Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen
Pembangunan apartemen di kota-kota besar sangat marak belakangn ini, hal ini disebabkan semakin menyempitnya lahan di perkotaan, sedangkan kebutuhan akan tempat tinggal terus meningkat setiap waktu. Karena pada umumnya apartemen dibangun secara vertical hingga tidak membutuhkan lahan yang luas dibandingkan dengan membangun perumahan yang konvensional.

Beberapa keuntungan tinggal di apartemen memang lebih memudahkan penghuninya dalam beraktifitas.

Kemacetan sudah menjadi hal lumrah di perkotaan, dan apartemen biasanya dibangun dekat dengan pusat-pusat aktifitas sehari-hari seperi pertokoan, perkantoran, sekolah dan yang lainnya. Sehingga pemilihan konsumen pada apartemen pun kian meningkat untuk lebih mengefisienkan waktu. Unit apartemen biasanya tidak terlalu besar, sehingga waktu dan energi yang diperlukan untuk membersihkan ruangan tidak terlalu banyak. Mereka juga tidak direpotkan untuk mengurus taman, sarana pembuangan, air, atau sirkulasi udara karena sudah ada pengelola yang bertanggung jawab akan hal itu.

Keamanan di apartemen bisa dikatakan sangat baik, karena selama 24 jam selalu dipantau dengan CCTV, sehingga penghuni akan merasa lebih tenang ketika harus meninggalkan unit dalm keadaan kosong. Ini menjadi hal yang sangat penting, karena masyarakat diperkotaan umumnya lebih banyak menghabiskan waktu di luar dalam beraktifitas, seperti bekerja dan lainnya. Fasilitas yang lengkap untuk keperluan sehari-hari ada di apartemen. Sarana kebugaran seperti fitness center, kolam renang, jogging track, ataupun sarana hiburan dan rekreasi serta pusat perbelanjaan seperti, minimarket, restoran, cafe, dan fasilitas lainnya akan membuat penghuni apartemen tidak perlu pergi terlalu jauh untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Tetapi selain keuntungan-keuntungan di atas, ternyata tinggal di apartemen juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya kita harus membayar biaya perawatan (maintenance fee) atau service charge setiap bulannya. Biaya ini untuk membayar penggunaan listrik di tempat umum, lift, kebersihan tempat umum, biaya keamanan, kebersihan, dan yang lainnya, dan perhitungan pembayarannya tiap per meter persegi unit yang dimiliki.

Tinggal di apartemen juga tidak seperti tinggal di rumah pada umumnya, karena terikat dengan aturan-aturan pengelola seperti membawa hewan peliharaan. Bagi anda yang suka memelihara tanaman juga tidak bebas untuk menanam tumbuhan karena terbatasnya lahan. Agar tidak mengganggu penghuni lain, anda harus memiliki tenggang rasa dengan tidak menyalakn volume musik, radio atau tv secara berlebihan, karena antara satu unit dengan unit lainnya berjarak sangat dekat.

Tingkat sosial akan sangat rendah jika anda tinggal di apartemen, karena unit yang dibangun sangat menjaga privasi, dan juga kesibukan masing-masing penghuni sehingga sosialisasi dengan penghuni lainnya akan sangat minim. Hal itu berakibat pada keakraban dan rasa tolong mrnolong sesame penghuni apartemen akan sangat berkurang.

Dari nilai investasi pun memiliki partemen akan sangat jauh jika dibandingkan memiliki rumah hunian pada umumnya, harga jualnya akan lebih rendah dibandingkan harga jual sebuah rumah, karena semakin sedikitnya lahan untuk pemukiman sehingga harga tanah akan lebih mahal.

Untuk itu pandai-pandailah memilih apartemen, jika anda sangat berminat memiliki apartemen, cobalah cari tahu informasi sebanyak mungkin tentang tempat parkir, sistem keamanan, sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran, ketersediaan air, dan hal lainnya yang disediakan oleh pengelola apartemen. Dengan segala kelebihan dan kekuranganya, anda sendiri bisa memutuskan untuk memiliki apartemen atau lebih memilih perumahan biasa.
Artikel Lainnya :