Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Kelebihan dan Cara Merawat Batu Alam Buatan

Kelebihan dan Cara Merawat Batu Alam Buatan
Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk memunculkan nuansa alami pada bangunan dan rumah adalah menggunakan batu alam yang diaplikasikan pada berapa bagian serta element. Batu alam ini bisa diaplikasikan pada berbagai macam gaya arstitektur mulai dari gaya modern, minimalis, tropis, tradisional dan sebagainya. Namun yang paling cocok adalah gaya minimalis dan tropis.

Mengaplikasikan batu alam ke dalam bangunan bukan merupakan pekerjaan yang sulit, karena Indonesia punya persediaan bahan ini hingga melimpah. Namun mengingat harganya yang terus mengalami kenaikan dan isu pelestarian alam yang semakin kencang hal ini sering menimbulkan permasalahan tersendiri.

Agar nuansa alami tersebut tetap muncul, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah mengganti material ini dengan batu alam sintetis atau batu alam buatan. Saat ini sudah ada beberapa pabrik atau produsen yang membuat batu alam tiruan dan tampilan serta bentuknya nyaris sama dengan batu alam yang asli.

Dan karena merupakan hasil industri atau pabrikan, maka batu alam lebih mudah ditemukan di mana saja, bahkan hingga pelosok desa. Terutama jika produsen material ini punya jaringan yang cukup luas dalam bidang pemasarannya. Sehingga kekhawatiran terjadinya kelangkaan stok dan persediaan tidak akan terjadi. Beda dengan batu alam asli yang hanya bisa dihasilkan di daerah tertentu saja, sehingga kadangkala membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk pengiriman atau biaya angkutnya.

Kelebihan dari batu alam buatan yaitu selain harganya lebih murah juga bersifat tidak merusak lingkungan. Dan yang lebih istimewa lagi, batu alam buatan justru punya bentuk serta tampilan yang lebih variatif sehingga pengguna punya pilihan yang lebih banyak dan beragam.

Selain bisa dipasang pada bagian interior, batu hasil teknologi modern tersebut dapat diaplikasi pada bagian luar atau eksterior. Dan yang tidak kalah penting yaitu ukuran presisinya jauh lebih akurat. Jadi proses pemasangannya juga lebih gampang dilakukan sekaligus tidak membutuhkan waktu yang lebih lama. Hal ini menimbulkan efek dana yang harus dikeluarkan untuk membayar tukang atau pegawai jadi lebih rendah dan irit.

Agar material ini bisa awet dan tahan lama, kita harus tahu teknik dan cara merawat batu alam buatan tersebut. Yang jelas adalah perawatan batu alam buatan harus disesuaikan dengan bahan utama yang digunakan untuk membuatnya.

Namun secara umum, teknik yang diperlukan sangat mudah sekali. Gunakan air yang dicampur dengan sabun deterjen terutama untuk batu alam yang menggunakan bahan utama dari beton. Pembersih dari cairan kimia atau yang sejenis justru tidak diperbolehkan apalagi jika cairan itu punya kandungan asam chloride yang tinggi. Sebab asam chloride bisa merusak dan menjadikan warna batu tersebut menjadi cepat pudar atau rusak.

Sedangkan batu alam buatan yang menggunakan keramik sebagai bahan utamanya, cara merawat dan membersihkannya juga tidak berbeda dengan element bangunan lain yang memakai bahan sama, yaitu cairan khusus keramik. Saat ini pembersih keramik tersebut gampang dijumpai tidak hanya di toko keramik saja, namun toko swalayan juga banyak yang menyediakan dan menjual.

Lalu untuk batu alam dari vinil dan punya tampilan seperti batu marmer, cara merawat sekaligus membersihkannya juga tidak terlalu sulit dan sama dengan keramik. Jadi cairan yang digunakan juga sama saja.

Tidak berbeda dengan yang asli, batu alam buatan atau imitasi juga bisa terkena serangan jamur dan lumut. Terutama sekali untuk batu yang menggunakan bahan dari beton atau campuran pasir dan semen. Sehingga dalam jangka waktu tertentu juga tetap harus diberi lapisan dan coating anti lumut dan jamur. Terutama sekali jika ditempatkan di daerah yang lembab seperti kamar mandi.

Sumber gambar : http://www.indeainterior.com
Artikel Lainnya :