Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Pemanfaatan Innercourt Rumah Sebagai Sumber Cahaya dan Udara

Pemanfaatan Innercourt Rumah Sebagai Sumber Cahaya dan Udara

Memiliki rumah modern yang mengadaptasi salah satu ruang pada rumah tradisional membuat tampilan rumah modern minimalis Anda akan lebih unik dan lain dari yang lain. Mensiasati tapak panjang dengan innercourt di tengah rumah membuat rumah memiliki sistem penghawaan dan pencahyaan yang maksimal. Anda tertarik?

Banyak rumah modern terinspirasi dari rumah tradisional Indonesia. Bisa dari bentuk arsitekturnya, konsep yang dianut, filosofi bangunan, dan lain-lain yang membuat sebuah rumah semakin cantik dan memiliki filosofi yang dalam. Salah satunya adalah rumah dengan desain minimalis modern ini, rumah yang mengadaptasi gaya dan konsep modern minimalis ini menggunakan prinsip serba simple, bersih, dan serba-minim.

Bentuk tapak rumah ini sempit memanjang. Bentuk tapak seperti ini akan mengingatkan kita akan tapak-tapak rumah yang berada di daerah Pecinan yang biasanya sempit dan memanjang ke belakang. Kendala utama memiliki rumah dengan tapak seperti ini adalah ruang bagian tengah dan belakang biasanya akan kesulitan mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Penghawaan udara juga sulit dicapai karena ruangan akan serupa dengan deretan gerbong kereta. Padahal pencahayaan dan penghawaan adalah hal yang utama dalam sebuah rumah dan berperan besar dalam terciptanya rumah sehat. Untuk menyiasati hal ini, Anda dapat sebuah innercourt, yaitu ruang terbuka yang berada di rumah.

Innercourt Terinspirasi dari Rumah Tradisional Bali

Keberadaan innercourt di tengah rumah memang disengaja agar ruang terbuka ini mampu menjadi jantung rumah, sekaligus sebagai pusat sumber kesehatan keluarga karena dari sinilah semua kebutuhan dan supplay udara masuk secara maksimal ke dalam rumah.

Innercourt ini terinspirasi dari rumah tradisional Bali yang biasanya terdiri dari ruang-ruang mandiri, dengan ruang terbuka di tengah-tengahnya. Di bagian depan dan belakang rumah dapat ditata ruang-ruang yang Anda butuhkan. Bagian depan lantai satu dapat Anda rancang sebagai ruang duduk. Kemudian di belakang innercourt adalah ruang makan dengan dapur terbuka. Lantai atas bagian depan adalah kamar tidur utama dengan pintu geser yang besar. Dibelakang innecourt Anda dapat merancang ruang duduk yang juga merangkap sebagai kamar tidur tamu.

Ruang-ruang ini dapat Anda rancang dengan menggunakan pintu geser kaca berukuran besar. Bila Anda membuka semua pintu kaca besar ini, maka akan menciptakan ruang seperti bale-bale yang serupa dengan bale bengong rumah Bali.

Selain untuk mendapatkan pengudaraan dan pencahayaan yang cukup, innercourt juga memberikan kesan yang lebih lega dan luas pada ruang yang memanjang. Di lantai dasar, langit-langit akan terasa lebih tinggi. Keleluasaan dan kelegaan ini akan memberikan efek psikologis yang baik kepada para penghuni.
Disamping itu keberadaan innercourt ini juga dapat memudahkan komunikasi antar seluruh penghuni rumah dengan mudah, serta menjalin kekraban antar penghuni rumah dalam sebuah forum.

Tips Penataan Ruang

• Usahakan agar kamar tidur memiliki jendela kaca yang besar serta menghadap ke arah timur sehingga maksimal dalam cahaya dan pengudaraan. Hal ini akan membuat kamar lebih sehat, dan indah.
• Dapur dibuat terbuka agar memiliki kesan luas dan mendapat supply udara yang cukup dari innercourt.
• Seluruh ornamen yang ada dan bentuk fasad terilhami dari konsep modern minimalis, sehingga Anda perlu menata interior yang sesuai.
• Tata kamar mandi dengan penataan seefisien mungkin, sehingga berkesan bersih dan nyaman.
• Anda dapat mensiasati rumah dengan tapak memanjang dengan merancang ruang terbuka di tengah tapak.

 

Artikel Lainnya :