Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Pengertian dan Cara Membuat Taman Tematik

Pengertian dan Cara Membuat Taman Tematik
Desain taman biasanya dibuat berdasarkan bentuk bangunan atau rumah agar bisa menimbulkan kesan yang selaras dan serasi. Kemudian taman ini selalu dilengkapi dengan tanaman hias yang jenisnya beraneka macam, baik yang berdaun saja atau yang berbunga. Konsep seperti ini sudah umum diaplikasikan.

Jika ingin membuat taman dengan tampilan yang lebih istimewa, bisa dilakukan dengan cara lain misalnya membuat taman tematik. Bila ingin tahu artinya, yang dimaksud dengan taman tematik yaitu taman yang hanya memilih satu jenis tanaman saja. Makna dari satu jenis ini bukan berarti taman itu hanya memiliki satu macam tanaman saja.

Contohnya jika ingin membuat taman tematik bunga mawar. Maka taman tersebut tidak hanya berisi satu jenis bunga mawar saja, namun ada beberapa yang mawar yang bentuk, warna serta macamnya berbeda-beda. Namun yang jelas, jenis tanaman dominannya memang bunga mawar tersebut. Sedangkan penutup tanahnya tetap menggunakan rumput atau berbagai ornament yang lain seperti batu alam dan sebagainya.

Cara membuat taman tematik seperti ini sebenarnya bukan merupakan hal yang terlalu sulit dilakukan. Sebab konsep pengaplikasian taman tidak harus berdasarkan jenis tanamannya saja, namun juga bisa menerapkan cara yang lain. Misalnya taman tersebut diisi dengan tanaman yang berasal dari daerah tertentu yang menjadi ciri khas. Atau bisa juga memakai tanaman yang punya sifat sama misalnya yang hanya memunculkan bunga warna tertentu dan sebagainya. Jadi semua bisa disesuaikan dengan selera.

Yang terpenting adalah, taman tersebut mampu memunculkan karakter tertentu sebagai ciri khas utamanya. Jadi saat ada orang yang melihat, dia bisa langsung berpikir jika taman ini mempunyai sifat yang lebih spesifik karena jenis tanamannya juga khusus. Jadi taman tersebut tidak hanya menonjolkan sisi keindahan dan kesejukannya saja.

Konsep pembuatan desain taman tematik ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pembuatan taman biasa yang lain. Namun perlu diperhatikan, pemilihan jenis tanamannya juga harus dapat disesuaikan dengan gaya arsitektur bangunan atau rumah. Misalnya apabila mau membuat taman yang akan diisi dengan aneka macam tanaman langka, maka konsep tematik ini sangat cocok bila diaplikasikan pada bangunan yang arsitekturnya bergaya etnik atau tradisional.

Contoh lainnya, bunga mawar lebih bagus diaplikasikan pada bangunan yang menggunakan gaya arsitektur eropa. Sedangkan rumah yang menggunakan gaya arsitektur tropis tentu sangat bagus jika dibuatkan taman tematik yang terdiri dari beberapa macam tanaman yang hanya tumbuh di daerah tropis saja. Demikian seterusnya.

Ornament atau hiasan yang diletakan pada taman tersebut juga harus disesuaikan. Misalnya pada taman tematik tanaman langka, bisa diberi hiasan patung atau arca tradisional. Kemudian taman mawar bisa memakai patung bergaya Eropa dan sebagainya. Sehingga karakter taman tematik itu bisa semakin kuat.

Demikian pula dengan lampu hias untuk penerangan, sebaiknya juga menerapkan konsep yang tidak berbeda agar bisa menimbulkan kesan selaras. Jika kesulitan untuk menemukan lampu hias yang cocok, maka yang bisa dilakukan yaitu membuat lampu tersebut sendiri melalui jasa tukang atau memesan pada pengrajin.

Sistem peletakan tanaman pada umumnya punya konsep yang hampir sama. Tanaman berukuran besar atau tinggi diletakan pada bagian pinggir atau belakang lalu tanaman yang lebih kecil ada di bagian tengah dan depan. Tujuannya adalah agar semua tanaman tersebut bisa terlihat dengan jelas.

Hal ini kadangkala memunculkan permasalahan tersendiri pada taman tematik yang tanamannya punya ukuran sama, seperti taman bunga mawar. Untuk mengatasi masalah seperti ini, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah pada bagian belakang diberi timbunan tanah lagi sehingga punya ukuran yang lebih tinggi.

Sumber gambar : http://ottawavalleylandscaping.com

 

 

Artikel Lainnya :