Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Fungsi dan Cara Memilih Vanities

Fungsi dan Cara Memilih Vanities
Selama ini istilah vanities memang tidak terlalu sering digunakan di Indonesia. Masyarakat lebih akrab dengan nama wastafel. Padahal antara wastafel dan vanities punya perbedaan yang cukup kentara.

Wastafel hanya berfungsi untuk membersihkan tangan atau muka saja ketika keluar dari kamar mandi. Sedangkan vanities bersifat lebih multi fungsi. Sebab sekali untuk cuci tangan atau muka perabot yang sama-sama terletak di kamar mandi ini juga bisa dipakai untuk rias wajah maupun mengeringkan rambut setelah keramas dan aktifitas lainnya yang berkaitan dengan penampilan. Bahkan kegiatan sikat gigi dan mencukur jenggot serta kumis juga bisa dilakukan di tempat ini.

Oleh sebab itu vanities selalu dilengkapi dengan rak atau lemari buffet ukuran kecil yang dipakai untuk menyimpan aneka jenis peralatan seperti sisir, hair dryer atau pengering rambut, pasta dan sikat gigi, handuk ukuran kecil, tissue,alat cukur jenggot dan sebagainya. Tidak ketinggalan kaca cermin yang dapat digunakan untuk melihat tampilan wajah juga tersedia. Beda dengan wastafel yang hanya terdiri dari bak untuk menampung dan mengalirkan air saja.

Ada vanities yang diletakan secara menyatu dengan dengan lemari rak atau buffet. Vanities yang bentuknya juga seperti wastafel diletakkan pada bagian atas buffet dengan posisi bak tertanam di dalam. Sehingga bagian atas tersebut bentuknya tetap datar. Namun terdapat pula vanisties yang hanya diletakan di atas tanpa di tanam pada bagian dalam.

Apabila penggunaan wastafel hanya terdiri dari satu buah saja, meskipun bukan merupakan hal yang mutlak vanities biasanya terdiri dari dua buah. Letaknya berada pada sisi sebelah kanan dan kiri. Hal ini berkaitan dengan rak atau buffet yang ukuran dan bentuknya juga memanjang. Tapi ada juga vanities yang hanya terdiri dari satu buah saja sebab ukuran buffetnya juga kecil.

Kaca cermin yang digunakan pada umumnya juga sama terdiri dari dua buah dan masing-masing terletak di atas bak. Kaca cermin tersebut hampir semua punya konsep yang sama yaitu persegi panjang dan posisinya saling berdampingan. Ada pula yang hanya dibuat satu buah saja dengan ukuran besar, namun konsep desain ini jarang ditemukan.

Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika membeli atau memilih vanities adalah bahan untuk membuatnya terutama di bagian rak atau buffetnya. Oleh karena perabot ini diletakan di kamar mandi, tentu akan sering terkena siraman air. Apalagi mengingat fungsi utamanyanya yang juga untuk membersihkan muka memakai air, maka pilihlah yang terbuat dari bahan anti air.

Biasanya pada bagian atas atau atap buffet vanities terbuat dari marmer, granit atau bahan sejenis yang sifatnya tidak akan rusak apabila terkena air. Sedangkan pada bagian bawah misalnya pintu dan dinding, dapat memakai bahan lain dari kayu. Tentu saja kayu ini harus diberi kelengkapan lain yaitu lapisan atau coating anti jamur dan air.

Kemudian untuk desainnya sendiri, tidak beda jauh dengan perabot lainnya yang diletakan dalam ruang, harus disesuaikan dengan konsep dan gayanya. Biasanya vanities yang dijual di pasaran lebih sering menggunakan gaya modern dan minimalis. Sebab perabot ini memang lebih sering diaplikasikan pada kamar mandi yang menerapkan gaya tersebut.

Jadi jika ingin mengaplikasikan gaya lain seperti etnik atau tradisional dan klasik, biasanya harus memesan lebih dulu atau membuat sendiri menggunakan jasa tukang. Dengan konsep seperti ini kita bisa mendapatkan vanities sesuai dengan selera dan keinginan. Demikian pula dengan warna yang ingin diaplikasikan.

Bagian lain yang perlu mendapat perhatian adalah saluran pembuangan airnya. Pililah vanities yang saluran pembuangan airnya berbentuk leher angsa sehingga tidak akan menimbulkan aroma kurang sedap dalam ruang.

Sumber gambar : http://bathroomvanity.org

 

Artikel Lainnya :