Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Desain Rumah Kubus

Membuat Desain Rumah Kubus
Meski kadangkala tidak menyadarinya, namun hampir tiap hari kita selalu melihat benda atau barang yang bentuknya berupa kotak atau kubus. Misalnya wadah untuk menyimpan makanan, lemari, kulkas dan sebagainya. Bentuk kotak atau kubus ini bisa diaplikasi untuk menciptakan desain bangunan rumah.

Kelebihan utama dari rumah kubus adalah tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Jadi bagi mereka yang punya lahan dengan ukuran yang kecil saja, hal ini sangat cocok untuk diterapkan. Selain itu penataan ruangnya juga lebih mudah dilakukan sebab bentuk ruang itu juga kotak.

Bukan itu saja, rumah berbentuk kubus juga bisa mendapat sistem pencahayaan alami matahari dari dua sisi sekaligus yaitu depan dan belakang. Demikian pula dengan sistem sirkulasi udara yang masuk dalam ruang, sehingga bisa tercipta suasana yang terang, dan sejuk. Jika rumah ini terdiri dari dua lantai bagian yang berada di atas bisa dipakai untuk membuat ruang yang bersifat pribadi seperti kamar tidur, ruang kerja dan sebagainya.

Membuat desain rumah kubus lebih mudah dibandingkan dengan membuat desain rumah gaya lain. Sebab bentuknya sangat sederhana sekali namun tetap mampu memunculkan keindahan bila dikonsep dengan baik. Konsep bangunan ini tidak menggunakan bentuk-bentuk atau bidang yang melengkung, sehingga perhitungannya lebih mudah dilakukan.

Menurut Okezone, tidak jauh beda dengan bangunan rumah lainnya sebaiknya rumah kubus juga menyisakan sebagian lahan untuk membuat ruang terbuka seperti beranda atau teras dan taman. Yang paling bagus adalah posentasenya sekitar 35 persen dari keseluruhan lahan yang tersedia.

Jika merasa bingung untuk melakukan kreasi, kita bisa menjadikan dua bagian pada area depan. Sisi yang berada di bagian kanan bisa digunakan untuk membuat carport yang berfungsi sebagai tempat untuk memarkir mobil atau kendaraan serta untuk membuat pintu alternatif apabila ingin masuk ke dalam rumah tanpa melewati pintu utama atau ruang tamu.

Kemudian sisi yang berada di sebelah kiri bisa digunakan untuk membuat taman. Desain taman tersebut juga bisa dikreasi sendiri. Tapi yang perlu diingat adalah, rumah kubus biasanya punya konsep desain yang minimalis atau modern. Jadi penataan taman tersebut juga harus disesuaikan dengan kondisi tersebut agar tampilannya bisa terlihat menyatu dengan bangunan.

Selain mampu membuat tampilan bangunan terlihat lebih indah dan menarik, keberadaan taman tersebut juga berfungsi sebagai media tangkapan udara atau angin yang dialirkan pada ruang di bagian dalam.

Hal lain yang perlu diperhatikan, karena bentuk dinding rumah kubus adalah lurus maka pintu sebaiknya dibuat aga menjorok kedalam dengan jarak sekitar satu meter. Fungsinya adalah agar sinar matahari yang masuk dalam ruang bisa lebih maksimal namun tidak menimbulkan suasana yang panas dan silau. Selain itu pintu yang menjorok ke dalam juga bisa membuat air hujan tidak menimbulkan tampias atau masuk dalam ruang.

Selanjutnya jika kondisi memungkinkan, bagian yang ada di lantai dua dibuat lebih panjang di bagian depan dibanding lantai bawah. Tujuannya yaitu untuk membuat atap sehingga arena yang dipakai untuk masuk bisa menjadi teduh. Jika ukurannya lebih panjang lagi, bisa juga dipakai sebagai atap teras atau beranda.

Keuntungan lain dari penggunaan konsep rumah kubus ini yaitu ruang yang tersedia bisa terlihat lebih luas dan lapang. Agar kesan tersebut tidak hilang sebaiknya hindari penggunaan sekat atau pembatas ruang yang terlalu banyak. Apalagi jika ukurannya tidak terlalu besar atau kecil. Kesan yang lebih luas juga bisa diperoleh dari sistem aplikasi warna yang sederhana. Kemudian untuk lantainya, disarankan menggunakan ukuran 30 x 30 sentimeter saja dan pilihlah yang warnanya terang.

Sumber gambar : http://edifice.com.au
Artikel Lainnya :