Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menciptakan Keharmonisan Keluarga di Ruang Keluarga berukuran 9m2

Menciptakan Keharmonisan Keluarga di Ruang Keluarga berukuran 9m2
Bayangkan betapa bahagianya mendengar keceriaan si Kakak dan si Adik bermain-main dengan ceria di keluarga. Bayangkan setiapkali pulang kerja, ada satu ruang tempat dimana seluruh anggota keluarga berkumpul dan bercengkrama bersama sambil nonton TV atau bercerita. Bayangkan ada satu ruang di dalam rumah yang selalu membuat rindu untuk segera pulang ke rumah dan sekedar berkumpul bersama anggota keluarga yang lain sambil menikmati cemilan yang tersedia di toples meja.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keharmonisan didalam keluarga adalah poin yang banyak dicari dan diutamakan. Terutama oleh keluarga-keluarga di Indonesia yang sangat kental dengan tali silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan. Untuk itulah kebutuhan hunian yang mampu menjadi media untuk menciptakan keharmonisan kebersamaan itu sangat dibutuhkan.

Keterbatasan lahan rumah tidak menjadi halangan untuk memiliki sebuah ruang yang menjadi jantung rumah , yaitu ruang keluarga ini. Berikut ada 2 ide ruang keluarga yang dapat menjadi pilihan untuk menciptakan keharmonisan dan kenyamanan keluarga:

1. Ruang Keluarga dengan Warna Cerah Ceria akan memberikan kesan luas.
Ruang keluarga dengan luas yang hanya 9m2 pun mampu memberikan kehangatan dan keceriaan. Pilih cat dinding ruangan dengan warna kuning kunyit dan sisi lainnya dnegan warna kuning yang lebih tua (pekat) sebagai sisi yang ditonjolkan (point of view). Pilih perabot (interior) dengan warna-warna yang senada atau kontras dengan warna dinding, misalnya warna merah, orange, coklat terang, hijau, ungu, putih. Pilih perabot yang tidak terlampau besar namun cukup unik dan menarik perhatian.

Gelar karpet dengan corak yang tidak terlampau ramai agar ruangan tidak terkesan padat. Letakkan beberapa dudukan bantal besar agar dapat digunakan untuk bercengkarama lebih akrab secara lesehan. Gunakan penerangan yang cukup sehingga memberi kesan ceria dan positif. Meletakkan tanaman atau pot bunga di salah satu sudut ruangan dapat memberikan kesan kehidupan dan pertumbuhan. Pilih tanaman tropis yang dapat bertahan hidup apabila dipelihara di dalam ruangan.

Menempatkan akuarium ikan juga akan memberikan kesan kehidupan yang dinamis. Selain itu, akuarium dapat dijadikan sekat pemisah antar ruang. Akuarium juga akan membantu membuat ruangan terasa lebih luas karena sifat tranparan airnya. Pajang beberapa foto-foto anggota keluarga atau foto-foto kenangan di salah satu sudut dinsing (rak penyimpanan), dengan tatanan yang dinamis (tidak tertata teratur dan monoton).

Simpan beberapa alat mainan yang bisa dimainkan bersama-sama dengan beberapa anggota keluarga lainnya. Seperti misalnya, lego, puzzle, boneka bercerita, dll. Simpan beberapa buku bacaan ringan yang nyaman buat dibaca bersama-sama, misalnya buku novel, dongeng, cerita-cerita fiksi dan sebagainya.

2. Ruang Keluarga Alih Fungsi
Dengan luas ruang yang hanya 9m2 Anda dapat menciptakan kesan luas untuk dapat bercengkrama dengan seluruh anggota keluarga dengan cara meninggikan jendela/ventilasi ruangan. Buat jendela tinggi sebagai penyekat ruang keluarga dengan ruang luar. Tempatkan jendela tinggi ini sebagai pengganti dinding yang menghadap ke taman, kebun di rumah. Jangan yang menghadap ke arah jalan raya atau pintu luar agar memberikan suasana privasi hanya untuk berkumpulnya keluarga. Material daun jendela dapat dipilih dari bahan kayu, bambu dan lainnya.

Ruang ini dapat dialih fungsikan sebagai ruang pesta atau ruang  menjamu tamu-tamu untuk acara-acara khusus seperti misalnya acara arisan, hala-bihalal, open house, ualng tahun, dan sebagainya. Hal ini karena ruangan ini dapat menjadi ruang transisi antara ruang dalam bangunan dengan taman rumah, sehingga sangat tepat apabila difungsikan sebagai ruang perjamuan untuk acara-acara khusus semacam itu. Hal ini sangat membantu bagi Anda yang sering membuat perjamuan atau pesta di rumah sendiri.

Dekorasi interior ruangan desainlah seminimalis mungkin, jangan terlampau banyak menempatkan barang-barang. Pilih sofa yang empuk dan bukan sofa berat (dari besi/baja, kayu jati, dsb.). Letakkan barang-barang yang sekiranya fungsional untuk aktivitas bersama keluarga. Sofa, meja, rak TV + TV, dan tanaman hias ruangan sudah cukup untuk mengisi ruang keluarga ini. Hal ini dikarenakan fungsi lain tadi yaitu ruang keluarga yang dapat digunakan sebagai ruang perjamuan/pesta.














Artikel Lainnya :