Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mengapa Harga Tanah di Bali Melonjak Naik?

Mengapa Harga Tanah di Bali Melonjak Naik?
Tanah merupakan kebutuhan primer setiap orang. Setiap orang mebutuhkan tanah paling tidak untuk didirikan rumah sebagai tempat tinggal. Namun, seiring berkembangnya jaman, tanah mengalami perkembangan berdasarakan fungsinya. Saat ini, tanah menjadi trend untuk lahan investasi bagi para investor.  Tanah ini kemudian diharapkan akan menjadi lahan untuk memperoleh keuntungan terutama dari segi ekonomi. Tidak heran jika bisnis tanah sangatlah ramai.

Selain itu, tanah tidak pernah berkurang ukurannya. Oleh karena itu, harga tanah tidak pernah turun. Bahkan, harganya akan selalu naik waktu demi waktu. Hal ini berlaku hampir di semua tempat, tidak terkecuali di Bali. Bahkan, harga tanah di Bali justru melonjak naik di bandingkan tempat-tempat di Indonesia lainnya.

Semakin lama, Bali semakin menjadi daya tarik bukan hanya bagi para wisatawan tapi juga para investor tanah.  Mereka meyakini bahwa tanah di Bali sangatlah menjajikan untuk digunakan sebagai bisnis. Mereka bisa menggunakan tanah tersebut untuk bisnis properti, pariwisata, atau bahkan untuk disewakan atau dijual kembali. Dengan pengelolaan yang baik, maka usaha tersebut dapat mendatangkan banyak penghasilan. Selain itu juga, masih banyak cara lain untuk menggali potensi ekonomi di tanah Bali.

Ketika suatu permintaan banyak, sementara barang yang diminta terbatas, maka otomatis harga barang tersebut akan naik bahkan melonjak tinggi. Sama halnya tanah yang ada di Bali . Semakin lama Bali semakin berpotensi untuk mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karena itu, investor yang pintar pasti akan segera cepat berindak untuk memiliki tanah yang ada di Bali. Alhasil, tanah yang ada di Bali menjadi rebutan bagi kaum investor. Sementara itu, lahan atau tanah yang ada di Bali sangatlah terbatas. Hal inilah yang menyebabkan harga tanah di Bali sangat tinggi.
 
Bali memang menawarkan banyak janji kepada para investor. Kunjungan wisata yang terus meningkat merupakan salah satu kunci mengapa investor begitu yakin akan beinvestasi tanah di Bali. Berangkat dari hal itu maka para investor akan berupaya keras untuk memiliki tanah di Bali yang mereka anggap akan memberikan banyak keuntungan. Sebagai akibatnya, maka munculah persaingan tawar menawar di kalangan investor. Tentu saja hal ini membawa keuntungan bagi para pemilik tanah di Bali karena begitu banyak tawaran harga yang tinggi yang mereka peroleh. Tinggal berapakah harga yang paling cocok menurut pemilik tanah.

Iklim properti di Bali yang terus mengalami peningkatan yang stabil. Seperti kita tahu bahwa properti tidak bisa lepas dari lahan ataupun tanah. Hal ini ternyata juga membawa pengaruh terhadap naiknya harga tanah di Bali. Semakin banyak kebutuhan akan properti mengakibatkan meningkatnya pula pendirian bangunan di atas tanah. Tanah yang semakin sempit menjadi mahal karena kebutuhan akan tanah juga meningkat. Sementara itu para investor juga tetap memburu tanah yang masih tersisa.

Melihat fenomena di atas, maka tidak heran mengapa tanah di Bali melonjak tinggi. Namun demikian, harga tersebut sebenarnya sangat layak mengingat keuntungan-keuntungan yang ada jika kita berinvestasi tanah di Bali. Dalam beberapa tahun modal yang kita keluarkan untuk membeli tanah di Bali akan segera kembali. Hal ini disebabkan karena hampir semua wilayah di Bali mempunayi nilai ekonomis yang tinggi. Dengan demikian, inilah saatnya untuk berinvestasi tanah di Bali sebelum harganya akan terus merangkak naik.
Artikel Lainnya :