Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menggunakan Motif Garis Untuk Menghias Ruang

Menggunakan Motif Garis Untuk Menghias Ruang
Banyak yang tidak menyangka jika pola garis-garis yang sering diaplikasikan pada pakaian dan baju juga bisa dipakai untuk menjadikan tampilan ruang terlihat lebih cantik dan menarik. Pola yang sering dinamakan dengan motif stripey ini bisa dijadikan pola untuk memberi warna pada dinding atau berbagai macam perabot dan furniture yang ada di dalam ruang.

Jika tertarik menggunakan motif garis untuk menghias ruang, ada tiga sistem penerapan yang bisa digunakan yaitu sistem horizontal atau mendatar dan sistem vertikal dan ketiga yaitu sistem diagonal. Namun selain itu masih ada satu sistem lagi yang memadukan semua konsep tersebut dalam satu kesatuan.

Garis-garis vetikal pada dinding bisa menimbulkan kesan yang lebih tinggi pada ruang tersebut. Jadi sangat cocok diterapkan pada ruang yang ukurannya pendek. Kemudian untuk garis yang dibuat secara horizontal bisa menghadirkan kesan yang lebih luas dan penjang serta lebar. Untuk ruang yang ukurannya lebih kecil dan sempit sangat disarankan untuk menerapkan sistem ini.

Antara sistem horizontal dan vertikal ini keduanya mampu menjadikan ruang yang sering terlihat berantakan seperti kamar anak yang sering digunakan untuk bermain atau ruang keluarga yang sering digunakan untuk menaruh barang seperti majalah, koran dan sebagainya. Terutama pada garis vetikal, bisa memunculkan kesan yang lebih rapi dan teratur.

Kadangkala penerapan motif garis-garis atau stripey ini sering menimbulkan kesan yang terlalu berani. Agar kesan tersebut bisa berkurang, gunakan paduan dan kombinasi warna yang sifatnya lebih lembut. Ukuran lebar garis yang diciptakan juga bisa mengurangi kesan tidak baik tersebut. Jika garis itu dibuat dalam ukuran yang lebih lebar atau besar, maka karakter yang muncul akan semakin terasa rileks dan santai.

Terlebih lagi bila mau mengkombinasikan warna lembut seperti pastel yang dipadu warna putih misalnya. Sedangkan garis yang berwarna gelap sepertu abu-abu, hitam, coklat atau navy blue bila dikombinasi dengan putih bisa memunculkan kesan yang jantan dan maskulin serta punya karakter yang tegas. Sehingga penerapan konsep ini sangat bagus untuk rumah atau ruang yang kebanyakan penghuninya adalah laki-laki.

Bila ingin menimbulkan suasana yang lebih ceria atau playful bisa menerapkan efek dari pelangi yang diterapkan pada dinding ruang. Terlebih lagi apabila garis tersebut dibuat secara horizontal, maka ruang pelangi ini juga akan makin besar. Namun jenis ruang yang pantas menerapkannya adalah ruang bermain untuk anak-anak.

Ruang untuk orang dewasa apalagi ruang tamu kurang pantas untuk mengaplikasi konsep ini sebab bisa menghilangkan kesan formal dan hormat.

Jika garis-garis yang jumlahnya cukup banyak ini sering menimbulkan rasa jenuh dan bosan bisa diakali dengan cara lain. Misalnya motif garis-garis dia dinding ini dikombinasi dengan perabot dan furniture yang tampilannya polos, tidak diberi motif dan ornament sama sekali. Jadi motif atau pola garis itu tetap menjadi fokus pandangan utama dan tampil sebagai element yang paling menonjol.

Penerapan motif garis ini bisa dilakukan dengan cara menggunakan cat dinding yang terdiri dari dua warna atau lebih sesuai dengan efek yang ingin dimunculkan. Namun jika ingin lebih hemat dan praktis terutama dalam hal waktu, bisa memakai wallpaper yang dipasang selang-seling pada dinding. Tapi ada pula wallpaper yang motifnya memang sudah dalam bentuk garis-garis. Hanya saja kadangkala kombinasi warna pada garis ini tidak sesuai dengan konsep paduan yang ingin diaplikasikan.

Kemudian bila tertarik untuk melakukan ekplorasi dan mencipatkan kesan yang makin dramatis bisa menerapkan motif garis namun dalam bentuk yang tidak lurus dan melengkung. Konsep ini meniru tampilan binatang kuda zebra yang garis-garisnya juga tidak selalu tegas dan sama.

Sumber gambar : http://www.homedesignide.com

 

Artikel Lainnya :