Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Aneka Jenis Kain Untuk Mempercantik Tampilan Ruang

Aneka Jenis Kain Untuk Mempercantik Tampilan Ruang
Bukan hanya untuk membuat pakaian atau baju saja, kain juga bisa menjadi material dan bahan bagi beberapa jenis keperluan interior rumah. Misalnya untuk menutup meja atau taplak, korden, penutup tempat tidur atau sprei, sarung bantal dan sebagainya.

Tentu saja, kain yang digunakan untuk keperluan interior ini berbeda dengan kain yang dijadikan sebagai bahan untuk membuat pakaian meski jenisnya tetap saja. Ulasan kali ini akan membahas aneka jenis kain untuk mempercantik tampilan ruang tersebut.

Sebagaimana petunjuk yang diberikan kompas klasika, jenis kain tersebut antara lain yaitu katun. Kain ini bisa digunakan untuk aneka jenis keperluan seperti yang telah disebutkan diatas. Bentuk dari kain ini pada umumnya lebih tebal dibanding jenis kain lainnya. Selain itu jika dipakai bisa menimbulkan kesan yang hangat.

Karena sifatnya yang lentur kain katun punya kelebihan utama bisa dijahit dengan mudah. Selain untuk penutup kain ini juga bisa dipakai sebagai pelapis, contohnya adalah lapisan pada korden. Harganya juga lebih murah dan terjangkau. Dan yang penting, jika kotor katun mudah dicuci dan perawatannya tidak terlalu sulit dilakukan. Kualitasnya juga bagus dan awet serta tahan lama.

Jenis kain lainnya yaitu linen. Dibandingkan dengan katun kain linen harganya lebih mahal. Tapi kain ini punya tekstur dan serat yang lebih halus dan lembut. Sifatnya juga lebih dingin namun tetap kuat. Jika sedang tidak digunakan linen bisa disimpan dengan cara dilipat. Kain ini sering diaplisikan untuk membuat taplak atau hiasan meja lainnya dan serbet pembersih tangan.

Karena punya tampilan yang mewah serta elegan, banyak rumah makan atau restauran dan hotel yang lebih suka memilih kain ini dibanding katun. Namun jika ingin memakaian sebagai bahan untuk membuat korden, sarung bantal, sprei atau selimut juga cocok hanya saja yang lebih sering mengplikasikannya adalah ruang perawatan di rumah sakit. Agar bisa awet jika akan dibersihkan atau dicuci sebaiknya tidak memakai mesin cuci.

Selain itu masih ada lagi kain rajut dan tenun. Dua jenis kain ini bisa digunakan untuk membuat taplak meja, sarung bantal, selimut atau penutup jendela yaitu tirai. Namun perlu diingat, khusus kain tenun lebih cocok diaplikasikan pada ruang yang penataannya mengunakan gaya tradisional atau etnik.

Sedangkan kain yang dibuat dengan rajutan, sangat cocok diaplikasikan pada ruang etnik juga tapi juga bagus untuk ruang yang ingin menonjolkan kesan feminin. Sebagaimana diketahui, kain rajut ini pada umumnya memang dibuat oleh kaum wanita serta menjadi kerajinan tangan yang disukai banyak orang.

Kedua jenis kain baik rajut atau tenun, jika diaplikasikan dengan baik selain memunculkan kesan feminism dan etnik juga bisa menghadirkan nuansa lembut serta ceria. Apalagi jika dipilih yang warnanya cerah dan mencolok. Karakter ceria akan semakin kuat terpancar.

Hanya saja perlu diperhatikan, baik kain rajut dan tenun meski terlihat lebih indah namun punya satu kelemahan utama yaitu mudah rusak dan rapuh. Jadi penggunaannya harus lebih berhati-hati terutama ketika sedang dibersihkan atau dicuci. Tujuannya adalah agar warnanya tidak mudah pudar. Khusus untuk kain rajut yang pada umumnya punya bulu harus lebih waspada sebab bulu tersebut bisa hancur.

Untuk menghindari masalah ini, sebaiknya kain rajut dan tenun tidak cuci menggunakan mesin tapi cukup direndam beberapa saat lalu dikucek-kucek dengan tangan saja. Sabun yang dipakai harus dipilih yang tidak punya kandungan kimia tinggi sebab bisa merusak warnanya. Dan ketika dijemur jangan diletakan pada tempat yang kena sinar matahari secara langsung. Kemudian jika mau disetrika, jangan gunakan ukuran panas yang terlalu tinggi.

Sumber gambar : http://www.homeinspirationdesign.com

 

Artikel Lainnya :