Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mengamati Arah Perkembangan Gaya Arsitektur Rumah Indonesia di Tahun 2012

Mengamati Arah Perkembangan Gaya Arsitektur Rumah Indonesia di Tahun 2012
Rumah bukan sekedar arsitektur atau bangunan tapi juga sebagai tempat berkumpulnya sebuah keluarga dengan nyaman, tempat mengekspresikan apa yang hendak diraih dan telah dicapai oleh sang pemilik rumah itu sendiri, rumah juga bisa menjadi sebuah kebanggaan seluruh penghuninya, jadi adalah sebuah kewajaran ketika seseorang ingin mencurahkan jati dirinya ke dalam sebuah bentuk rumah yang di tempatinya.

Memasuki tahun 2012 ini tren arsitektur rumah sepertinya tidak mengalami banyak perubahan, seperti tahun-tahun sebelumnya gaya minimalis tetap menjadi primadona, hanya saja ada sedikit perubahan pada konsep minimalis itu sendiri, dikarenakan semakin banyak orang yang menyadari akan pentingnya penggunaan bahan yang ramah lingkungan, mengurangi efek rumah kaca, dan menyelaraskan hidup dengan alam maka tren green minimalis akan lebih populer.

Di Indonesia tren minimalis cenderung dipilih karena semata-mata reaksi dari kejenuhan terhadap model bangunan yang monoton, banyak ornament dan sulit dibersihkan, di sisi lain tren minimalis juga dipengaruhi gaya arsitektur dunia pada saat ini yang cenderung mengutamakan kepraktisan, sedrhana namun tidak mengurangi fungsi dasar dan nilai estetika dari rumah itu sendiri.

Sudah menjadi rahasia umum sebuah bangunan dengan gaya minimalis yang sering kita lihat di majalah luar negeri cenderung tanpa atap, konsep minimalis sendiri bukan tanpa masalah karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa dan beriklim tropis, sebenarnya penggunaan dak beton pada atap kurang cocok, dengan tingginya curah hujan penggunaan dak beton pada atap akan cepat rusak, walaupun hal itu dapat kita siasati dan menggantinya dengan menggunakan atap baja ringan, tetapi kemudian juga muncul masalah lain, yaitu suara berisik pada saat hujan.

Pada konsep green minimalis bukan hanya makna hijau secara harfiah saja dengan menanami pepohonan di sekitar rumah, tetapi juga mengimplementasikannya dalam pemakaian bahan yang ramah lingkungan untuk bangunan, seperti mengurangi penggunaan kayu, semakin banyak pepohonan ditebang maka tingkat polusi pun akan semakin meningkat karena seperti yang kita ketahui bersama pohon merupakan penyerap gas beracun CO2 dan menguraikannya menjadi O2 yang berguna untuk kelangsungan hidup manusia.

Jadi apapun konsep yang akan kita pakai untuk membangun sebuah rumah, hendaknya juga memperhatikan kelangsungan hidup lingkungan di sekitar kita, karena saat ini sebenarnya sudah banyak bahan bangunan yang diciptakan ramah lingkungan dengan tidak mengurangi fungsi dasar dan nilai estetika nya.
Artikel Lainnya :