Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menghidupkan Suasana Rumah dengan Pagar Hidup

Menghidupkan Suasana Rumah dengan Pagar Hidup
Pagar rumah adalah pembatas antara rumah dan jalan atau wilayah lain. Posisinya yang berada di garis depan rumah tentu akan menjadi salah satu elemen yang mempercantik rumah. Material tembok, besi, stainless atau bahan metal lainnya menjadi bahan umum untuk dipakai sebagai pagar, lalu bagaimana dengan tanaman? Ya, pagar yang terbuat dari kumpulan tanaman yang ditata sedemikian rupa hingga membentuk suatu objek untuk memagari rumah sering disebut pagar hidup atau pagar tanaman. Berbeda dari pagar yang terbuat dari besi atau material logam lainnya, pagar hidup ini tumbuh dan semakin besar, jadi diperlukan perawatan yang berbeda. Pagar hidup juga akan lebih terlihat lembut dan menyatu apabila dipadukan dengan taman.

Tanaman yang biasa digunakan untuk membuat pagar hidup ini biasanya berasal dari tanaman jenis perdu, di Indonesia yang beriklim tropis banyak dijumpai tanaman perdu dengan berbagai jenis. Tapi pada umumnya tanaman yang paling sering digunakan yaitu teh-tehan karena teksturnya lembut, daunnya lebat dan mudah dibentuk. Ada juga tanaman jenis lainnya yang umu digunakan untuk pagar hidup seperti soka, keramunting, bunga sepatu dan lainnya.

Kelebihan dari pagar hidup ini adalah bisa kita kreasikan menurut keinginan kita, mau dibentuk seperti apa atau tinggi rendahnya pun bisa kita atur sesring mungkin. Selain itu pagar hidup akan memberi manfaat dalam menjaga kesegaran atmosfir di sekitar rumah, karena fungsi tanaman bisa menyerap racun yang ada di udara.
Kekurangannya ialah tidak maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai salah satu elemen keamanan rumah, karena siapapun dapat dengan mudah menerobos pagar hidup ini. Tapi hal itu bisa disiasati, karena sifatnya yang semi permanent, sebaiknya pagar hidup juga dikombinasikan dengan material logam , hal ini untuk menyempurnakan fungsi utama pagar yaitu sebagai pengaman rumah.

Dalam hal perawatan, pagar hidup juga membutuhkan perhatian yang lebih. Karena tanaman adalah makhluk hidup jadi kita perlu merawatnya dengan baik agar tetap tumbuh subur. Lakukan pemangkasan berkala guna menghindari tanaman yang tumbuh dengan liar, yang akan mengurangi nilai estetikanya.

Bentuk pagar dan jenis tanaman yang dipilih harus dinamis dengan konsep rumah yang kita gunakan agar terlihat lebih harmonis secara keseluruhan. Misalnya untuk rumah tropis, bisa dipilih tanaman berbunga indah seperti bunga sepatu dan kemuning atau tanaman berdaun seperti puring. Sementara itu untuk rumah modern, bisa dipilih tanaman yang simpel, seperti jenis bambu-bambuan. 

Tinggi dan rendahnya tanaman yang digunakan sebagai pagar bisa mencerminkan kepribadian pemilik rumah, jika tanamannya dipangkas rendah maka penilaian orang terhadap pemilik rumah juga tidak jauh berbeda, yaitu rendah hati dan suka bersosialisasi, berbeda jika pagarnya tinggi anggapan orang terhadap pemilik rumah cenderung lebih tertutup dan tidak mau diganggu kehidupan pribadinya.

Menggunakan tanaman sebagai pagar tentu saja akan membuat rumah anda terlihat lebih unik daripada menggunakan material logam atau tembok yang sudah umum. Pagar hidup juga akan berpengaru terhadap persediaan air tanah di sekitar rumah, karena saat air hujan turun, daun-daun pagar hidup akan menahannya terlebih dahulu, sehingga saat air terjatuh ke tanah peresapannya akan lebih maksimal.
Artikel Lainnya :