Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Yang Perlu Diperhatikan Saat Serah Terima Rumah

Yang Perlu Diperhatikan Saat Serah Terima Rumah
Setelah proses transaksi pembayaran dan segala hal yang berkaitan dengan adminitrasi jual beli dilakukan, maka acara serah terima bangunan rumah juga bisa segera dilakukan. Proses tersebut merupakan pengalihan hak secara fisik terhadap bangunan dari pemilik lama atau penjual pada pemilik baru atau pembeli.

Tapi pelaksanaan serah terima bangunan ini dilakukan, pemilik baru punya hak untuk melakukan pengecekan pada kondisi semua bagian bangunan rumah. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah rumah itu sudah dibangun sesuai dengan spesifikasi yang telah disetujui bersama. Namun apabila bangunan tersebut merupakan rumah lama, pengecekan juga tetap dilakukan agar dapat mengetahui jika kondisi fisiknya sesuai dengan penawaran yang diberikan sebelumnya.

Pengembang perumahan yang bekerja secara professional pada umumnya tidak pernah sekalipun melewatkan salah prosedur transaksi jual beli rumah ini. Karena hal ini berhubungan erat dengan reputasi yang ingin mereka bangun agar bisa menimbulkan citra yang baik di masyarakat.

Selain itu mereka juga tidak akan segan untuk mengasih penjelasan yang lebih detail dan lengkap tentang proses pembangunan rumah itu. Mulai dari tahap awal pembangunan yaitu perencanaan, proses pengadaan sub kontraktor hingga pada tahap akhir seperti pelasanaan pembangunan, lalu sistem pengawasan hingga pemeliharaan maupun perawatannya. Semua akan diterangkan sejelas mungkin.

Meski begitu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat serah terima rumah dilakukan. Sebagaimana yang dijelaskan property kompas, pada umumnya kerusakan lebih sering terjadi di beberapa bagian yang kurang begitu rapi. Beberapa jenis pengecekan yang perlu dilakukan pada bangunan rumah yang bisa terluhat secara fisik dan visual antara lain adalah bagian paling depan yaitu pagar.

Telitilah secermat mungkin pagar tersebut. Jika dibuat dari dinding, cek bentuk dan kerapiannya. Tapi jika pagar tersebut terbuat dari logam atau besi, selain kerapian juga harus dicek kekuatan bagian sambungan atau lasnya. Hal yang sama juga perlu dilakukan pada pemberian warna atau cat.

Dari pagar kemudian masuk ke halaman depan. Pada bagian ini kondisi yang perlu dicek dengan penuh ketelitian antar lain yaitu element yang ada di tempat tersebut seperti carport. Apa sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan atau terjadi perubahan. Bila ada perubahan, tanyakan pada pihak penjual atau pengembang mengapa hal ini terjadi. Biasanya perubahan ini dilakukan karena bahan materialnya tidak tersedia kemudian diganti dengan material lain yang kualitas dan harganya sama.

Adakalanya pengembang sudah melengkapi bagian depan ini dengan taman. Sehingga harganya akan ditambah dengan fasilitas taman tersebut. Maka pihak pembeli yang sudah membayar tentu juga harus meneliti taman tersebut, apakah sudah sesuai dengan perjanjian sebelumnya. Seperti jenis tanaman hias yang digunakan serta aksesori lain, apa sudah sesuai dengan harga yang mesti dikeluarkan.

Selanjutnya adalah tampak depan bangunan. Bagian yang perlu dicek adalah genteng, kemudian papan lisplang apakah sudah rapi atau belum. Nilai kerapian juga perlu diteliti pada dinding dan pintu serta jendela, lalu lantai pada teras. Demikian pula dengan finishing atau pengecatannya.

Jika semua tidak ada masalah pengecekan bisa dilanjutkan pada bagian dalam seperti ruang tamu serta keluarga dan ruang lainnya. Masalah sering muncul pada bagian sudut dinding. Oleh sebab itu bagian ini tidak boleh dilupakan. Selanjutnya yaitu cat pada dinding, plafon penutup atap dan listnya, pemberian lapisan penutup atau cat, lantai, dan jendela serta pintu. Pada bagian jendela dan pintu ini juga harus dicek kelengkapannya seperti handle, kunci dan sebagainya.

Berikutnya adalah kamar mandi dan dapur serta teras yang ada di belakang. Semua bagian yang sudah diulas diatas dicek kembali. Kemudian ditambah dengan bak mandi, bak cuci pada dapur, sistem drainase dan sanitasi dan seterusnya. Lalu yang terakhir adalah sistem instalasi listriknya.

Sumber gambar : http://www.domoinvestimenti.com

 

Artikel Lainnya :