Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Outdoor Reading Area

Membuat Outdoor Reading Area
Pada umumnya kegiatan membaca dilakukan di dalam ruang tertutup. Namun bila punya taman atau teras, tempat ini juga bisa dipakai sebagai tempat untuk membaca atau outdoor reading area. Sebab kegiatan membaca di luar ruang juga dapat dilakukan dengan tenang dan nyaman. Yang terpenting tempat tersebut bisa memenuhi bebarapa syarat sebagai ruang baca.

Membaca merupakan salah satu aktivitas yang butuh ketenangan dan kenyamanan tingkat tinggi. Oleh sebab itu lokasi atau daerah yang paling cocok digunakan untuk membuat outdoor reading area adalah taman atau teras yang berada di belakang rumah. Dibandingkan yang ada di bagian depan, di tempat ini pasti tidak akan terdengar suara bising yang muncul dari lalu lintas maupun kendaraan yang lewat.

Beda dengan taman dan teras yang berada di depan, tentu suasananya lebih ramai dan riuh. Hal ini tentu pasti dapat menimbulkan gangguan terhadap kegiatan yang membutuhkan ketenangan dan konsentrasi tersebut. Meski demikian bukan berarti taman dan teras depan mutlak tidak bisa dipakai sebagai outdoor reading area. Asal lokasi bangunan rumahnya tidak berada di pinggiran jalan yang besar maupun tidak banyak lalu lintas dan orang yang berlalu lalang, tempat ini dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan.

Daerah yang dipakai untuk membaca ini terutama yang berada di taman, harus dibuat sedemikian rupa agar suasananya benar-benar sejuk dan segar. Sebab pada waktu siang hari pasti pancaran sinar matahari akan lebih panas terasa. Terlebih lagi untuk daerah Indonesia yang adalah daerah tropis dimana suhu udaranya juga lebih panas. Selain tidak nyaman, pancaran sinar yang terlalu kuat juga bisa membuat mata menjadi silau.

Oleh sebab itu untuk menghindari masalah ini sebaiknya daerah sekitar reading area harus diberi tanaman yang ukurannya cukup besar dan berdaun rimbun serta lebat namun daun yang tumbuh tidak mudah jatuh dan rontok. Kerimbunan tanaman ini berfungsi untuk menghindari pancaran sinar matahari sehingga pembaca bisa melakukan kegiatannya dengan nyaman.

Kemudian untuk daun yang mudah rontok, hal ini selain membuat area baca menjadi cepat kotor juga bisa mengganggu konsentrasi. Jika sedang asyik dan berkonsentrasi membaca kemudian ada daun yang jauh ke buku atau kepala apalagi jika terlalu sering dan jumlahnya banyak, hal seperti ini juga bisa membuat konsentrasi membaca jadi hilang.

Selain tanaman dan suasana, element lain yang juga bisa membuat kegiatan membaca jadi lebih menyenangkan yaitu kursi dan meja. Pilihlah kursi yang bisa dipakai untuk duduk dengan enak dan nyaman. Jangan memilih kursi yang bentuknya terlalu tinggi semacam kursi kantor karena kursi seperti ini tidak bagus untuk membaca. Tempat duduk yang paling enak dan nyaman untuk membaca yang ada sandaran punggungnya dan ukurannya tidak terlalu tinggi sehingga kaki bisa berselonjor di bawah.

Sedapat mungkin kursi tersebut ditata pada posisi yang baik, sehingga arah hadap pembaca tidak berhadapan langsung dengan arah datangnya sinar matahari. Meski sudah terlindung oleh pohon yang besar dan rimbun serta lebat namun tetap saja mata akan terasa silau.

Kursi ini dapat terdiri dari satu buah saja namun jika masih terdapat anggota keluarga lain yang juga sama-sama senang dengan kegiatan membaca jumlahnya dapat ditambah. Orang yang tidak suka membaca tapi bila ikut duduk di tempat tersebut bisa menimbulkan gangguan tersendiri.

Lalu untuk mejanya, ukurannya tidak usah terlalu besar. Yang terpenting cukup untuk menaruh buku atau majalah bacaan serta makanan kecil dan minuman.

Selain teras dan taman terbuka, gazebo juga bisa dijadikan sebagai outdoor reading area. Bahkan jika tidak suka duduk di kursi, apabila lantai gazebo tersebut bersih dapat diberi karpet atau tikar lalu diberi bantal duduk dan kegiatan membaca dilakukan sambil lesehan.

Sumber gambar : http://tripwow.tripadvisor.com

 

Artikel Lainnya :