Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Langkah-langkah yang Harus Dipertimbangkan sebelum Melakukan Renovasi Rumah

Langkah-langkah yang Harus Dipertimbangkan sebelum Melakukan Renovasi Rumah
Melakukan renovasi besar ataupun renovasi kecil sebenarnya adalah hal yang relatif. Kategori renovasi besar atau kecil itu tergantung dari penilaian masing-masing. Yang terpenting sebelum melakukan renovasi adalah tentukan out put nya, tentukan hasil apa yang Anda inginkan dari perubahan tersebut, tentukan kebutuhan-kebutuhan yang akan diakomodir dari perubahan tersebut. Banyak orang melakukan renovasi karena bosan dengan rumah yang sering mereka tinggali tersebut atau karena memiliki uang lebih makan mereka melakukan renovasi. Alhasil hasil renovasi rumah tersebut hanya terkesan tambal sulam dan tidak memberikan hasil maksimal.

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan sebelum memutuskan untuk melakukan merenovasi rumah tinggal Anda:

1.Buat daftar kebutuhan renovasi. Seringkali ketika kita melakukan renovasi terhadap suatu bagian saja, namun ternyata malah merembet kemana-mana. Untuk itu, sebelum bertindak buatlah daftar apa -apa saja perlu untuk direnovasi. seperti misalnya;
- melakukan renovasi pada pondasi, karena permukaan tanah jelek, kondisi pondasi mengalami penurunan, dsb.
- renovasi pada ventilasi udara, karena ruang di tengah rumah pengap dan sirkulasi udara tidak mengalir secara sempurna, dsb.
- melakukan sambungan listrik, karena adanya penumpukan stop kontak, karena sambungan listrik sebelumnya tidak teratur dan bercampur.
- merenovasi lantai, plafon, dinding karena sudah retak-retak, warna cat kusam, berjamur, dsb.
- kamar tidur hendak diperluas dengan menjebol gudang, dsb.
dan masih banyak lagi hal lainnya yang perlu Anda buatkan list hal-hal yang perlu direnovasi sesuai dengan kebutuhan Anda.

2.Diskusikan dengan seluruh anggota keluarga atau penghuni rumah, libatkan mereka dalam proses perancangan renovasi tersebut. Apabila mereka  telah mendukung Anda melakukan renovasi rumah, maka mereka akan memberikan komitmen penuh dan tidak akan terjadi keluhan-keluhan terhadap perubahan yeng terjadi pada rumah yang Anda renovasi tersebut.

3.Rancang renovasi sedetil mungkin, buatkan list nya, analisa biaya dan hal-hal yang berkaitan dengan pembekakan biaya renovasi. Buat pula tahapan-tahapan yan perlu dilakukan dalam merenovasi, hal ini cukup penting karena ada beberapa hal yang apabila dilakukan sesuai dengan tahapan-tahapan semestinya akan lebih efekti dan efisien, dan bisa jadi mencegah timbulnya perembetan renovasi menjadi banyak hal-hal lainnya. Akan lebih baik apabila Anda melibatkan orang lain yang lebih berpengalaman dalam bidang rumah untuk membantu Anda melakukan analisa ini, sehingga ada saran-saran dan cross check terhadap hal-hal yang luput dari pemikiran Anda.

4.Manfaatkan material bekas, asal tidak mempengaruhi kekuatan struktur dan estetika. Banyak kayu-kayu bekas yang masih bagus untuk digunakan, pintar-pintar kita saja yang mengolahnya. Begitupula dengan furniture atau dekorasi interior, Anda dapat hunting pernak pernik interior yang unik dan sesuai dengan keinginan Anda dengan harga miring apabila Anda dapat memanfaatkan lelang atau interior second yang masih layak pakai. Namun, Anda perlu jeli untuk memilihnya.

5.Apabila Anda tinggal di perumahan dengan tata aturan tertentu, maka ada baiknya konsultasi dan komunikasikan renovasi yang akan Anda lakukan tersebut dengan pihak pengembang. Ada beberapa perubahan yang biasanya tidak boleh dilakukan pada perumahan, seperti misalnya desain fasad dan sebagainya. Apabila Anda tinggal di Bali, ada beberapa tata aturan yang mengikat terhadap bangunan rumah. Misalnya, ukuran tertentu untuk sempadan, jadi Anda jangan membangun ruang tambahan dan mengurangi sempadan yang sudah ditentukan. Dan masih banyak lagi tata aturan lainnya yang alangkah baiknya apabila Anda pelajari dahulu sebelum melakukan renovasi.

6.Tidak jarang kita salah melakukan renovasi. Misalnya memperbesar jendela dan bukaan ruangan namun tak memperhatikan bahwa hembusan angin di sekitar rumah kita arahnya menuju rumah dan apabila kita memiliki ventilasi besar/lebar maka angin akan berhembus masuk berlebihan ke dalam ruangan. Atau misalnya kita melakukan penyambungan pipa bocor, namun ternyata berakibat fatal karena sambungan yang kita lakukan itu bukanlah hal yang tepat malah menyebabkan rembesan air baru. Hal-hal seperti ini harus diperhatikan pula sebelum merenovasi.

7.Pilihlah konsultan arsitek dan kontraktor yang professional dan berpengalaman. Mereka akan membantu Anda menemukan dan mengatasi permasalahan Anda dengan tepat dan efisien.
Artikel Lainnya :