Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Beberapa Prinsip Pembangunan Rumah Sehat

Beberapa Prinsip  Pembangunan Rumah Sehat
Rumah sehat, tentunya menjadi harapan kita semua, baik bagi pemilik dan penghuninya ataupun bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Apa saja kah yang perlu kita perhatikan untuk mewujudkan rumah sehat yang akan kita tinggali, berikut ini 5 prinsip dari rumah sehat :

1. Pencahayaan Alami
Posisi bangunan sangat berpengaruh pada pencahayaan alami ini, karena satu-satunya sumber cahaya alami adalah matahari, jadi kita tidak bisa menentukannya sendiri tetapi posisi bangunan atau rumah yang akan kita bangun lah yang harus menyesuaikan pada cahaya matahari yang nantinya akan masuk, atau jika anda terlanjur membangun rumah dengan posisi yang tidak memungkinkan masuknya cahaya matahari, anda bisa mengakalinya dengan membuat skylight, misalnya buatlah kaca transparan di langit-langit rumah anda., bisa juga dengan memasang kaca jendela transparan, ruang tanpa sekat massif dan cat ruangan berwarna putih untuk memantulkan cahaya lampu sehingga bisa menerangi ruangan dengan maksimal. Selain untuk alas an kesehatan, pencahayaan alami yang cukup juga akan banyak bermanfaat untuk menghemat listrik, kita tidak perlu menyalakan lampu untuk menerangi bagian dalam rumah, karena semuanya sudah terpenuhi oleh cahaya matahari yang masuk. Cahaya matahari bisa dimanfaatkan dengan optimal sebagai sumber cahaya alami untuk rumah sehat, dengan pedoman:

a. Orientasi Bangunan
Bangunan sebaiknya menghadap Utara-Selatan agar terhindar dari panas langsung matahari, karena bagaimanapun pentingnya sinar matahari jika terkena langsung dalam waktu terus-menerus akan berakibat kurang baik.

b. Ukuran Ruangan dan Bukaan
Agar cahaya matahari yang masuk mencukupi, dan dapat menerangi ruangan dengan maksimal, sebaiknya ukuran lebar ruangan dibuat 2 kali ukuran tinggi bukaannya.

2. Ventilasi Alami
Pada prinsipnya ventilasi alami adalah menciptakan sirkulasi udara dengan membuat lubang-lubang pada bagian dinding bangunan untuk memasukan udara segar dari luar sehingga udara panas yang ada di dalam bisa digantikan dengan baik.

3. Sistem Manajemen Limbah
Sistem manajemen limbah yang baik sangat penting demi terciptanya lingkungan rumah yang bersih dan sehat, untuk dapat menangani limbah tentu saja kita harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis smpah itu sendiri, agar memudahkan kita melakukan pembersihan, penyortiran, pengemasan serta melakukan pembuangan akhir. Kenapa harus seperti itu? Karena untuk setiap jenih limbah yang berbeda akan memerlukan penanganan yang berbeda juga, seperti adanya sampah organik dan non organic yang perlu kita pilah dan pisah ketika ingin membuangnya, dan lingkungan kita pun akan lebih sehat.

4. Penampungan Air Hujan
Untuk memanfaatkan air hujan, bisa kita tampung ke dalam kolam atau tong besar. Tentunya air hujan yang kita tampung tadi bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti menyiram tanaman mencuci mobil atau menyiram toilet, tapi perlu diperhatikan juga ketika air hujan dalam penampungan tersebut terlalu lama tersimpan biasanya akan jadi rumah nyamuk untuk bertelur dan akan sangat berbahaya bagi kesehatan anda dan keluarga, jadi solusinya anda bisa menggunakan abate ke dalam bak penampungan, atau jika media penampungan tersebut berupa kolam, anda bisa memelihara ikan di sana sebagai predator dari jentik-jentik nyamuk yang mungkin ada.

5. Lapisan Tembus Air
Halaman rumah sebaiknya tidak kita buat dengan menutupinya dengan tembok atau cor beton seluruhnya, daerah resapan air pun sangat perlu kita buat di sekitar rumah, selain untuk menghindari genangan air juga sebagai media seni sehingga rumah kita akan terlihat lebih cantik jika kita bisa mengaturnya sedemikian rupa. Kita bisa menanami rumput, grass block ataupun tanaman lain di halaman rumah, agar air dapat mengalir dan proses peresapan ke dalam tanah bisa lancar, sehingga bila semua rumah menerapkannya, maka akan tercipta lingkungan yang bebas banjir.
Artikel Lainnya :