Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Atap dan Konstruksi Kolom Carport

Atap dan Konstruksi Kolom Carport
Tidak beda dengan atap yang dipakai sebagai penutup rumah dan bangunan, atap penutup carport juga terdiri dari berbagai macam. Hal ini berpengaruh pada sistem peamakaian konstruksi kolom. Jika atap tersebut dibuat dari bahan yang ringan sepeti fiber atau polikarbonat saja, konstruksinya bisa memakai kolom dari beton ukuran limabelas kali limabelas sentimeter saja.

Tapi bila penutup itu memakai bahan yang berat seperti plat beton apalagi yang tebalnya hingga delapan sentimeter, maka konstruksinya harus dibuat dalam ukuran yang lebih besar duapuluh kali duapuluh sentimeter dan jarak antar kolom tidak boleh lebih dari tiga meter. Sedang ukuran ketinggiannya umumnya tiga meter. Demikian penjelasan sekilas tentang sistem pembuatan atap dan konstruksi kolom carport.

Atap carport ini sendiri juga ada yang sering menyebutnya sebagai kanopi atau pergola meskipun sebenarnya dua jenis penyebutan ini punya definisi yang berbeda dan pernah pula diulas dalam situs ini. Namun yang jelas atap ini bisa dijadikan sebagai element untuk mempercantik tampilan rumah.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah selain dibuat menarik, atap carport juga harus mampu menahan air hujan, panas matahari dan angin. Bentuknya ada bermacam-macam. Misalnya atap datar, limasan, atap datar, atap landai, atap lengkung dan sebagainya.

Untuk konstruksinya juga ada bebeberapa jenis. Contohnya yaitu rangka batang. Sistem tersebut menerapkan pembagian beban pada beberapa batang kolom yang punya perang sebagai batang tarik dan batang tekan. Jadi susunannya dibuat dengan tujuan untuk mencapai keseimbangan dari gaya atau beban yang diterima kemudian digabung jadi satu dan membentum semacam struktur space frame atau rangka ruang. Bahan yang digunakan bisa dibuat dari besi atau kayu dan bentuk yang paling populer adalah rangka kuda-kuda.

Selain itu ada atap yang bentuknya seperti pergola. Struktur utamanya adalah balok induk yang diletakan secara memanjang dan dipasang pada balok anak yang diletakan secara berderet namun melintang dan menggunakan ukuran jarak tertentu. Balok induk ini dipasang pada tiang maupun dinding yang ada di masing-masing sudut. Bahan yang paling sering dipakai untuk membuatnya adalah kayu, besi tempa, besi baja dan alumunium. Sedangkan untuk penutupnya yaitu fiber atau polycarbonat.

Sistem konstruksi lainnya adalah cantilever yaitu suatu struktur yang dibuat secara menggantung. Maksud menggantung di sini yaitu struktur tersebut hanya bertumpu di salah satu bagian pinggir atau sisi saja sehingga atapnya akan terlihat seperti melayang. Bahkan ada yang menerapkan satu sistem dimana sisi tersebut tidak diberi tiang konstruksi sama sekali. Untuk menahan beban, bisa memekai batang konsul atau over hang. Jumlah dan jaraknya disesuaikan dengan ukuran panjang dan luas carport tersebut.

Kemudian ada lagi yang dinamakan dengan struktur tarik atau tension structure. Sistem ini hanya menerapkan gaya tarik untuk menahan konstruksi dan atap. Arah tarikannya harus bisa sejajar dengan ukuran lebar dari atau atau penutup carport. Bahan yang digunakan sebagai sebagai alat struktur tarik ini adalah kabel tarik.

Tempat yang digunakan untuk meletakan kabel tarik menggunakan jarak yang panjangnya lebih dari setengah bentangan. Sedangkan sudut tarikan yang paling bagus dan efisien yaitu tigapuluh hingga empatpuluh lima derajat. Bahan untuk membuat kabel tarik ini yang terbaik adalah dari kabel baja maupun struktur membrane. Yaitu kabel yang punya sifat tahan karat dan pada bagian luarnya diberi penutup.

kabel tarik ini yang diletakan pada bagian depan dan belakang. Tapi bila carport tersebut punya ukuran yang luas, kabel tariknya dapat berjumlah tiga atau empat dimana dua lainnya dipasang pada bagian tengah. Struktur untuk membuat atapnya dari baja ringan dan atapnya sendiri juga harus punya sifat yang ringan, seperti fiber atau polycarbonat.

Sumber gambar : http://timberoutdoorliving.wordpress.com

 

Artikel Lainnya :