Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membersihkan Cat Dinding Lama

Membersihkan Cat Dinding Lama
Masalah yang paling sering timbul ketika melakukan pengecatan ulang pada dinding adalah cat yang baru tidak bisa melekat sehingga hasilnya jadi tidak bagus dan kurang sempurna. Sebab cat lama tidak bisa dihilangkan semuanya.

Selain itu masalah ini juga bisa disebabkan karena dinding tersebut usianya sudah terlalu lama, sehingga daya lekatnya menjadi jauh berkurang. Perlu diketahui, dinding yang umurnya sudah tua pada umumnya akan terjadi proses pengapuran yang membuat cat tidak dapat melekat secara kuat dan erat.

Untuk mengatasi masalah ini, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah melakukan pembersihan lebih dulu pada dinding tersebut. Pembersihan ini bisa berupa pengampelasan dan pengerokan cat lama. Hanya saja kedua sistem ini tidak secara otomatis dapat menghilangkan cat yang lama, apalagi jika hanya sekedar dikerok saja.

Agar pekerjaan membersihkan cat dinding lama tersebut bisa mendapatkan hasil yang terbaik, ada beberapa teknik tersendiri yang harus dilakukan. Yang pertama adalah menggunakan paint remover. Saat ini di toko cat dan bahan bangunan sudah banyak yang menjual paint remover dari berbagai jenis. Mulai dari yang tingkat agretivitasnya paling tinggi hingga yang terendah.

Cara pemakaiannya sangat mudah, tinggal dioleskan menggunakan kuas pada cat lama kemudian tunggu beberapa saat hingga cat tersebut mengelupas. Setelah itu tinggal dikerok memakai alat kerok atau soket. jika semua cat lama dikerok tinggal dibersihkan dengan air agar paint remover yang masih menempel bisa hilang. Dan meski sudah bersih, proses pengecatan jangan langsung dilakukan namun tunggu beberapa saat agar tembok menjadi kering lebih dulu.

Yang perlu diperhatikan adalah, penggunaan paint remover ini harus dilakukan dengan hati-hati sebab cairan ini mengandung zat asam yang bisa membuat kulit tangan menjadi sakit. Karena itu sebaiknya memakai sarung tangan untuk perlindungan. Selain itu bila dinding tidak dibersihkan dengan baik, cat yang baru juga akan menjadi rusak sebab bisa terkena cairan ini.

Jika harga paint remover dirasa terlalu mahal, masih ada cara lain yaitu memakai thinner. Namun sebaiknya menggunakan thinner yang kualitasnya baik dan jenisnya adalah epoxy atau ND. Dua jenis thinner ini punya tingkat agrevisitas yang baik untuk mengelupaskan cat lama.

Selain harganya jauh lebih murah, pemakaian thinner jenis ini juga bisa membuat pengelupasan cat lama lebih mudah dilakukan. Karena caranya hanya tinggal mengoleskan cairan thinner itu pada bagian yang mau dikerok dengan kuas. Setelah itu tanpa perlu menunggu lagi, pengerokan bisa langsung dikerjakan. Bahkan lebih cepat lebih bagus karena apabila menunggu terlalu lama justru akan membuat thinner jadi menguap dan mengering. Maka akibatnya proses pengerokan gagal dilakukan dan harus diolesi thinner lagi.

Jika dinding tersebut punya ukuran yang terlalu luas, sebaiknya pengolesan thinner dilakukan sedikit demi sedikit saja apalagi jika tukangnya hanya satu orang. Sehingga thinner tersebut tidak cepat mengering dan terbuang dengan percuma.

Setelah pengerokan selesai dikerjakan pekerjaan berikutnya adalah melakukan pengampelasan agar sisa cat lama yang masih menempel dan tidak bisa dihilangkan dengan cairan thinner dapat bersih semua. Kemudian dinding tersebut dibersihkan dengan cara disapu. Jadi tidak perlu pakai air seperti penggunaan paint remover sebab cairan thinner ini akan menguap dan hilang dengan sendirinya.

Setelah semua bersih, proses pengecatan bisa dilakukan. Dan caranya tidak berbeda jauh ketika pertama kali melakukan pengecatan. Hanya saja meski sudah dibersihkan dan dikerok daya rekat dinding ini tetap kurang kuat. Agar cat bisa menempel dengan baik, pertama kali cat dicampur dengan air yang lebih banyak agar encer. Barulah pada pengecatan yang kedua dilakukan seperti biasa.

Sumber gambar : http://www.diynetwork.com

 

 

Artikel Lainnya :