Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Kamar Mandi Di Kamar Tidur

Membuat Kamar Mandi Di Kamar Tidur
Pada jaman dulu kamar mandi sering dibuat di bagian belakang, bahkan ada yang membuatnya secara terpisah dengan bangunan rumah. Karena mereka punya anggapan apabila kamar untuk membersihkan diri merupakan area yang kotor dan lembab sehingga harus dibuat di tempat yang agak jauh agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Namun ketika sistem kesehatan bisa diciptakan dengan baik dan makin sempurna, kamar mandi tidak dibuat secara terpisah lagi namun menyatu dengan bangunan rumah. Bukan itu saja, saat ini juga sudah banyak orang yang tertarik membuat kamar mandi yang diletakan secara menyatu dengan kamar tidur.

Alasannya adalah, karena agar lebih praktis ketika mau membersihkan diri atau mandi sehingga tidak perlu keluar dari kamar tersebut. Apalagi ketika waktu sudah berada di tengah malam dan sedang istirahat tiba-tiba merasa ingin buang air kecil atau besar, tentu akan merepotkan apabila harus melangkahkan kaki keluar kamar lebih dulu.

Selain itu pembuatan kamar mandi yang disatukan dengan kamar tidur juga menimbulkan efek positif yang lain yaitu tidak membutuhkan lahan atau tempat lain. Apalagi jika mengingat lahan yang tersedia dalam komplek rumah tersebut tidak terlalu besar dan terbatas. Karena itu sistem ini lebih sering diaplikasikan pada bangunan yang ada di tengah kota karena lahan yang tersedia sudah tidak mencukupi lagi.

Tujuan lain dari pembuatan kamar mandi yang menyatu dengan kamar tidur adalah agar dapat tercipta sistem privacy yang lebih terjamin. Dan dari kamar mandi bisa langsung ke ruang tidur yang biasanya juga dipakai untuk berganti pakaian dan merias diri.

Tapi meski punya beberapa kelebihan, membuat kamar mandi di kamar tidur sebaiknya bisa mempertimbangkan beberapa segi lebih dahulu. Pertama posisi pintu kamar mandi tidak boleh menghadap ke tempat tidur secara langsung.

karena ketika ada di kamar mandi kemudian ingin membuka pintu, tentu pemandangan yang ada di tempat tidur bisa terlihat secara langsung. Hal yang sama juga bisa terjadi jika sedang ada yang tidur dan ada orang yang mandi dan pintunya sedang dalam kondisi yang terbuka tentu bisa terlihat jelas dan peristiwa seperti ini menimbulkan rasa tidak nyaman. Lebih bagus lagi apabila kamar mandi ini diberi sekat pemisah ruang meski ukurannya tidak usah terlalu besar.

Selain itu aturlah posisi tempat tidur sedemikian rupa agar tidak menempel pada dinding kamar mandi. Karena sering terkena cipratan air, dinding tersebut selalu dalam keadaan basah sekaligus lembab. Jika ada di tempat yang tidak jauh dari dinding lembab pasti bisa membuat orang yang ada di tempat tidur akan merasa dingin dan tidak enak.

Ventilasi yang ada di kamar mandi dan kamar tidur juga tidak boleh dibuat secara menyatu tapi dipisahkan saja. Karena jika disatukan, udara atau angin yang berasal dari kamar mandi dapat masuk ke kamar tidur. Padahal angin yang asalnya dari kamar mandi punya sifat yang berbeda dan sering menimbulkan bau tidak sedap. Apalagi jika kamar mandi ini dilengkapi dengan toilet, pasti bisa memunculkan virus yang mengganggu kesehatan.

Jadi selain dibuat secara terpisah, harus diusahkan agar sistem ventilasi yang diciptakan mampu membuat udara dari kamar mandi bisa langsung keluar ruang atau rumah secara langsung tanpa melewati kamar tidur.

Terakhir, meski sedang tidak digunakan kamar mandi harus selalu dalam keadaan yang tertutup rapat. Sebaiknya pintu itu dilengkapi dengan sistem penutupan yang bisa bekerja secara otomatis dan rapat. Selain menghindari munculnya aroma kamar mandi, juga untuk menjaga agar lantai di kamar tidur tetap bersih dan kering serta tidak terkena cipratan air.

Sumber gambar : http://besthomedecorators.com

 

Artikel Lainnya :