Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Persiapan Penting Sebelum Membangun Rumah

Persiapan Penting Sebelum Membangun Rumah
Hal terpenting sebelum memutuskan untuk membangun rumah adalah persiapan dan perencanaan yang matang. Dengan begitu, setiap proses yang dilalui dalam langkah-langkah pembangunan akan berjalan dengan mulus. Masalah finansial akan selalu menjadi bahasan pertama dalam perencanaan pembangunan sekaligus menjadi persiapan penting sebelum membangun rumah. Agar finansial yang tersedia bisa teralokasi dengan efisien, maka libatkan jasa arsitek dalam persiapan pembangunan rumah. karena arsitek lebih mengetahui seluk beluk tentang material bangunan baik itu harga maupun kualitasnya.

Dengan melibatkan arsitek dalam persiapan membangun rumah ada beberapa kemudahan yang dapat membantu Anda melangkah mewujudkan rumah impian. Namun ada persiapan yang harus dirancang oleh Anda sendiri sebagai pemilik rumah yang nantinya diajukan sebagai bahan bandingan kepada pihak arsitek. Persiapan tersebut yaitu mengumpulkan referensi mengenai harga tanah,bahan bangunan dan model rumah yang diinginkan. Informasi tersebut dapat diperoleh dari majalah, surat kabar, atau melalui internet.

Saat mempersiapkan tahapan pertama yaitu harus membeli tanah atau lahan  yang akan menjadi landasan berdirinya bangunan, yang harus diperhatikan adalah surat legalitas dari tanah tersebut. Apakah statusnya tanah sengketa, tanah pemerintah, atau tanah perorangan. Hal tersebut perlu ditelusuri untuk kenyamanan ke depannya. Karena tidak menutup kemungkinan saat ada inventarisir  pemeriksaan surat-surat tanah, ternyata lahan yang Anda dirikan bangunan adalah tanah sengketa, dan itu akan berimbas pada penggusuran bangunan dengan kata lain anda dan keluarga diusir dari rumah sendiri. Memang sangat memprihatinkan, apalagi tanah-tanah di perkotaan yang sangat rentan terhadap aksi penggusuran karena tidak adanya surat-surat tanah yang lengkap.

Selain itu, penentuan lokasi dan harga tanah harus menjadi bahan pertimbangan. Preferensi lokasi tanah harus yang mendukung aktivitas Anda, misalnya dekat dengan kantor Anda bekerja, tidak terlalu jauh dengan sekolah anak-anak, dan dekat dengan fasilitas umum lainnya seperti, pasar atau toko, rumah sakit, dan jalanan umum, serta yang paling penting yakni lokasi yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi Anda dan keluarga.

Lokasi tanah bisa berada di gang, pemukiman, pinggiran jalan, atau berada di kawasan yang terkenal prestisius yang biasanya ditinggali oleh para pejabat atau orang-orang terkemuka lainnya. Tentu lokasi tersebut akan berpengaruh terhadap harga tanah. Tanah yang berada dipinggir jalan akan lebih mahal dibandingkan dengan harga tanah di dalam gang. Maka pertimbangkan aspek tersebut dengan melihat kebutuhan aktivitas keluarga.

Setelah memastikan lokasi dan  lahan yang hendak Anda beli merupakan tanah yang bersertifikat resmi dari pemerintah, maka langkah persiapan ke dua  yaitu mengurus surat izin mendirikan bangunan (IMB), agar bangunan rumah yang berdiri nantinya tidak menuai masalah dari masyarakat sekitar. Misalnya rumah yang dibangun tidak mengganggu fasilitas umum seperti jalanan umum, dan tidak menghalangi saluran air.

Langkah ketiga dalam persiapan membangun rumah yaitu mencari informasi mengenai harga material dan interior rumah melalui berbagai referensi sumber yang Anda percaya. Hal ini perlu Anda lakukan agar alokasi dana pembangunan tepat digunakan. Selanjutnya langkah keempat yaitu menentukan model rumah dan ruangan yang Anda inginkan.

Setelah melalui keempat tahapan tersebut, maka konsultasikan dengan pihak arsitek agar Anda mendapatkan evaluasi dari yang telah Anda cari dan tetapkan mengenai bahan-bahan bangunan dan model rumah. Pihak arsitek akan memvisualisasikan keinginan yang Anda harapkan dalam proses persiapan membangun rumah. Semua persiapan yang dilakukan untuk membangun rumah akan berjalan dengan lancar jika Anda konsisten dan sabar menjalani setiap proses yang dilaksanakan sehingga hasil yang didapatkan tidak melenceng dari perencanaan awal.
Artikel Lainnya :