Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Bagaimana Meninjau Perilaku Penghuni Sebelum Membangun atau Membeli Rumah

Bagaimana Meninjau Perilaku Penghuni Sebelum Membangun atau Membeli Rumah
Banyak rumah-rumah instan yang dibangun secara massal tanpa memperhatikan kebutuhan penghuninya. Sedangkan, rumah selayaknya dibangun dengan disesuaikan dengan kebutuhan, perilaku dan fungsi yang dapat dirasakan bagi penghuni rumah tersebut. Misalnya saja, rumah bagi pasangan pengantin baru yang belum membutuhkan adanya ruang anak-anak, rumah untuk pemusik, rumah untuk pelukis, rumah bagi keluarga dengan anak lebih dari 3 orang, dan sebagainya. Beberapa orang membeli rumah yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mereka membeli rumah.

Rumah-rumah tradisional termasuk contoh rumah yang memperhatikan kebutuhan penghuninya. Bahkan rumah-rumah tradisional di Jawa dan Bali menggunakan ukuran dari jengkal tangan penghuninya. Fungsi-fungsi rumah pun disesuikan dan dibangun setahap demi setahap sesuai dengan kebutuhan dan fungsi bangunan. Oleh karennya banyak bangunan tradisional menjadi rumah rumbuh yang mengalami pembangunan terus menerus setiap ada penghuni baru.

Anda dapat mempergunakan beberapa daftar pertanyaan berikut ini sebelum membangun ataupun membeli rumah untuk dihuni:

- ORANG
1)  Berapa jumlah penghuni rumah?
2)  Siapa saja yang akan menjadi penghuni tetap di rumah tersebut?
3)  Seberapa sering menerima tamu? berapa kisaran tamu yang akan menginap di rumah?
4)  Apakah ada kemungkinan akan ada anggota tambahan yang akan tinggal di rumah (misalnya kehadiran seorang anak, dan sebgainya)?
5)  Berapa usia penghuni rumah, apakah anak-anak, dewasa atau ada orang jompo?
6)  Apakah ada penghuni yang membutuhkan perhatian khusus, seperti misalnya penyandang cacat?

- FUNGSI
1)  Ruang-ruang yang dibutuhkan difungsikan untuk apa saja?
2)  Apakah membutuhkan runagan dengan fungsi khusus seperti misalnya ruang musik, ruang melukis, ruang menyimpan koleksi, ruang menyimpan alat-alat pancing, ruang baca & perpustakaan, dan sebgaianya?

- PERHATIKAN TIAP RUANG DALAM HUNIAN
* Entrance (Pintu Masuk)
a)  Perlukah diberi pelindung terhadap cuaca di jalan/pintu masuk?
b)  Perlukan ruangan 'hall' digunakan untuk ruang penerima tamu?
c)  Apakah diperlukan gudang khusus untuk tempat menyimpan pakaian luar, areal menjemur pakaian, gudang luar yang terpisah, dan sebagainya?

* Ruang Keluarga (Ruang Duduk)
a)  Perlukan ruangan yang mencukupi untuk menata perabot?
b)  Apakah ruangan keluarga menghadap ke taman?

* Ruang Dapur
a)  Perlukah jalan masuk langsung dari dapur ke ruang makan terletak pada tinggi yang sama?
b)  Apakah permukaan meja dapur cukup baik, bebas dari gangguan dan penghalang?
c)  Mungkinkah dapur digunakan juga oleh orang-orang jompo dan penyandang cacat?

* Ruang Tidur
a)  Cukupkah ruang yang dibutuhkan untuk menata perabot termasuk tempat tidurnya?
b)  Cukupkah kamar tidur dipergunakan juga sebagai ruang belajar anak-anak, ruang bermain anak-anak, ruang hobi anak-anak, anak-anak yangs edang bermain dan sebagainya?

* Kamar Mandi
a)  Apakah kamar mandi dapat juga dipergunakan untuk memandikan bayi?
b)  Apakah kamar mandi dapat dipergunakan juga oleh orang jompo dan penyandang cacat fisik?

* Ruang tambahan
a) perlukah dibangun ruang tambahan seperti misalnya gudang, ruang pengolahan sampah, ruang jamuan pesta, dan sebagainya?

- DESAIN RUANG
1)  Apakah luas lahan yang dimiliki cukup luaskah atau terbatas untuk kebutuhan ruang yang harus dipenuhi?
2)  Apabila luas ruang terbatas, apakah perlu membangun rumah lebih dari 1 lantai?
3)  Bagaimana mengakali agar ruang-ruang dibutuhkan dapat tersedia/terakomodir dengan tapat guna? Apakah perlu membuat ruang dengan fungsi ganda, sepeti misalnya ruang keluarga digunakan untuk ruang penyimpanan koleksi atau ruang melakukan hobi (melukis, memainkan alat musik, dsb)?
4)  Perlukan membangun rumah dengan desain terbuka (sekat dinamis) sehingga mendapatkan luas ruang yang terasa lebih luas?
5)  Apabila luas lahan terlampau besar, laha tersisa tersebut akan dimanfaatkan untuk apa?
Artikel Lainnya :