Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Teknik Pewarnaan Lorong Rumah

Teknik Pewarnaan Lorong Rumah
Beberapa bangunan rumah ada yang punya lorong dan berfungsi sebagai media penghubung dari ruang yang satu menuju ruang yang lain. Ada kalanya lorong ini pada bagian ujungnya terdapat tangga baik yang menuju lantai atas atau lantai bawah tanah maupun gudang. Sebenarnya lorong bukan merupakan sebuah ruang karena tidak punya fungsi nyata selain sebagai penghubung antar ruang saja. Sehingga banyak yang mengatakan jika lorong merupakan ruang "tanggung".

Meski demikian, lorong tetap punya peran yang sangat vital dalam memperindah tampilan rumah terutama interiornya. Karena itu selain harus ditata dengan baik lorong juga harus diberi warna agar tampilannya tetap bisa menarik perhatian. Berikut ini terdapat beberapa metode atau teknik pewarnaan pada lorong rumah yang bisa diaplikasikan dengan mudah.

Yang pertama adalah, pewarnaan bisa dilakukan dengan cara membentuk suatu bingkai seperti bingkai pada jendela atau pintu. Tapi warna yang sama dengan dinding harus dikurangi dengan tujuan agar lorong yang biasanya terlihat sempit dan memanjang bisa nampak lebih segar serta punya kesan yang agak luas.

Bila ingin memunculkan kesan yang lebih tinggi pada lorong tersebut, hal ini juga bisa dilakukan dengan mudah. Caranya tinggal memberi warna pada bagian atas atau langit-langit dengan warna yang lebih terang terutama putih. Penggunaan warna ini akan mengurangi kesan rendah maupun pendek jika lorong tersebut tidak punya ukuran yang begitu tinggi.

Selanjutnya bila lorong tersebut di dalamnya ada bukaan yang bersifat tetap dan menuju ruang atau kamar yang lain, sebaiknya menggunakan cat yang jenis warnanya bisa menciptakan sistem koordinasi pada seluruh bagian ruang tersebut. Sistem ini akan punya manfaat agar muncul aliran visual yang menjadikan bagian ruang yang terpisah bisa tampak menyatu.

Ada beberapa lorong yang terlalu panjang tapi punya ukuran yang kecil dan sempit. Hal ini tentu saja menimbulkan kesan yang kurang sedap dipandang mata sebab seakan lorong tersebut adalah suatu tempat yang menuju ke ruang khusus yang sifatnya rahasia atau tersembunyi. Apalagi jika langit-langit atau plafonnya juga punya ukuran yang sangat rendah. Lorong seperti ini biasanya masih bisa ditemukan pada bangunan atau rumah kuno yang menggunakan gaya Eropa.

Agar tidak menimbulkan kesan yang aneh dan misterius, pilihlah cat yang warnanya lebih terang untuk dinding yang bentuknya panjang. Sedang dinding lain yang lebih jauh dapat diberi warna yang punya sifat sebaliknya yaitu gelap. Sehingga lorong tersebut bisa tampak lebih pendek dari ukuran sebenarnya.

Kemudian untuk memunculkan kesan yang lebih longgar dan besar, langit-langit yang ada di atas atau plafonnya diberi warna yang cenderung gelap. Semakin gelap warna cat tersebut ruang pada lorong akan terasa semakin tinggi.

Biasanya dinding pada lorong posisinya saling berhadapan dan berdekatan. Jadi sistem aplikasi warna sebagaimana yang telah diulas di atas selalu muncul dalam suasana yang lebih intens jika dibandingkan dengan ruang yang berada di tempat lain karena punya konsep bentuk yang sangat berbeda. Namun sebaiknya hal ini tidak menjadi halangan bagi kita untuk menampilkan nuansa yang lebih indah dan cantik dalam lorong tersebut.

Bahkan jika perlu dan berani melakukan ekplorasi, gunakan teknik pencahayaan yang lebih baik dan menarik. Selain itu bagian dinding juga bisa diberi hiasan seperti lukisan agar kesan kosong bisa dikurangi bahkan dihilangkan sama sekali.

Apabila lorong itu punya punya ukuran yang lebih lebar, pada sisi kiri dan kanannya juga dapat diberi perabot kursi panjang atau dua kursi kecil yang di tengahnya diberi meja. Atau dapat juga menggunakan vas bunga yang ditaruh pada meja kecil yang bentuknya bundar.

Sumber gambar : http://kvbennett.com

 

Artikel Lainnya :