Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Memilih dan Merawat Genset Rumah

Memilih dan Merawat Genset Rumah
Genset merupakan singkatan dari generating set. Fungsi dari alat ini yaitu untuk membangkitkan atau menghidupkan listrik jika sistem kelistrikan yang bersumber dari PLN sedang ada gangguan dan mengalami kerusakan. Alat yang dipakai untuk menghidupkan genset ini adalah diesel yang sumber energinya bisa berasal dari air atau angin.

Satu hal yang mesti diperhatikan saat membeli dan memilih genset yaitu harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan daya yang diperlukan. Pada umumnya keperluan ini tidak begitu jauh berbeda dengan suplai yang diberikan oleh pihak PLN. Kemudian tentukan juga apakah genset tersebut akan digunakan untuk memberi suplay pada semua jenis kebutuhan terhadap daya listrik ataukah hanya beberapa bagan saja. Jika tidak dipakai secara penuh tentukan juga prosentase penggunaan alat itu.

Jika merasa bingung untuk menentukan prosentase tersebut, berikut ini ada sebuah contoh yang mudah dipahami dan dimengerti. Misalnya di suatu rumah hunian daya listrik yang berasal dari PLN yaitu 4.400 watt dan membutuhkan satu buah genset yang nantinya akan digunakan untuk menyuplai semua jenis kebutuhan daya listrik tersebut.

Maka secara otomatis, kita juga membutuhkan genset dengan yang dayanya sama. Namun hal ini tidak bersifat mutlak, bisa memilih genset yang ukuran dayanya bisa kurang atau lebih dari daya listrik. Sebab hampir tidak mungkin semua daya yang berjumlah 4.400 itu dipakai dalam jangka waktu yang bersamaan.

Sebagaimana yang diungkap indoteknik, banyak pemakai genset yang kurang memahami arti dari KVA atau kilo volt ampere. Banyak yang berpikir apabila satu KVA itu sama dengan seribu watt. Padahal yang benar adalah satu KVA itu sama dengan delapan ratus watt atau 0,8 KW. Jadi apabila membutuhkan daya listrik sebesar 4.400 watt maka carilah genset yang besaran dayanya adalah lima setengah atau 5,5 KVA.

Kemudian untuk perawatannya, sebagaimana yang dijelaskan oleh indoteknik, beberapa hal yang harus dilakukan ketika merawat genset rumah antara lain adalah oli harus sering dicek karena jika cairan tersebut kurang maka akibatnya bisa fatal yaitu mesin menjadi rusak.

Pada umumnya genset yang merupakan produk baru sudah dilengkapi dengan alat sensor untuk menunjukan isi atau volume oli yang masih tersisa. Jadi secara otomatis mesin dapat mati sendiri jika oli tersebut sudah berkurang. Meski demikian pengecekan pada ukuran ketinggian oli tetap harus dilakukan dan diganti secara rutin. Biasanya penggantian oli ini dilakukan setelah dipakai selama sekitar limaratus hingga seribu jam.

Pengisian oli tersebut tidak boleh dilakukan ketika mesin sedang dinyalakan. Dan meski sudah dimatikan harus ditunggu lebih dulu hingga kondisi mesin menjadi dingin. Proses pendinginan pada mesin ini membutuhkan waktu kurang lebih limabelas menit. Setelah itu barulah pengisian oli atau bahan bakar yang baru dapat dilakukan.

Agar mesin bisa awet dan tahan lama jangan terlalu sering menggunakan mesin pada beban daya yang terlalu tinggi. Jika ini jadi kebiasaan apalagi jika dilakukan secara langsung tidak setahap demi setahap bagian AVR atau automatic voltage regulator yang ada di mesin bisa cepat rusak. Jadi jika mau dinaikan sebaiknya dilakukan secara selangkah demi selangkah.

Untuk genset baru yang sudah dilengkapi dengan sistem penghidupan mesin yang bisa dilakukan secara elektrik, alat ini sebaiknya sering dinyalakan untuk proses pengisian aki yang dikerjakan menggunakan sistem otomatis. Ketika mesin sudah digunakan dalam jangka waktu begitu lama bisa membuat aki menjadi kosong dan jika dibiarkan terus menerus bisa menjadikan alat starter elektrik ini menjadi rusak dan tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Sumber gambar : http://www.multivu.com

 

Artikel Lainnya :