Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Tips Merancang Taman Tropis di Hunian Perkotaan

Tips Merancang Taman Tropis di Hunian Perkotaan
Adalah suatu dambaan bagi penghuni rumah apabila rumah tersebut mampu memberikan ketenangan, kedamaian, harmonisasi dan kebahagiaan yang terus bergulir menghiasi hari-hari mereka di rumah tersebut. Rumah ibarat embrio kehidupan yang menjadi nutrisi kehidupan bagi para penghuninya. Salah satu unsur penting yang mendukung terciptanya harmonisasi sebuah rumah adalah adanya elemen taman. Tak bisa dipungkiri bahwa keterbatasan lahan terutama dibilangan ruang kota menjadi kendala besar untuk meiliki sepetak taman asri di rumah. Namun jangan khawatir, selalu ada solusi untuk memiliki taman mungil yang menjadi jantung rumah.

Berikut ini adalah 9 unsur yang dapat diterapkan untuk membuat taman tropis yang mempercantik rumah kita ditengah kawasan perkotaan.

1. Pilihan jenis tamanam yang akan menghiasi taman
Apabila luas lahan untuk taman tidak memungkinkan untuk ditanami tanaman-tanaman besar (pepohonan rindang), jangan berkecil hati karena banyak pilihan tanaman yang berdaun lebat dan juga spesies bunga yang membantu untuk mempercantik taman mungil di pekarangan rumah kita. Pilihlah tanaman yang sesuai dengan iklim daerah tempat tinggal kita.

Sebaiknya ketika membeli tanaman, tanyakan dengan rinci bagaimana perawatan tanaman tersebut, bagaimana tanaman tersebut akan tumbuh dan sebagainya. Hal ini agar kita dapat melakukan perencanaan matang pada desain taman kita. Sesuaikanlah bentuk tanaman, warna daun & bunga, usia tumbuh tanaman, tekstur daun dan sebagainya agar tanaman yang kita tanam di taman kta memang adalah piihan yang tepat untuk mengisi tanam mungil kita.

2. Penataan Jalan Setapak
Mekipun lahan taman terbatas, namun tetap harus membuatkan jalur untuk jalan setapak agar kita dapat melintasi keseluruhan taman tersebut tanpa menginjak-ginjak tanamannya. Jalan setapak dapat dibuat dari paving block, rerumputan yang sisi kiri & kanannya dibuat batasan penanda atau dari batu-batu untuk pijakan.

Hindari membuat jalan setapak yang lurus karena akan terkesan monoton dan tidak ada kejutan. Buat jalan setapak berliku atau melengkung agar kesan dinamis dan penuh kejutan dapat dirasakan oleh pengunjung taman.

3. Elemen kejutan di taman
Letakkan akuarium kecil, lampu taman yang tersembunyi dibalik semak-semak, kolam ikan kecil dengan gemericik air, atau patung sebagai elemen kejutan di taman kita. Pengunjung taman akan senang menemukan hal-hal berbeda yang kita letakkan secara tersembunyi diantara tanama-tanaman.

4. Ruang privacy
Selayaknya seperti ruumah, taman dapat memberikan ruang privasi bagi pemiliknya. Ada baiknya memilih tanaman yang sedikit menjulang tinggi seperti misalnya rumpun bambu untuk memberi ruang privasi pada areal hunian kita.

5. Harmonisasi dalam kesederhanaan
Hindari meletakkan terlampau banyak corak warna di taman mungil kita karena hanya akan memberikan kesan rimbun dan tak teratur.  Baik itu warna-warna dari tanaman maupun elemen pendukung taman, usahakan menggunakan setidaknya 3 warna yang senada sebagai pilihan warnanya. Misalnya, warna hijau, coklat, kuning gading, merah bata, abu-abu.

6. Fitur air yang menghidupkan suasana
Unsur air yang mengalir akan memberikan nuansa ketenangan dan flow ritmisnya kehidupan. Letakkan kolam dengan air mancur, kolam ikan, akuarium kecil, atau sekedar mangkok berisi air mengalir di suatu sudut taman.

7. Rupa dan warna yang membuat hati berdendang
Bayangkan ketika Anda memandangi taman mungil Anda dan kemudian ada berbagai elemen keindahan alami yang membuat suasana hati Anda ingin bernyanyi riang. Bayangkan apabila disuatu senja sepulang Anda bekerja mendengar sayup-sayup uara tongerek, jangkrik atau kodok yang berdendang riang di taman Anda. Bayangkan kupu-kupu, capung dan burung-burung pipit yang singgah di taman Anda sekedar untuk bercengkarama. Lalu tiba-tiba Anda bertemu dengan patung pagoda atau patung sepasang kekasih diantara rimbunan tanaman. Bayangkan semua keindahan itu terpadu indah di taman Anda.    

8. Tempat untuk duduk
Siapkan tempat duduk yang nyaman yang dapat terbuat dari batu, ataupun bangku kayu.

9. Bentuk-bentuk alami
Usahakan elemen-elemen di taman memiliki bentuk-bentuk alam yang tidak memberikan kesan bahwa itu adalah buatan manusia. Hindari membuat bentuk lancip, persegi dan semacamnya.
Artikel Lainnya :