Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Lantai dan Dinding Rumah yang Bersih Mencerminkan Jiwa Pemilik Rumah

Lantai dan Dinding Rumah yang Bersih Mencerminkan Jiwa Pemilik Rumah

Rumah adalah cermin kepribadian sang pemiliknya, rumah juga bisa menjadi tempat mengekspresikan jiwa pemiliknya, jadi sangat perlu merawat rumah karena hal itu memberi  kesan pertama tentang orang yang punya rumah, jika rumahnya rapi dan bersih tentu orang lain akan menilai baik juga kepribadian sang pemilik rumah, begitupun sebaliknya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat rumah akan diuraikan pada tulisan dibawah ini :

1. Pengecatan dinding agar tidak mudah mengelupas

Cat rumah mungkin hal pertama ketika orang lain melihat rumah yang kita tinggali, jika cat nya banyak mengelupas tentu saja akan mengurangi nilai estetika dari rumah itu sendiri. Maka dari itu yang perlu diperhatikan ketika kita akan mengecat rumah agar tidak mudah mengelupas adalah penggunaan plamur. Seringkali kita menggunakan plamur sebagai lapisan dasar sebelum pengecatan, padahal bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat, sehingga lapisan cat akan mudah terkelupas jika kita menggunakan plamur secara berlebihan, gunakanlah plamur hanya untuk melapisi retakan halus pada dinding. Hal lainnya yang perlu diperhatikan sebelum mengecat rumah adalah waktunya, hindari pengecatan saat hujan, karena akan butuh waktu lama lapisan cat untuk mengering. Pengecatan pada saat matahari terik juga kurang bagus, dengan begitu lapisan cat bagian luarakan lebih cepat mengering daripada bagian dalam, dan itu bisa berpotensi lapisan cat menjadi retak-retak, menggelembung atau mengelupas. Pilihlah waktu yang tepat dalam melakukan pengecatan, yaitu ketika kondisi kering tetapi matahari juga tidak terlalu terik.

2. Perbaikan lantai yang lembab dan basah

Asal sudah diketahui penyebabnya, perbaikan pada lantai yang lembab dan basah sebenarnya sangat mudah dilakukan. Apabila penyebanya dalah resapan air dari nat, maka kita hanya perlu menutup nat dengan lapisan kedap air. Jika lapisan lantai yang lembab tidak kedap air maka kita perlu membongkar lapisan tadi sampai ke dasar urugan pasir, lalu lapisi dengan lapisan plastik dan dilapisi kembali dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir, setebal 3 cm, dan lantai siap dipasang kembali.

3. Membersihkan kamar mandi

Lantai dan juga bak kamar mandi yang berkerak berwarna kuning kecoklatan dapat dibersihkan dengan cara berikut ini :  Kerak digosok dengan batu apung dan air sabun, lalu dibilas dengan air bersih. Gunakan citroenzuur atau asam sitrat sering juga orang menyebutnya sitrun berupa bubuk berwarna putih bisa kita peroleh di toko-toko kue, asam sitrat ditaburkan pada seluruh lantai, dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan selama satu jam sampai asam sitrat tersebut bereaksi. lalu disikat dan bilas dengan air sampai benar-benar bersih,  keringkan dengan lap kering.

4. Merawat Kusen pintu dan jendela dari kayu

Kayu merupakan material yang bisa mengalami kelapukan karena dimakan rayap, untuk meminimalisirnya sebelum pengecatan kita bisa memakai campuran oli dan solar dengan perbandingan 3 : 1. Campuran tersebut di oleskan dengan merata ke permukaan kusen pintu atau jendela, biarkan sampai mengering baru lakukan pengecatan, bisa juga dengan mengoleskan obat anti jamur yang banyak dijual di toko sebelum melakukan pengecatan.

5. Memperbaiki keramik yang lepas atau retak

Keramik yang retak bisa disebabkan karena pembuatan dasar untuk memasang keramik tidak rata, sehingga ada ruang kosong, hal itu menyebabkan keramik retak karena saat ada beban di atasnya, bagian bawah lapisan untuk keramik ada rongga hingga kurang maksimal dalam menopang keramik. Jika hanya retak saja, keramik bisa di congkel dan dilepas dengan hati-hati agar tidak menyebabkan keramik di sekitarnya ikut retak, lalu nat dikorek dengan benda tajam, setelah itu bongkar bagian lapisan dasar keramik dan ganti dengan lapisan dasar yang baru, lalu keramik pengganti dapat dipasang kembali.

6. Basmi jamur di rumah

Untuk mengatasi serangan jamur ringan bisa menggunakan cuka, cairan disinfektan atau fungisida (anti jamur). Caranya, basahi kain lap dengan cuka lalu disapukan pada bagian yang terserang jamur dengan perlahan, ulangi beberapa kali dengan mengganti lap yang baru. Penggunaan sikat tidak disarankan karena bisa menyebabkan spora dari jamur tersebut beterbangan kemana-mana. Jika serangan jamur sudah cukup parah, segera bersihkan bagian yang kena jamur lau lakukan pengecatan ulang. Jaga sistem sanitasi di rumah anda agar penyebaran jamur bisa di minimalisir.

Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :