Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Pagar Sudut

Membuat Pagar Sudut
Keberadaan rumah atau bangunan yang ada di bagian sudut atau pojok dan sering disebut dengan juga dengan nama bangunan hook punya berapa kelebihan namun punya kelemahan pula. Hal ini pernah diulas beberapa waktu yang lalu dalam situs ini.

Tidak beda jauh dengan bangunan yang lain rumah yang ada di bagian sudut ini juga perlu diberi kelengkapan lain yaitu pagar agar dapat tercipta sistem keamanan yang lebih baik dan sempurna. Selain itu pagar juga punya fungsi yang lain, membuat tampilan rumah atau bangunan terlihat makin indah.

Namun membuat pagar yang berada di rumah pojok ternyata membutuhkan teknik tersendiri dan punya konsep yang agak berbeda terutama di bagian sudutnya. Beberapa masalah yang harus jadi perhatian ketika membuat pagar sudut antara lain adalah yang pertama yaitu ukuran sudut pada bagian pojok tersebut, tidak boleh menggunakan ukuran berbentuk siku lancip atau sembilan puluh derajat.

Sebab hal ini punya hubungan yang sangat erat dengan keselamatan terutama kendaraan maupun motor yang lewat di tempat tersebut. Terutama sekali di jalan besar dan banyak dilalui oleh lalu lintas yang padat dan arahnya saling berlawanan.

Jika pagar tersebut membentuk sudut sembilan puluh derajat, maka akibatnya adalah pengedara atau sopir kendaraan tidak bisa melihat secara langsung jalan berbelok yang akan dilewatinya. Jika pada waktu yang bersamaan dari arah yang berlawanan ada kendaraan lain yang juga akan berbelok, maka resiko terjadinya kecelakaan akan menjadi besar.

Tapi jika pagar tersebut tidak berupa sudut dan membentul lengkungan atau garis miring, maka resiko terjadinya kecelakaan bisa dihilangkan atau minimal dikurangi. Sebab meski tidak secara maksimal, pengendara tetap dapat melihat belokan jalan yang akan dilaluinya. Lebih bagus lagi jika pagar tersebut tidak dibuat dalam ukuran yang terlalu tinggi. Namun hal ini juga berkaitan dengan masalah keamanan juga.

Sebenarnya pembuatan pagar yang tidak boleh dibuat dalam bentuk sudut sembilan puluh derajat ini juga sering diaplikasikan pada bangunan atau rumah terutama di daerah yang kondisi jalan serta lalu lintasnya padat dan membentuk suatu tikungan yang tajam. Namun jika bangunan itu posisinya agak menjorok ke dalam dan tidak berada di pinggir atau berdekatan dengan jalan, hal ini sebenarnya bukan merupakan masalah yang bergitu besar.

Selain itu ada pula beberapa daerah yang membuat aturan jika rumah atau bangunan yang posisi dan letaknya dibagian pojok, maka material atau bahan yang digunakan untuk membuat pagar itu harus bersifat tembus pandang atau bisa dilihat dari sehingga kondisi yang berada di kelokan bisa terlihat dengan jelas. Tujuannya juga sama, yaitu menghindari adanya kecelakaan lalu lintas.

Yang dimaksud dengan tembus pandang ini tidak harus bersifat transparan. Namun yang paling penting adalah, dinding pagar tersebut tidak tertutup semuanya. Misalnya juga dibuat dari batu bata, maka harus diberi rongga atau celah serta lubang sehingga pagar itu tidak menimbulkan gangguan penglihatan.

Agar lebih kuat, sebaiknya dua sisi yang berada di kelokan pada pagar tersebut masing-masing diberi konstruksi. Jika ingin menciptakan tampilan yang lebih menarik dan indah, konstruksi ini bisa dijadikan sebagai media ekpose. Caranya tinggal ditonjolkan melalui aplikasi bentuk serta penggunaan warna dan lain sebagainya, tidak berbeda ketika membuat ekpose konstruksi pada bangunan rumah.

Sedang konsep desainnya tinggal menyesuaikan bentuk bangunan itu sendiri agar dapat terlihat menyatu. Bagi yang menjadikan rumah atau bangunan itu sebagai tempat usaha, pagar sudut ini bisa dipakai untuk meletakan papan nama atau jenis usaha yang dikelola. Keuntungannya yaitu, reklame ini bisa dilihat dan dibaca dari segala arah sehingga keberadaannya jadi mudah dikenal.

Sumber gambar : http://acerart.com

 

Artikel Lainnya :