Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Pengertian dan Cara Membuat Taman Air

Pengertian dan Cara Membuat Taman Air
Ada satu jenis taman yang selama ini jarang diaplikasikan namun punya tampilan yang sangat menarik dan istimewa, yaitu taman air. Sesuai dengan penyebutan namanya taman air merupakan sebuah taman yang element utamanya tidak berupa tanah untuk meletakan tanaman hias, namun berupa air.

Biasanya taman air ini wujudnya berupa kolam. Hanya saja masalah wujud ini bukan merupakan hal yang mutlak. Sebab taman air juga bisa berupa air mancur, air terjun buatan dan sebagainya. Namun yang jelas, keberadaan air tetap menjadi unsur yang terpenting sekaligus dominan.

Dan karena hampir semuanya berupa air, maka tanaman hias yang digunakan juga dipilih dari jenis tanaman yang hanya bisa hidup dan tumbuh di air saja. Selain itu ada unsur lain yang tidak boleh dilupakan yaitu ikan. Karena binatang ini tidak hanya berfungsi sebagai komponen untuk menjadikan tampilan taman terlihat lebih menarik.

Ikan juga juga berfungsi untuk menghindari terjadinya masalah kesehatan yang sering muncul karena nyamuk. Ikan tersebut akan memakan jentik atau lava dari nyamuk yang sering bertelur dan suka berkembang biak di tempat tersebut.

Membuat taman air sebenarnya memang tidak begitu sulit dilakukan. Sebab konsepnya tidak jauh berbeda ketika membuat kolam yang digunakan untuk menghias taman. Namun ukurannya lebih besar. Bahkan bisa dikatakan jika pembuatan taman air merupakan keterbalikan dari taman biasa sebab kolam punya ukuran yang lebih luas dibanding dengan lahan yang berupa tanah.

Setelah menemukan lokasi yang sekiranya cocok untuk dibuat taman air, tentukan pula luas dan ukurannya. Berbeda dengan taman biasa yang bisa dirubah setiap saat, tapi taman air tidak dapat dikecilkan atau dibesarkan begitu saja dengan mudah. Oleh karena itu perlu dipikirkan lebih dulu secara matah apakah lahan yang tersedia ini nantinya juga akan dibuat bangunan lain atau tidak. Merubah ukuran taman air sama artinya membuat taman yang baru lagi.

Demikian pula dengan pendanaan mesti disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Sebab biaya operasional untuk merawat tanaman air lebih tinggi dibanding dengan taman biasa. Terlebih lagi sistem perawatan taman air juga menggunakan teknik yang lebih rumit serta kadangkala harus memanggil tukang atau tenaga ahli khusus yang mengerti tentang sistem pemeliharaannya. Hal ini terutama sekali berkaitan dengan saluran pembuangan air dan drainasenya.

Kemudian untuk ikannya, jangan hanya melihat tampilan tubuhnya saja yang indah. Disarankan untuk memilih jenis ikan hias yang tidak perlu diberi makanan namun bisa memenuhi kebutuhan dia sendiri dengan cara makan lumut atau unsur tanaman yang ada di tempat tersebut. Apabila terlalu sering memberi makanan pada ikan, hal ini bisa membuat air dalam taman menjadi cepat kotor dan keruh. Pembersihan yang harus sering dilakukan tentu menjadi pekerjaan yang kurang praktis serta membuang tenaga dan waktu.

Tanaman air pada umumnya tidak mempunyai daun yang begitu rimbun dan lebat. Oleh karena itu agar tetap terasa sejuk, di bagian pinggir kolam yang berupa tanah biasa bisa diberi tanaman hias biasa. Namun disarankan agar memilih jenis tanaman yang daunnya tidak mudah rontok dan jatuh jika terkena hembusan angin. Daun yang rontok ini bisa membuat air menjadi cepat kotor.

Untuk rumah yang punya penghuni anak kecil, perlu menciptakan sistem keamanan yang lebih terjamin. Pertama adalah pinggiran kolam bisa dibuat pagar atau dinding. Namun agar tetap bisa menghadirkan kesan yang alami, pengaman pagar maupun dinding ini sebaiknya dibuat dari batu alam yang ditata sedemikian rupa sehingga terlihat natural.

Adapun cara lain yang dapatditempuh adalah membuat taman air tersebut dengan ukuran yang tidak terlalu dalam. Ini untuk berjaga-jaga agar anak-anak yang bermain di tempat tersebut tidak menimbulkan bahaya karena tercebur.

Sumber gambar : http://www.yardshare.com

 

Artikel Lainnya :