Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Aturan Ijin Mendirikan Bangunan Di Bali

Aturan Ijin Mendirikan Bangunan Di Bali
Tujuan dan kepentingan hidup manusia itu bermacam-macam. Untuk meraihnya, mereka berupaya dengan cara masing-masing.  Setiap orang memang berhak untuk memutuskan dan melakukan sesuatu sesuai dengan pendapatnya. Namun, agar tidak terjadi perbedaan yang menimbulkan pertikaian, maka dibuatlah peraturan.
 
Sama halnya ketika ada kepentingan untuk mendirikan bangunan . Pemerintah juga telah membuat peraturan mengenai hal ini. Peraturan dibuat agar bangunan yang ada bisa tertib dan mudah dikontrol. Bukan hanya itu, peraturan juga dibuat demi kepentingan kelestarian budaya arsitektur Bali. Jika demikian, maka pemerintah akan mudah untuk malaksanakan pembangunan melalui peningkatan pendapatan asli daerah. Oleh karena itu, ijin mendirikan bangunan(IMB)  ini wajib dipegang oleh semua oramg yang memiliki bangunan di atas tanahnya sendiri.

Sebenarnya, IMB ini akan memberikan banyak keuntungan bagi pemiliknya. Dengan mengantongi IMB, maka pemilik memiliki kepastian hukum atas barang yang dimiliki. Dengan demikian, maka proses yang berkaitan dengan jual beli, sewa menyewa, maupun pengajuan kredit bank akan menjadi mudah. Hal ini disebabkan karena pihak-pihak yang terkait merasa yakin akan kepemilikan yang sah sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Aturan ijin mendirikan bangunan telah dikeluarkan oleh kepala daerah. Bangunan-bangunan yang wajib memiliki IMB meliputi bangunan hunian, bangunan non hunian, bangunan sosial, dan bangunan khusus. Bangunan seperti rumah, rumah kost, hotel, vila, kondotel, hotel, dsb. merupakan bangunan hunian. Maka dari itu, pemilik bangunan tersebut wajib mengurus IMB.

Proses pengurusan IMB sebenarnya tidak terlalu sulit. Proses ini bisa bisa dilakukan dengan memanfaatkan jasa agen yang mengurusi IMB atau bisa juga dilakukan sendiri. Semua tergantung pada kemampuan tenaga serta waktu yang yang dimiliki. Jika Anda bisa melakukannya sendiri, maka akan lebih baik. Namun,  jika Anda tidak mau terlalu repot untuk mengurusnya karena padatnya aktifitas serta lokasinya yang terlalu jauh, maka ada baiknya jika Anda menggunakan jasa perantara yang ada.

Seperti halnya mengurus perijinan-perijinan yang lain, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mengisi formulir pendaftaran yang sudah disediakan. Formulir ini bisa didapatkan dengan mendowload dari internet. Lalu, formulir ini perlu dilengkapi dengan persaratan seperti Foto Copy KTP, Foto Copy sertifikat/akte jual beli/surat keterangan tanah yang sah sesuai ketentuan, foto kopi pembayaran pajak PBB terakhir, surat keterangan penyanding jika dibutuhkan, dan gambar rencana bangunan. Setelah semua selesai, maka permohonan tersebut diserahkan kepada petugas IMB yang ada di kantor  pelayanan IMB Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung.

Permohonan IMB tidak selalu berhasil tergantung dari penilaian yang dilakukan oleh petugas pelayanan IMB berdasarkan hasil cek lapangan. Jika peninjauan lapangan memenuhi sarat yang ditentukan, maka IMB bisa segera didapatkan. Proses jadinya IMB ini biasanya membutuhkan waktu 2-4 hari setelah pembayaran IMB lunas.

Bagi Anda yang ingin menggunakan jasa perantara IMB, Anda bisa berkonsultasi kepada agen-agen pelayanan yang ada. Namun biasanya, jasa ini juga berada di bawah usaha arsitek dan kontraktor . Jadi, bagi Anda yang ingin menggunakan jasa mereka, silahkan tanyakan apakah mereka juga melayani proses pembuatan IMB.

Oleh karena pentingnya fungsi IMB ini, maka upayakan agar IMB ini bisa segera di tangan Anda. Jangan sampai karena tidak ada IMB maka Anda terkena masalah yang berujung pada terkendalanya bisnis Anda yang ada di Bali terkait dengan bangunan yang Anda miliki.  Terlebih lagi jangan sampai ketidakberadaan IMB membawa Anda ke dalam kasus perdata karena tidak adanya kepastian hukum yang ada.
Artikel Lainnya :