Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Jenis Batu Koral dan Cara Memasangnya

Jenis Batu Koral dan Cara Memasangnya
Batu koral adalah material bangunan yang diambil secara langsung dari alam dan bisa digunakan tampa melalui proses pabrikasi lebih dahulu. Tujuan utama dan penggunaan bahan ini biasanya yaitu untuk menciptakan kesan yang lebih indah dan menarik pada bangunan atau rumah. Bidang yang paling sering mengaplikasikannya adalah dinding dan lantai atau tiang konstruksi.

Di Indonesia, jenis batu koral yang paling sering diperjual-belikan antara lain adalah batu koral yang berasal dari Bengkulu serta dinamakan dengan koral Bengkulu. Warnanya adalah hitam keabu-abuan dan ukurannya kecil-kecil seperti batu kerikil namun lebih halus. Saat ini dipasaran harga batu ini adalah sekitar enampuluh ribu rupiah untuk setiap satu zak. satu zak ini bobotnya duapuluh delapan kilogram,.

Kemudian ada batu koral yang namanya sikat alor. Warnanya hitam mengkilat serta berkilau dan bentuknya juga seperti kerikil. Dibanding dengan koral Bengkulu, harganya lebih mahal yaitu sekitar tujuhpuluh lima ribu setiap satu zaknya. Karena kualitas dan tampilannya memang lebih bagus dan menarik.

Sedangkan batu koral dari Flores yang dinamakan dengan koral sikat Flores warnanya juga tidak kalah menarik tapi bersifat sangat terang yaitu putih susu. Harganya juga terbilang lebih mahal yaitu sekitar enampuluh lima ribu untuk setiap limabelas kilogramnya.

Lalu untuk batu koral dari Bali dan dinamakan dengan koral sikat Bali atau crem biasanya punya warna abu-abu kekuning-kunginan atau merah dan punya ukuran yang lebih kecil dan lembut. Batu koral ini biasanya digunakan untuk membuat lantai namun yang jenisnya diberi motif atau ekspose. Harganya sekitar tigapuluh lima ribu untuk setiap sepuluh kilogram.

Jika ingin menggunakan batu koral yang warnanya tidak hanya terdiri dari satu jenis saja dapat memilih batu koral jenis panca warna. Sesuai dengan namanya tiap satu kemasan masing-masing batu bisa punya warna yang berbeda-beda yaitu merah, kuning, hitam, hijau dan lainnya. Harga dari batu ini tergolong murah yaitu tigapuluh ribu setiap sepuluh kilogram.

Batu kupang punya tampilan yang agak sama dengan batu sikat Flores namun warna putihnya tidak bersih. Pada bagian tertentu ada titik-titik berwarna kuning, merah, coklat dan sebagainya. Harganya tidak berbeda dengan batu panca warna yaitu tigapuluh ribu rupih tiap kemasan yang beratnya sepuluh kilogram.

Batu koral yang namanya batu telur puyuh punya bentuk dan tampilan yang nyaris sama dengan telur burung puyuh yaitu bulat lonjong warna abu-abu kecoklatan dan ada bintik-bintik coklat. Harganya tidak terlalu mahal, untuk satu kilonya adalah tiga ribu rupiah saja. Selain itu masih ada lagi beberapa jenis batu koral lain namun jarang sekali digunakan.

Meski jenisnya ada bermacam-macam, namun secara garis besar cara pemasangan batu koral ini adalah sama. Pertama, dinding atau lantai yang mau diberi batu koral dilapisi lebih dulu dengan adonan semen dan pasir yang tebalnya sekitar tiga hingga lima sentimeter.

Sebaiknya proses pelapisan ini tidak dilakukan secaran langsung dan menyeluruh, namun harus disesuaikan dengan kecepatan tukang memasang batu koral tersebut. Karena jika sudah terlanjur kering, semen dan pasir tersebut menjadi keras dan tidak bisa dipasangi batu koral.

Selanjutnya batu koral yang sudah dibersihkan dan direndam dengan air dipasang satu persatu sesuai dengan pola yang telah ditentukan. Pemasangan ini harus bisa diatur sedemikian rupa agar celah atau natnya selalu punya ukuran yang sama. Jadi tidak ada yang terlalu lebar atau terlalu sempit.

Bila batu koral tertata dengan baik, bisa diberi lapisan penguat yang berupa adonan dari semen. Setelah itu dinding atau batu koral yang sudah jadi ini bisa ditunggu hingga setengah kering lalu dibersihkan dengan cara dilap menggunakan kain yang sudah dibasahi dengan air.

Sumber gambar : http://www.webbsdirect.co.uk

 

Artikel Lainnya :