Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Pengertian dan Cara Membuat Bed Drawer

Pengertian dan Cara Membuat Bed Drawer
Meski hanya berupa ruang yang hanya digunakan untuk keperluan pribadi dan ukurannya tidak terlalu besar dibanding dengan ruang yang lain, namun kamar tidur tetap bisa dijadikan sebagai media untuk melakukan ekplorasi. Sudah sering ada ulasan tentang bagaimana cara menciptakan tampilan yang lebih indah pada kamar yang dipakai untuk beristirahat tersebut.

Mulai dari sistem aplikasi warna, teknik pencahayaan desain interior dan sebagainya. Tapi kali akan dicoba untuk melalukan ekplorasi lain yang lebih spesifik lagi yaitu pada bagian dipan atau tempat tidur itu sendiri.

Selain bisa menjalankan fungsi utamanya untuk tidur dan istirahat, komponen vital ini juga dapat dipakai untuk melakukan fungsi lain yaitu sebagai tempat penyimpanan barang. Perlu diketahui juga, selain untuk istirahat kamar tidur ini juga sering dipakai untuk melakukan kegiatn yang lain seperti berdandan atau rias diri, merapikan rambut dan seterusnya. Semua kegiatan ini ada yang menggunakan beberapa macam alat misalnya sisir, alat make up dan lain-lain.

Adakalanya karena tempatnya tidak mencukupi, aneka macam alat ini bisa berserakan di mana-mana. Hal ini tentu saja bisa membuat tampilan kamar tidur menjadi kotor, berantakan dan tidak sedap dipandang mata. Apalagi jika ada orang lain yang secara tidak sengaja ikut masuk dalam ruang ini, tentu akan sangat memalukan.

Agar aneka jenis pernak-pernik barang itu bisa ditata dan disimpan di tempat khusus sementara lemari atau rak lain sudah penuh, ada satu metode yang bisa diterapkan. Yaitu dengan membuat apa yang dinamakan bed drawer. Yang dimaksud dengan bed drawer adalah rak atau laci kecil yang dibuat secara menyatu dengan dipan tempat tidur. Contohnya bisa dilihat pada gambar di samping.

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat jika mau menggunakan bed drawer ini. yang jelas adalah tidak memakan tempat atau ruang karena hanya diletakan pada bagian bawah dipan atau tempat tidur. Pemakaian bahan dan meterialnya juga tidak begitu banyak karena hanya berupa komponen tambahan saja, meski pada sisi yang lain punya manfaat yang sangat besar.

Dari sini maka bisa dilihat jika biaya yang harus dikeluarkan untuk membuatnya tidak terlalu besar bahkan bisa dikatakan sangat irit. Berbeda dengan membuat laci atau rak sendiri.

Cara membuat bed drawer ini sangat mudah dilakukan. Konsepnya hampir sama dengan ketika membuat dipan tempat tidur biasa. Hanya saja di bagian bawah yang berada di antara satu kaki dengan kaki yang lain diberi susunan rak atau laci. Ukurannya tinggal menyesuaikan pada selera, keinginan dan kebutuhan.

Apabila ingin membuat ruang atau tempat yang lebih luas dan besar, hal ini juga bisa dilakukan. Caranya adalah laci yang terdiri dari beberapa sekat tersebut dibuat secara langsung yang ukuran dan besarannya sama dengan ukuran dipan itu sendiri. Kemudian untuk sistem buka tutupnya dilakukan dengan cara mengangkat dipan kasur tersebut. Jadi pada bagian ujung atau atas diberi keper. Penggunaan pintu tidak diperlukan.

Beberapa hal yang perlu diperhatian saat membuat bed drawer adalah desainnya. Perlu diketahui jika penggunaan dipan pada umumnya juga disatukan dengan beberapa perobot lain yang ikut diletakan di kamar tidur. Jadi tampilan laci atau bed drawer tersebut juga harus diusahakan agar bisa terlihat menyatu dengan perabot tersebut.

Kemudian yang kedua adalah masalah kenyamanan. Laci biasanya dilengkapi dengan pegangan tangan untuk membuka serta menutupnya. Karena posisinya berada di bawah dipan, kadangkala keberadaan benda mungil ini sering membuat tidak nyaman terutama jika mengenai kaki ketika sedang duduk atau mau berdiri. Untuk mengindarinya sebaiknya untuk membuka atau menutup laci ini menggunakan sistem cerukan saja.

Sumber gambar : http://www.broadwayfurniture.net
Artikel Lainnya :