapkan pada fisik ruangan, komponen interior, maupun aksesori yang berfungsi sebagai elemen estetis pendukung interior.

Pada umumnya hiasan yang menjadi elemen estetis memiliki nilai tersendiri, tetapi dalam pemilihan dan peletakannya pun tidak bisa sembarangan, ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika ingin memilih dan menata peletakannya di dalam rumah.

Jangan sampai hiasan yang berniali seni tinggi justru menjadi tidak optimal perannya di dalm ruangan hanya karena pemilihan yang tidak sesuai dan peletakan yang kurang tepat di rumah anda, yang akhirnya justru akan menimbulkan kesan janggal.

Aksesori merupakan salah satu unsur interior yang paling terakhir dipikirkan. Umumnya, dalam pemilihan dan penataan aksesori, pemilik atau pemakai ruang yang memiliki peran penting. Peletakan yang tepat juga dipengaruhi oleh seberapa besar jiwa seni seseorang dalam dirinya.

Beberapa hal berikut ini mungkin harus anda pertimbangkan dalam memilih aksesoris yang ingin anda pakai.
a. Hal pertama yang penting untuk diperhatikan saat memilih aksesoris adalah tema, gaya, ukuran, jumlah dan warna yang diinginkan. Anda tidak selalu harus memilih aksesoris yang sama persis dengan perabot lain yang ada di rumah anda. Sah-sah saja ketika dalam pemilihan warna atau gaya anda memilih berbeda, namun harus tetap ada benang merah antara aksesoris yang anda pilih dengan tema yang di usung rumah anda.
Misalnya rumah anda memakai gaya arsitektur minmalis modern, lalu anda ingin menambahkan aksesoris dengan gaya etnik atau tradisional, itu tidak menjadi masalah jika anda melakukan pemilihan dan penempatan yang sesuai. Bila Anda memiliki warna-warna favorit yang sedikit mencolok, bisa tetap menampilkannya sebagai aksen dalam ruang. Tentu saja warna itu tetap harus diatur komposisi dan intensitas warnanya supaya tak terlalu mendominasi keseluruhan bidang.

b. Sesuaikan jumlah dan ukuran aksesoris dengan ruang yang anda miliki.
Aksesoris sebaiknya tidak berukuran terlalu besar, karena fungsinya hanya sebagai pendukung elemen estetis. Terkecuali jika anda ingin menjadikan suatu hiasan sebagai ikon rumah anda sehingga bisa berukuran besar untuk lebih menonjolkan karakter yang ingin anda tampilkan.
Selain ukuran, jumlah aksesoris yang ingin anda simpan di dalam suatu ruangan juga harus ditentukan. Apakah anda ingin menempatkan beberapa aksesoris yang sama di dalam satu ruangan? Kalaupun ya, anda harus menentukan berapa jumlahnya.

Jumlah dan ukuran aksesoris memang penting dalam menentukan keindahan suatu ruangan, tetapi perlu diperhatikan juga fungsi dari aksesoris yang ingin anda pasang, apakah murni sebagai elemen estetis atau ada fungsi lain yang bisa digunakan. Seperti asbak misalnya, aksesoris itu memang mempunyai peran untuk tempat abu rokok, jadi seharusnya diletakan di atas meja dan tidak pantas bila meletakannya di dalam lemari kaca karena akan tidak sesuai dengan fungsi utamanya.

Yang terakhir adalah rasa dan selera. Tak ada patokan khusus untuk menata aksesoris pada ruang yang anda miliki, namun bila anda merasa kurang yakin dengan apa yang anda lakukan, tidak ada salahnya anda meminta bantuan orang yang lebih berkompeten dalam hal itu.
Artikel Lainnya :