Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Arti dan Cara Membuat Patio

Arti dan Cara Membuat Patio
Yang dimaksud dengan patio adalah taman yang letaknya tidak berada di luar rumah namun ada dalam bagian tengah. Pada Jaman dulu patio sering dibuat pada bangunan rumah yang berlokasi di daerah-daerah berhawa panas seperti Arab.

Pembuatan taman patio ini punya fungsi yang saling mendukung. Pertama adalah karena cuaca yang terlalu panas sehingga taman yang ada di dalam rumah bisa terlindung dari pengaruh suhu gurun pasir yang kadangkala terlalu ekstrim. Sehingga tanaman tidak bisa tumbuh atau menjadi mati.

Tapi pada sisi lainnya keberadaan patio juga bisa memberi keuntungan lain yaitu suasana dalam ruang menjadi segar dan sejuk, berlawanan dengan kondisi luar yang selalu panas dan kering.

Setelah mengalami perkembangan jaman, saat ini patio tidak sekedar berfungsi pada dua hal itu saja. Fungsi lain dari patio antara lain yaitu bisa menjadikan suasana rumah terlihat makin indah serta nyaman sebagai tempat hunian. Karena suasana dalam ruang terasa menyatu dengan alam, tidak jauh berbeda dengan kondisi yang ada di luar atau outdoor.

Matahari yang masuk juga bisa diserap sebanyak mungkin serta aliran udara dalam rumah dapat meningkat dan semakin lancar. Dan jika ditata serta dibuat dengan konsep yang baik keberadaan patio juga bisa meningkatkan nilai estetika pada ruang.

Salah satu bentuk peningkatan estetika pada ruang tersebut antara lain adalah bisa memunculkan semacam kejutan terutama pada pengunjung dan tamu yang baru pertama kali hadir pada ruang tersebut. Kejutan yang menyenangkan ini tentu mampu menimbulkan rasa bangga bagi pemilik rumah.

Selain itu patio juga dapat menambah keberagaman pada ruang atau spatial diversity. Penghuni rumah sebenarnya tidak hanya butuh tempat yang tertutup saja. Mereka juga memerlukan ruang yang sifatnya semi terbuka, yaitu ruang yang tidak punya dinding namun terlindung oleh atap serta ruang terbuka penuh.

Yang dimaksud dengan ruang terbuka penuh ini tidak berupa alam terbuka seperti yang berada di luar ruang, namun lebih bersifat pada perasaaan saja. Jadi ruang itu tetap dilengkapi atap namun berupa atap transaparan. Jadi seakan-akan penghuni berada di tempat terbuka tapi ruang itu tetap terlindung. Keberadaan patio bisa jadi media untuk menciptakan kesan spatial diversity tersebut.

Lalu bagaimanakah cara membuat patio itu?. Menurut petunjuk yang diberikan wiikipedia dan kompas, pertama kali yang harus diperhatikan adalah patio sebaiknya dibuat pada posisi atau tata letak yang diatur sedemikian rupa agar dapat dinikmati keindahannya dari segala sisi atau ruang.

Ukurannya harus proporsional dengan ukurang bangunan. Patio cocok diaplikasi pada bangunan segala ukuran. Tapi untuk rumah yang ukurannya 200 hingga 400 meter persegi sebaiknya patio dibuat dalam ukuran minimal 3 x 4 meter.

Jika kondisinya tidak memungkinkan dan harus dibuat dalam ukuran yang lebih kecil lagi, harus diperhitungkan dengan cermat sehingga cahaya matahari serta angin yang dibutuhkan tanaman tetap dapat masuk dengan maksimal. Selain itu patio ukuran kecil juga haraus diberi perkerasan penuh.

Tanaman tidak perlu ditanam secara langsung namun diletakan pada pot agar lebih mudah ditata. Untuk menciptakan kesan tanaman berukuran lebih tinggi, karena patio kecil tidak dapat diberi tanaman keras, sebagai gantinya bisa menggunakan tanaman yang tumbuh secara merambat. Jika diatur dengan baik, tanaman rambat juga bisa menimbulkan kesan yang tinggi.

Selain untuk bersantai patio juga bisa digunakan untuk melakukan terapi. Caranya sangat mudah, tinggal memilih tanaman yang bisa memunculkan aroma wangi dan segar. Seperti bunga melati, kemuning dan sebagainya. Aroma wangi dalam ruang yang muncul secara alami makin membuat penghuni merasa betah dan nyaman.

Sumber gambar : http://dighomedesign.com

 

Artikel Lainnya :