Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Trend Desain Arsitektur Rumah 2012 : Modern Minimalis

Trend Desain Arsitektur Rumah 2012 : Modern Minimalis
Sebuah karya bangunan yang indah akan memberikan perasaan senang kepada orang yang memandangnya. Perasaan tersebut akan memberikan banyak dampak positif. Oleh karena itu, sebuah bangunan hendaknya selalu mengandung unsur keindahan agar bermanfaat bagi orang yang menikmatinya.

Keindahan yang diwujudkan dalam membangun sebuah rumah dapat ditempuh dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengikuti trend desain arsitektur yang sedang ada. Biasanya, trend akan membuat para pelakunya menjadi puas karena dapat mengikuti apa yang orang-orang juga lakukan. Dengan demikian, ia akan merasa lebih diterima di kalangan komunitasnya.

Trend desain arsitektur rumah di tahun 2012 ini adalah modern minimalis. Sesuai dengan jaman sekarang yang  semua serba modern, orang-orang juga cenderung senang melakukan hal yang praktis dan minimalis. Aktifitas yang padat telah membuat banyak orang merasa telah lelah dengan hal-hal yang berbau komplex. Maka dari itu, harapan mereka begitu pulang dari bekerja adalah dapat menikmati suasana rumah yang simple namun nyaman. Ini merupakan suatu kebutuhan psikologis yang seharusnya mereka dapatkan di rumah.

Arsitektur rumah yang bergaya modern minimalis merupakan gaya yang tidak melibatkan banyak ornament yang dapat memberikan kesan terlalu ramai. Gaya ini sangat memperhatikan akan tatanan ruang, furniture, serta tatanan ruang sehingga tidak terkesan penuh. Oleh karena itu, jumlah furniture maupun ornamen yang digunakan sangatlah dibatasi. Maka, pemilik rumah sebaiknya benar-benar pandai memilih barang-barang mana yang penting dan fungsional agar porsi untuk ruang gerak tetap terjaga.

Yang sangat menjadi ciri khas dari arsitektur rumah bergaya modern minimalis adalah penggunaan lahannya yang terbatas. Dalam mengelola lahan tersebut, dibutuhkan penataan serta pemanfaatan ruang yang pas sehingga setiap elemen ruangan rumah tetap ada. Misalnya saja dengan tetap mempertahankan keberadaan taman, maupun kolam renang di atas lahan yang sempit. Hal ini bisa dilakukan dengan membangun rumah bertingkat dan  mengoptimalisasikan ruangan yang ada.

Pembangunan secara vertical akan menambah luas ruangan meskipun wujudnya beringtingkat. Hal ini akan sangat membantu untuk membangun ruangan-ruangan baru yang belum tersedia. Selain itu, rumah bertingkat juga akan membuat pemilik rumah memiliki keleluasaan untuk menikmati lingkungan sekitar dari tingkat atas. Bukan hanya itu, tingkat paling atas juga bisa digunakan untuk membuat taman maupun kolam renang.

Pada bangunan bertingkat, sering dijumpai ruangan kosong di bawah tangga yang juga disebut zona zonk. Zona ini bisa dimanfaatkan untuk meletakkan rak yang sudah didesain ukuran dan bentuknya dengan ruangan tersebut. Rak tersebut bisa digunakan untuk menyimpan buku atau hiasan rumah lainnya. Selain itu, pewarnaan cat pada ruangan ini juga perlu diperhatikan. Penggunaan warna yang cerah dan berbeda dengan ruangan yang lain akan memperjelas keberadaan ruangan tersebut.
 
Untuk membuat rumah menjadi semakin indah, bisa juga menggunakan pemakaian ornament batu –batuan putih, bata Bali  atau ukiran yang dapat membuat rumah menjadi tampak etnik dan tetap indah tanpa mengurangi keterbatasan ruang yang sempit. Selain itu penggunaan kaca juga dapat membuat kesan rumah dengan lahan yang sempit menjadi tampak lebih luas.
 
Sudut ruang terbuka yang terdapat dalam rumah juga bisa dimanfaatkan sebagai kolam ikan. Kolam ini dapat dibentuk sesuai dengan luas ruangan yang ada. Kemudian, penambahan sedikit tanaman pada tepi kolam akan mempercantik suasana. Ini membuat penghuni rumah merasa lebih dekat dengan alam.  
Artikel Lainnya :